5 Cara Menentukan Harga Jual Agar Bisnis Makin Cuan

14 Jul 2021 by Laruan

Bagi seorang pebisnis, tentunya Sobat Pintar perlu menemukan cara terbaik untuk menentukan harga jual suatu produk maupun layanan yang ditawarkan.

Pada dasarnya sebuah bisnis tentu memerlukan modal untuk dapat bertahan. 

Modal tidak hanya bisa dipakai untuk bisnis jangka pendek, namun juga dapat dipakai untuk investasi jangka panjang dalam rangka pertumbuhan perusahaan.

Cara utama sebuah perusahaan untuk memperoleh uang yaitu dengan menjual produk maupun layanan. Sebanyak 75% dari total pendapatan perusahaan itu berasal dari penjualan produk.

5 Cara Menentukan Harga Jual Agar Bisnis Makin Cuan

Bagaimana nantinya Sobat Pintar sebagai pelaku usaha menentukan harga jual terhadap produk-produk tersebut bisa menjadi keputusan yang akan menentukan berkembang atau tidaknya sebuah bisnis yang tengah Sobat Pintar jalani. 

Tentunya harga harus cukup tinggi agar dapat menutupi biaya produksi, namun di sini harga juga perlu masuk akal, sehingga calon konsumen bersedia untuk membeli produk Sobat Pintar.

Lantas bagaimanakah cara terbaik untuk dapat menentukan harga jual dari produk tersebut?

Dalam artikel ini akan diulas mengenai beberapa cara yang bisa Sobat Pintar lakukan untuk menentukan harga jual.

Bagaimana Cara Menentukan Harga Jual Produk?

Harga dapat menjadi sebuah masalah yang cukup sensitif. Jika harga suatu produk terlalu tinggi, maka kemungkinan produk tersebut tidak akan laku di pasaran. 

Hal ini dapat menyebabkan para pelanggan mengeluh dan tidak akan kembali lagi membeli produk, karena merasa harga yang diberikan terlalu mahal.

Namun sebaliknya, jika sebuah produk dihargai terlalu rendah dan tidak memperoleh keuntungan, maka hal tersebut hanya akan merusak bisnis secara finansial dan akan menghadapi masalah besar kedepannya jika tidak segera diatasi.

Metode yang dipakai untuk memastikan bahwasannya margin keuntungan tercapai yaitu dengan memasukkan persentase target keuntungan kotor dalam harga jual.

Metode dalam penetapan harga di sini mengharuskan Sobat Pintar untuk menghitung seberapa besar perilaku konsumen mempengaruhi cara Sobat Pintar dalam memandang harga. 

Untuk melakukannya di sini Sobat Pintar perlu memeriksa berbagai contoh strategi dalam melakukan penetapan harga

Berikut ini adalah beberapa cara atau metode dalam penetapan harga yang dapat Sobat Pintar pakai dan terapkan di dalam menjalankan sebuah usaha.

  1. Cara Menentukan Harga Jual Produk dengan Metode Keystone

Penetapan harga Keystone ini merupakan strategi penetapan harga yang dipakai para pengecer sebagai aturan praktis dan sederhana.

Pada dasarnya pengecer menentukan harga ecerannya hanya dengan menggandakan biaya grosir yang telah mereka bayarkan untuk suatu produk.

Terdapat sejumlah skenario dimana nantinya memakai penetapan harga keystone bisa mengakibatkan harga dari produk terlalu tinggi, terlalu rendah atau tepat untuk bisnis yang tengah dijalankan. 

Jika Sobat Pintar mempunyai produk yang mana perputarannya cukup lambat, barang yang unik serta langka, memiliki biaya penanganan serta pengiriman yang besar, maksimal Sobat Pintar mungkin akan menjual barang tersebut menggunakan harga dasar.

Namun berbeda lagi jika produk yang Sobat Pintar jual sangat di komoditisasi serta mudah untuk ditemukan di tempat-tempat lain, maka menggunakan penetapan harga keystone ini akan jauh lebih sulit untuk diterapkan.

  1. Cara Menentukan Harga Jual Produk dengan Metode Eceran

Sebagian besar pengecer membandingkan keputusan untuk menetapkan harga jual mereka memakai penetapan harga eceran.

Saat Sobat Pintar ingin markup produk Sobat Pintar tersebut lebih rendah atau lebih tinggi maka hal itu tergantung beberapa faktor.

Berikut ini adalah perhitungan mudah untuk membantu Sobat Pintar dalam menetapkan harga eceran.

Harga = [biaya item ÷ (100 – persentase markup)] x 100

Sekalipun ini merupakan sebuah formula markup yang cukup sederhana, strategi penetapan harga tersebut tidak berfungsi untuk tiap produk di tiap bisnis ritel.

Namun metode di atas merupakan strategi untuk penetapan harga jual umum dengan mempertimbangkan keuntungan serta kerugian masing-masing untuk membantu dalam menyederhanakan pengambilan keputusan nantinya.

  1. Metode Harga Premium

Dalam penetapan harga premium Sobat Pintar secara sadar nantinya akan memberikan harga produk lebih mahal jika dibanding dengan para kompetitor. 

Cara menentukan harga jual dengan metode ini bertujuan untuk memberikan kesan produk yang Sobat Pintar jual jauh lebih bergengsi, mewah serta eksklusif dibanding dengan produk-produk lain yang dijual oleh para pesaing Sobat Pintar.

Ambil contoh di sini yaitu penetapan harga premium di Starbuck yang membuat orang lebih memilihnya dibanding dengan pesaing yang menawarkan harga lebih rendah, seperti contohnya Dunkin.

Sebuah studi dilakukan oleh seorang ekonomi yang mengamati orang-orang yang nongkrong di kawasan pantai ingin minum minuman dingin.

Mereka ditawarkan dua pilihan, yaitu membeli minuman dingin di toko grosir yang kumuh dan tampak kotor atau membeli minuman dingin di hotel resor mereka. 

Hasil yang didapat yaitu bahwa orang jauh lebih bersedia untuk membayar harga yang lebih mahal di hotel untuk merek yang sama dibanding mereka harus membeli di tempat yang kumuh dan kotor. 

Itu merupakan konteks serta pemasaran brand Sobat Pintar sebagai salah satu produk kelas atas. Fokus serta percaya diri terhadap perbedaan nilai yang Sobat Pintar tawarkan pada para pelanggan dan pastikan Sobat Pintar tetap memberikan nilai-nilai lebih untuk produk yang ditawarkan.

Pelayanan konsumen yang memuaskan, pencitraan merek yang tepat, serta menawarkan produk yang memberikan nilai yang dibutuhkan para pelanggan sehingga Sobat Pintar bisa menetapkan harga yang lebih tinggi dari harga normal.

  1. Metode Harga Ganda

Tentunya kita semua sudah pernah melihat strategi menentukan harga jual yang satu ini di toko bahan makanan dan juga di toko pakaian jadi terutama untuk toko-toko yang menjual pakaian dalam, kaos kaki dan juga kaos. 

Dengan menggunakan strategi harga ganda, pengecer akan menjual lebih dari satu produk dengan 1 harga. Taktik ini dikenal juga dengan sebutan harga bundle produk.

Sebuah studi dilakukan untuk mengamati efek bundling produk di masa awal-awal penjualan konsol genggam Nintendo.

Lebih banyak unit yang terjual ketika perangkat dipaketkan dengan game jika dibanding jika harus dijual secara terpisah.

  1. Menentukan Harga Jual Produk dengan Metode Harga Kompetitif

Seperti yang bisa Sobat Pintar lihat dari namanya, strategi penetapan harga yang satu ini cenderung kompetitif serta mengacu pada pemanfaatan data dari harga pesaing sebagai tolak ukur.

Dengan begitu penjual secara sadar akan memberikan harga produk berada di bawah harga dari para pesaing tersebut.

Metode yang satu ini umumnya didorong oleh nilai produk seperti contohnya dalam industri dengan produk yang mirip di mana harga merupakan satu-satunya hal yang membedakan dan para pelaku usaha akan menurunkan harga tersebut untuk bisa menjaring konsumen.

Kelebihan dari menggunakan strategi ini yaitu efektif jika Sobat Pintar bisa menekan biaya lebih rendah per unit dari pemasok.

Selain itu juga harus secara aktif mempromosikan harga yang Sobat Pintar tawarkan tersebut pada para konsumen. Namun meski begitu strategi ini juga memiliki kekurangan yaitu akan sulit untuk dipertahankan ketika Sobat Pintar adalah pengecer kecil. 

Dengan menetapkan harga yang lebih rendah, itu artinya margin keuntungan yang didapat juga akan semakin kecil, sehingga di sini Sobat Pintar perlu menjual barang dengan jumlah yang lebih banyak dibanding pesaing. 

Itulah beberapa metode yang bisa Sobat Pintar gunakan untuk menentukan harga jual produk. Kira-kira yang mana yang lebih cocok untuk bisnis Sobat Pintar?

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
mobile-closeKredit PintarDownload