6 Manfaat Jengkol bagi Kesehatan Tubuh

22 Jul 2021 by Laruan

Buah jengkol merupakan salah satu bahan masakan yang sangat populer di kawasan Asia Tenggara. Buah dengan nama latin Archidendron pauciflorum ini umumnya dihidangkan dalam beragam sajian mulai dari semur, rendang, balado, hingga dijadikan olahan sambal. Di beberapa daerah, jengkol tidak jarang dijadikan sebagai lalap dengan cara dimakan langsung. Tak hanya lezat, manfaat jengkol bagi tubuh membuatnya memiliki nilai lebih.

Manfaat Jengkol bagi Kesehatan Tubuh

Jengkol kaya akan nutrisi yang baik bagi tubuh

Jengkol memiliki beragam nutrisi penting seperti vitamin A, vitamin B, fosfor, kalsium, hingga zat besi. Zat-zat tersebut dapat membantu proses metabolisme dalam tubuh. Kandungan senyawa penting tersebut membuat manfaat jengkol bagi tubuh tidak main-main. Agar lebih jelas, berikut adalah rangkuman aneka manfaat yang bisa diperoleh jika mengkonsumsi jengkol secara teratur.

  1. Meningkatkan kadar hemoglobin

Zat besi diketahui sebagai zat yang dapat membantu meningkatkan kadar hemoglobin darah. Kadar hemoglobin yang rendah merupakan tanda anemia. Anemia sendiri terjadi akibat tubuh tidak memiliki kadar zat besi yang cukup sehingga sulit memproduksi hemoglobin. 

Rendahnya kadar hemoglobin menyebabkan tubuh mengalami gejala-gejala seperti lemah, lesu, dan tidak bertenaga. Cara mengatasinya adalah dengan mengonsumsi makanan kaya zat besi, salah satunya jengkol.

  1. Menurunkan kadar gula darah setelah makan

Kadar gula darah berkaitan dengan kerja hormon insulin. Hormon yang diproduksi oleh pankreas ini akan mengatur banyak sedikitnya gula yang ikut mengalir dalam darah. Apabila terjadi ketidaknormalan pada hormon ini, maka akan muncul penyakit yang disebut dengan diabetes. 

Penelitian yang dipublikasi oleh Journal of The Science of Food and Agriculture menunjukkan hasil bahwa konsumsi jengkol dapat membantu mengendalikan kadar gula darah, terutama pada penderita diabetes. Hal ini merupakan salah satu manfaat jengkol yang baik bagi tubuh.

  1. Mengurangi peradangan

Selain buahnya yang dapat dikonsumsi dalam aneka bentuk masakan, ternyata daun jengkol pun memiliki manfaat bagi kesehatan. Hasil ini merujuk pada publikasi penelitian yang dirilis oleh Bangladesh Journal of Pharmacology. 

Penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak dari daun jengkol memiliki kandungan anti-mikroba. Sejumlah mikroorganisme patogen seperti Staphylococcus aureus, Staphylococcus epidermidis, dan Microsporum gypseum dapat diatasi oleh kandungan antimikroba daun jengkol. Sehingga daun jengkol berpotensi dapat mengobati penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme tersebut. 

  1. Menjaga kesehatan ibu hamil

Dalam satu porsi jengkol terdapat kandungan fosfor yang cukup untuk membantu kesehatan ibu hamil. Fosfor adalah salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan untuk pembentukan tulang baik pada ibu hamil maupun janin. Fosfor juga berperan dalam proses pembekuan darah ketika terjadi luka, perbaikan fungsi ginjal, dan menormalkan ritme kontraksi otot serta jantung.

  1. Mencegah berbagai penyakit kronis

Antioksidan memang memiliki manfaat yang sangat baik bagi tubuh. Jengkol sendiri mengandung beberapa jenis antioksidan meliputi polifenol, flavonoid, terpenoid, hingga alkaloid. Antioksidan ini akan saling bersinergi untuk melawan radikal bebas dan melindungi tubuh dari efek sampingnya. 

Radikal bebas yang menumpuk dalam waktu lama juga diketahui sebagai pemicu berbagai penyakit kronis seperti kardiovaskuler hingga kanker. Sehingga konsumsi jengkol sesuai porsi secara teratur dapat menekan risiko munculnya penyakit-penyakit tersebut. 

  1. Mencegah penyakit lambung

Hasil penelitian yang dipublikasi oleh Global Journal of Pharmacology menunjukkan bawak ekstrak jengkol mampu mencegah beberapa macam gangguan pencernaan, salah satunya maag. Ekstrak jengkol ini mampu meningkatkan kadar enzim superoxide dismutase (SOD). Enzim ini yang merupakan salah satu unsur penting yang berperan dalam perlindungan dinding lambung dari luka.

Jengkol memang baik bagi kesehatan. Namun konsumsinya perlu disertai dengan asupan gizi seimbang perlu diperhatikan juga bahwa jengkol mengandung senyawa yang disebut dengan asam jengkolat. Senyawa ini berpotensi menimbulkan keracunan apabila terakumulasi terlalu banyak dalam tubuh.

Untuk meminimalisasi kadar asam jengkolat pada jengkol, sebelum dikonsumsi, sebaiknya jengkol dimasak terlebih dahulu. Konsumsi air yang cukup juga dapat mengurangi risiko yang ditimbulkan setelah memakan jengkol. Manfaat jengkol yang dapat diperoleh tubuh pun menjadi lebih terasa.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
mobile-closeKredit PintarDownload