Mengenal Apa yang Dimaksud Biaya Peluang, Ciri-Ciri, dan Manfaatnya

21 May 2022 by Laruan, Last edit: 29 May 2022

Opportunity cost merupakan salah satu biaya yang dikenal dalam dunia akuntansi. Biaya ini berhubungan erat dengan sumber daya perusahaan yang dipakai untuk mengatasi permasalahan ekonomi. Lalu, apa yang dimaksud dengan biaya peluang?

Berikut penjelasan lengkap nya!

Apa yang Dimaksud dengan Biaya Peluang dan Ciri-Cirinya

Biaya peluang atau yang biasa disebut dengan biaya alternatif atau kesempatan adalah biaya yang dikeluarkan karena adanya kesempatan yang hilang sebab keharusan memenuhi kebutuhan lain yang lebih darurat atau penting.

Baca Juga: Memahami Pengertian Akuntansi Biaya Dan Fungsi

Kaitannya dengan alternatif lain yang perlu dikorbankan, biaya ini memiliki fungsi sebagai tolak ukur atas pengeluaran biaya ekonomi untuk produksi barang maupun jasa. Biaya ini dapat keluar karena adanya pemilihan oleh individu, perusahaan, serta masyarakat untuk menghadapi kelangkaan.

Contoh saja, ketika sumber daya manusia atau alam yang digunakan untuk memproduksi makanan lebih banyak, maka sumber daya yang digunakan untuk memproduksi minuman akan lebih sedikit. Karena adanya keterbatasan ini, manusia terpaksa harus memilih mana yang sekiranya lebih penting.

Dalam kehidupan sehari-hari, contoh ini bisa kita ambil dari penghematan biaya karena sedang dalam masa kesulitan ekonomi. Ketika dalam keadaan tersebut, seseorang akan lebih memprioritaskan yang perlu dan membuat biaya alternatif agar kebutuhan dapat terpenuhi.

Setelah mampu jelaskan apa yang disebut dengan biaya peluang, selanjutnya apa perbedaan biaya peluang dengan biaya yang lainnya?

Tentunya biaya peluang juga memiliki karakteristik tersendiri, seperti:

  1. Biaya peluang tidak selalu berkaitan dengan uang, melainkan dapat berhubungan dengan waktu, kebahagiaan, dan keuntungan yang diperoleh di masa mendatang.
  2. Memiliki banyak kemungkinan dalam penggunaannya.
  3. Pilihan biaya peluang ditetapkan berdasarkan maksud dan kondisi perusahaan maupun individu.
  4. Umumnya berupa biaya untuk kebutuhan sekunder atau tersier.

Manfaat Biaya Peluang

Setelah mengetahui apa yang dimaksud dengan biaya peluang serta bagaimana ciri-cirinya, tentu ada rasa penasaran sebenarnya apa manfaat tersebut?

Perhitungan biaya peluang memiliki beberapa manfaat, yaitu:

1. Membuka Kesempatan Usaha dan Memperkecil Risiko

Adanya perhitungan biaya peluang dalam perusahaan atau kehidupan sehari-hari, seseorang dapat memperoleh sejumlah perbandingan saat menentukan sebuah keputusan penting. Keputusan yang lebih cocok dengan kondisi yang dihadapi akan memperkecil resiko kerugian jika suatu saat terjadi.

Memang dalam suatu usaha pasti terdapat risiko, namun dengan adanya perhitungan biaya peluang risiko tersebut sudah diprediksi dan diantisipasi, sehingga perusahaan tidak akan memperoleh akibat kerugian yang terlalu besar.

2. Memudahkan Penentuan Prioritas

Memiliki banyak ide tentang peluang usaha memang bagus, namun tentunya untuk merealisasikannya butuh biaya, terlebih jika hal itu dilakukan dalam waktu yang sama. Semakin banyak ide yang ingin direalisasikan, maka kebutuhan dananya akan semakin besar.

Oleh sebab itu, adanya perhitungan ini akan dapat membantu menentukan bisnis mana yang sekiranya lebih diprioritaskan untuk direalisasikan. Penentuan prioritas tersebut didasarkan pada sisi kepentingan, apakah ekonomis atau tidak, serta potensi mendatangkan profit yang lebih besar.

3. Membantu Menghitung Biaya Modal

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, setiap bisnis tentu membutuhkan biaya atau modal. Untuk memperoleh modal, perusahaan bisa menggunakan modal sendiri atau bekerja sama dengan pemilik modal namun harus mematuhi syarat dan ketentuan yang berlaku.

Dengan menghitung biaya peluang, perusahaan akan lebih mudah dalam memprediksi berapakah kira-kira besaran modal yang perlu dikeluarkan untuk membangun bisnis, tentunya setelah adanya perencanaan dan keseriusan.

4. Menghemat Biaya Pengeluaran

Mengerti apa yang dimaksud dengan opportunity cost dan perhitungannya akan membuat perusahaan lebih mudah dalam menghemat pengeluaran usaha. Hal ini karena di dalam perhitungan tersebut dilandasi dengan prinsip prioritas.

Pengeluaran yang tidak diperlukan akan lebih dikesampingkan dan justru lebih fokus dengan biaya pokok yang perlu dikeluarkan demi keberlangsungan usaha dan perolehan keuntungan dari usaha tersebut.

Bagaimana Cara Menghitung Biaya Peluang?

Saat perusahaan berada dalam situasi kelangkaan yang mengharuskan adanya pemilihan, biaya peluang perlu ditentukan melalui perhitungan.

Baca juga: Berbagai Perhitungan dalam Akuntansi Perpajakan

Untuk menghitung biaya peluang, terdapat dua cara yang bisa digunakan, antara lain:

  1. Hitung nilai peluang yang dikorbankan atau yang tidak dipilih jika terdapat dua pilihan.
  2. Hitung nilai peluang terbaik yang dikorbankan jika terdapat lebih dari dua pilihan.

Inti dari penghitungan biaya peluang adalah memilih biaya atau beban terendah jika dilihat dari segi biaya, dan memilih sektor yang sekiranya dapat menghasilkan lebih banyak produk jika dilihat dari segi produksi.

Berikut contoh penerapan biaya peluang yang ada dalam kehidupan sehari-hari beserta penghitungannya.

Juan adalah pelajar SMA kelas 12 yang sebentar lagi akan lulus. Setelah lulus, ia mempertimbangkan rencananya antara bekerja atau fokus melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.

Dalam setiap pilihan tersebut terdapat biaya terikat sebagai berikut:

1. Opsi 1

Setiap bulannya Juan akan memperoleh gaji sebesar Rp3 juta dari pekerjaannya. Namun, pekerjaannya tersebut mengharuskannya untuk menyewa mobil dengan harga Rp500 ribu setiap bulannya.

Selain itu, ia juga perlu membayar utilitas sebesar Rp800 ribu per bulan meski ia tinggal di rumah dan yang tidak memerlukan biaya sewa. 

2. Opsi 2

Juan akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dan terpaksa harus meninggalkan rumah. Rencananya ia akan tinggal di sebuah apartemen yang dibayar oleh orang tuanya. Ia juga tidak membutuhkan kendaraan pribadi untuk ke kampus karena ada bus sekolah.

Meskipun begitu, per tahunnya ia harus mengeluarkan utang sebesar Rp4 juta selama empat tahun untuk biaya transportasi bus sekolah. Setelah lulus, Juan memperkirakan ia dapat memiliki penghasilan sebesar Rp5,5 juta per bulan.

Perhitungan biaya ini dari ilustrasi di atas berkaitan dengan pengambilan keputusan, yaitu:

  1. Jika opsi 1 dipilih, Juan memiliki biaya pengeluaran sekitar Rp1,3 juta per bulan untuk biaya sewa kendaraan dan utilitas. Ia juga akan mendapatkan pemasukan dari pekerjaannya sebesar Rp3 juta per bulannya.
  2. Jika opsi 2 dipilih, Juan diharuskan untuk membayar utang selama empat tahun sebesar Rp4 juta per tahun untuk biaya bus.

Apa yang dimaksud dengan biaya peluang adalah hilangnya manfaat ketika satu dari beberapa opsi dipilih. Pemilihan mana yang akan dipilih didasarkan pada opsi yang lebih banyak mendatangkan keuntungan atau manfaat.

Baca juga: 9 Hal yang Harus Ada Dalam Laporan Perubahan Modal

Dari situasi di atas, jika Juan memilih opsi 1 ia akan kehilangan manfaat berupa peluang memperoleh penghasilan Rp 5 juta per bulan. Namun, jika ia memilih opsi 2  ia akan kehilangan manfaat berupa penghasilan per bulan sebesar Rp3 juta.

Perhitungan biaya peluang seperti ini juga banyak ditemukan pada pemilihan instrumen investasi. Hal ini karena di pasar investasi ada banyak pilihan produk investasi yang bisa dipilih dan masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.

Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
29 May 2022
Pinjam kilat 20 juta!Download