6 Manfaat Brand Equity dan 5 Tahapan Membangunnya

02 Sep 2021 by Kredit Pintar., Last edit: 21 Sep 2022

Brand equity yang dalam bahasa Indonesia berarti ekuitas merek merupakan suatu hal yang sangat penting terutama dalam proses pembangunan bisnis. Ekuitas merek ini mempunyai kaitan erat dengan nilai bisnis yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan pesaing atau kompetitor.

Merek yang nilainya lebih tinggi akan lebih mudah untuk diingat. Dengan demikian, akan lebih banyak konsumen yang mengenali brand tersebut dan menjadi konsumen yang sangat setia terhadap brand itu. Sayangnya, istilah ekuitas merek ini belum terlalu familiar bagi banyak orang.

6 Manfaat Brand Equity dan 5 Tahapan Membangunnya

Pengertian dari Brand Equity

Sebenarnya, ekuitas merek merupakan suatu istilah yang digunakan di dunia pemasaran. Istilah ini merujuk pada nilai suatu brand atau merek. Persepsi konsumen lah yang menetapkan nilai dari brand tersebut, tapi perusahaan bisa berusaha untuk membangun ekuitas merek pada produk yang dimiliki.

Yang paling penting dalam menciptakan ekuitas merek adalah menyediakan produk yang berkualitas dan lebih unggul dari produk-produk perusahaan lain. Strategi yang jitu juga perlu diterapkan sehingga merek tersebut akan mudah untuk dikenali serta diingat oleh setiap konsumen.

Saat ekuitas merek sudah berhasil diciptakan, merek itu bisa mendominasi pikiran para konsumen. Ada konsumen yang dengan rela membayar lebih untuk memperoleh merek tersebut meskipun ada berbagai merek lain yang kualitasnya mirip dengan harga yang lebih rendah.

Manfaat Membangun Brand Equity

Banyak perusahaan yang bersaing dalam membangun ekuitas merek yang positif. Perlombaan tersebut dilakukan karena ada banyak manfaat atau keuntungan yang bisa diperoleh dengan terwujudnya ekuitas merek. Berikut ini contoh keuntungan yang bisa diperoleh perusahaan.

  1. Membangun loyalitas konsumen

Ekuitas merek yang positif dan mencapai tingkatan yang tinggi bisa membuat pelanggan setia dan tidak mau beralih ke merek lain, meskipun sebenarnya merek lain ada yang lebih berkualitas.

  1. Membuat konsumen lebih toleran

Seperti halnya membangun hubungan dengan pasangan, ketika pasangan sudah sangat jatuh cinta, kesalahan yang dilakukan oleh pasangan bisa dengan mudah dimaafkan. Demikian pula dengan ekuitas merek yang sudah dibangun dengan baik.

Sedikit kesalahan pada produk yang disediakan oleh perusahaan biasanya tidak akan dipermasalahkan oleh pelanggan yang setia. Tapi jika kepuasan pelanggan menurun secara terus menerus, ekuitas merek yang sudah dibangun juga bisa menurun.

  1. Harga premium

Ada pelanggan setia yang rela membayar dengan harga yang lebih mahal, hal ini karena pelanggan sudah mempercayai produk tersebut. Perusahaan pun bisa menaikkan harga dan memperoleh keuntungan yang lebih tinggi dari sebelumnya.

  1. Meningkatkan penjualan produk lain

Saat seorang konsumen sudah menyukai salah satu produk dan merasakan kualitasnya, konsumen tersebut bisa jadi akan menggunakan produk lain yang disediakan oleh perusahaan yang sama.

Misalnya, para pengguna iPhone yang mempercayai brand Apple tertarik untuk membeli iPod, Mac, dan produk lain dari perusahaan yang sama karena sudah mempercayai keamanan dan privasi yang diberikan perusahaan tersebut.

  1. Brand equity menarik karyawan yang berkualitas

Bukan hanya konsumen saja yang tertarik untuk menggunakan produk dari suatu perusahaan. Bahkan banyak orang akan tertarik untuk bekerja di perusahaan tersebut karena reputasi merek yang sudah terkenal. Karena minat para pelamar kerja meningkat, perusahaan bisa lebih leluasa dalam memilih.

Perusahaan bisa menjaring SDM yang benar-benar berkualitas dari sekian banyak orang yang melamar pekerjaan.

  1. Menjaga kelangsungan hidup perusahaan

Manfaat lain yang bisa dirasakan oleh perusahaan dengan adanya ekuitas merek adalah meningkatnya revenue. Kelangsungan hidup suatu perusahaan tergantung pada ekuitas merek yang disertai dengan pembaruan sehingga para pelanggan tidak akan bosan menggunakan produk yang disediakan.

Cara Membangun dan Tahapan dalam Brand Equity

Dalam pembangunan ekuitas merek, ada setidaknya 4 komponen atau tahapan yang perlu diperhatikan oleh setiap perusahaan. Keempat komponen tersebut adalah:

  1. Brand awareness untuk membangun identitas merek

Tahapan pertama ini adalah memperkenalkan konsumen pada brand yang disediakan. Hal ini sangat berhubungan dengan seberapa terkenal dan familiar produk tersebut dalam ingatan konsumen.

Ketika konsumen ditanya tentang suatu produk dengan merek tertentu, konsumen harus mengingat merek dari perusahaan tersebut. Brand awareness bisa dilakukan dengan menempatkan produk di banyak tempat sehingga konsumen akan selalu melihatnya.

Identitas merek harus sangat kuat. Identitas ini berkaitan dengan logo dan nama brand, font, dan sebagainya. identitas ini harus sesuai dengan produk dari suatu perusahaan dan tipe pelanggan yang akan menjadi target pemasaran.

  1. Mengkomunikasikan nilai suatu merek

Identitas dari suatu merek juga harus mempertimbangangkan nilai yang diusung oleh konsumen. Biasanya, konsumen akan lebih mudah dalam membangun ikatan dengan suatu merek jika nilai yang dimiliki oleh merek tersebut sama dengan nilai yang dipegang oleh konsumen.

Contohnya, seorang konsumen yang mencintai lingkungan akan tertarik untuk menggunakan produk dari perusahaan yang juga mengusung nilai ramah lingkungan.

  1. Membangun persepsi yang positif

Tahapan selanjutnya dalam membangun brand equity adalah membangun persepsi yang positif terkait dengan kualitas dari suatu produk. Identitas yang kuat tanpa disertai produk yang berkualitas tidak akan membuat konsumen merasa puas.

Produk dengan kualitas yang lebih tinggi akan mempertahankan ekuitas merek untuk jangka waktu yang lebih lama.

6 Manfaat Brand Equity dan 5 Tahapan Membangunnya
  1. Menerapkan strategi marketing terbaik

Cara membangun ekuitas merek yang berikutnya adalah menerapkan pendekatan marketing yang paling jitu. Hal ini berhubungan erat dengan kriteria atau karakteristik konsumen, terutama konsumen yang ditargetkan.

Pemasaran merek harus dilakukan dengan menggunakan strategi terbaik. Memilih media yang paling efektif, membuat iklan yang paling sesuai, menghadirkan promo yang paling pas, dan berbagai cara lain bisa dilakukan untuk menarik perhatian konsumen.

  1. Membangun ikatan yang kuat dengan konsumen

Selalu libatkan konsumen setiap kali perusahaan harus membuat suatu keputusan. Misalnya, ketika perusahaan akan membuat produk baru, perusahaan perlu mempertimbangkan review yang diberikan oleh konsumen serta apa saja yang dibutuhkan oleh konsumen.

Perusahaan memang tidak bisa memenuhi semua kebutuhan konsumen, tapi paling tidak perusahaan mau mendengarkan konsumen dalam mengembangkan produk dan perusahaan. Hal yang sulit dilakukan ini akan menghasilkan ikatan yang kuat dengan konsumen jika bisa tercapai.

Ikatan yang kuat bisa terbentuk antara konsumen dan merek. Dengan ikatan kuat itulah loyalitas konsumen bisa terbentuk dengan lebih kuat.

Pentingnya Brand Equity bagi Bisnis

Brand equity adalah bagian penting dari aktivitas marketing. Ekuitas merek yang tinggi membuat bisnis menjadi lebih stabil. Hal ini disebabkan oleh kesetiaan konsumen yang membuat pendapatan perusahaan tetap stabil dan lebih tinggi dibandingkan pendapatan perusahaan yang lain.

Selalu ingat komponen penting dalam pembangunan ekuitas merek, yaitu brand awareness, perceived quality atau kualitas produk, brand association, dan brand loyalty atau kesetiaan konsumen terhadap suatu merek yang dikembangkan oleh sebuah perusahaan tertentu.

Membangun brand equity memang tidak mudah, tetapi dengan berbagai pendekatan yang efektif, hal ini bisa dilakukan dan perusahaan pun bisa berkembang dengan lebih maksimal.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
21 Sep 2022
mobile-close
Pinjam kilat 50 juta!Download