[INFOGRAFIS] Tips Singkat! 5 Cara Mengatur Gaji Paling Mudah

22 Feb 2019 by Edwin

Setiap orang memiliki cara mengatur gaji yang berbeda-beda. Cara tersebut bisa saja efektif untuk mengatur gaji mereka, namun belum tentu efektif jika diaplikasikan oleh orang lain.

Sobat Pintar juga perlu memiliki cara mengatur gaji yang sesuai dengan gaya hidup.

Hemat itu harus, tapi jangan sampai menyiksa diri sendiri!

Namun, harus diakui kalau mengatur keuangan pribadi itu memang susah-susah gampang.

Ada aja halangan yang entah bikin boros atau bikin gagal menabung. Salah strategi dalam mengatur uang, dompet jadi bocor dan uang habis sebelum waktunya!

Nggak mau hidup-mu begini terus, kan?

Kamu bisa mengikuti 5 cara mengatur gaji yang paling mudah berikut!

5 cara mengatur gaji

1. Bagi gaji dalam rasio

Setelah menerima gaji, hal pertama yang wajib Sobat Pintar lakukan adalah membuat budget perencanaan pengeluaran.

Sobat Pintar bisa membagi gaji ke dalam rasio pengeluaran agar pengeluaran tidak melebihi batas wajar.

Rasio pengeluaran yang biasa dipakai adalah 50 / 30 / 20, dengan keterangan:

50% dari gaji digunakan untuk keperluan sehari-hari. Seperti untuk bayar sewa kos, uang makan, maupun uang transportasi.

30% dari gaji merupakan budget kelonggaran yang bisa Sobat Pintar gunakan untuk keperluan konsumtif dan hiburan, seperti untuk nonton bioskop, beli baju baru, atau nongkrong bareng teman.

20% dari gaji merupakan jumlah minimal wajib untuk ditabung.

Rasio ini bisa diterapkan agar pendapatan mencukupi kebutuhan dalam sebulan.

Contoh perhitungannya seperti berikut:

Misal gajimu sebulan 10 juta. Maka dengan cara mengatur gaji dengan rasio di atas, Kamu perlu membagi gajimu ke dalam rasio:

✅ 50% x 10 juta = 5 juta untuk keperluan sehari-hari

✅ 30% x 10 juta = 3 juta untuk keperluan hiburan

✅ 20% x 10 juta = 2 juta untuk ditabung

Dengan menggunakan rasio ini, Kamu masih bisa menabung dan bersenang-senang tanpa merasa tercekik penghematan.

? Tips: Rasio 20% untuk menabung merupakan rasio minimal. Jika Sobat Pintar ada uang sisa dari rasio kebutuhan sehari-hari atau dari rasio kelonggaran, sisa uang tersebut bisa ditambahkan ke tabungan.

2. Miliki 2 rekening

Memiliki 2 rekening adalah cara yang mengatur gaji selanjutnya setelah membagi penghasilan ke dalam rasio pengeluaran.

2 rekening yang dimiliki tujuannya untuk memudahkan Sobat Pintar dalam mengatur keuangan pribadi.

Satu rekening untuk keperluan berbagai transaksi, seperti rekening payroll (menerima gaji) maupun untuk transaksi kebutuhan lainnya.

Rekening yang lain digunakan sebagai rekening tabungan.

Kenapa harus punya 2 rekening?

Alasannya sederhana, agar Sobat Pintar tidak mengganggu uang yang dialokasikan untuk tabungan.

Kalau hanya dalam satu rekening saja, Sobat Pintar masih bisa mengakses uang tersebut dengan mudah.

Dengan punya 2 rekening untuk keperluan berbeda, Sobat Pintar akan lebih mudah mematuhi rasio pengeluaran yang sudah dibagi di awal.

Jadi, kalau Sobat Pintar sekarang baru punya satu rekening, buka satu rekening lagi untuk tabungan, ya!

? Tips: Untuk rekening tabungan, usahakan untuk membuka rekening di bank yang bebas biaya admin. Usahakan juga untuk menyimpan kartu ATM rekening tabungan dalam lemari, atau malah tidak mencetak sama sekali.

3. Langsung menabung

Agar tujuan menabung bisa dengan mudah terpenuhi, Sobat Pintar wajib langsung menabung setelah menerima gaji.

Tujuannya, agar keperluan atau keinginan lain tidak mengganggu uang alokasi untuk tabungan. Jadi sebisa mungkin, pada hari gajian Sobat Pintar langsung mentransfer pembagian uang tabungan ke dalam rekening yang khusus untuk tabungan.

Tabungan pun sebenarnya masih bisa Sobat Pintar pisahkan ke dalam dua jenis lain: tabungan darurat dan tabungan jangka panjang.

Tapi kalau nggak mau ribet, satu jenis tabungan saja sudah cukup untuk mencapai tujuan keuangan Sobat Pintar.

4. Pakai metode amplop

Setelah berhasil membagi uang ke dalam porsi tabungan, kini Sobat Pintar mengelola pengeluaran.

Cara yang paling mudah agar pengeluaran sesuai dengan budget adalah dengan menggunakan metode amplop.

Memang sih, metode ini terdengar seperti cara kakek-nenek kita dalam mengatur uang.

Meski demikian, cara mengatur gaji dengan amplop ini merupakan metode yang efektif dalam mengendalikan pengeluaran.

Ada dua cara dalam metode amplop ini berdasarkan kategori pengeluarannya.

Pertama, dengan memisahkan uang dalam amplop yang terbagi ke dalam kategori pos keperluan.

Sobat Pintar perlu menyiapkan beberapa amplop dan kemudian menuliskan masing-masing keperluan ke setiap amplop.

Pos pengeluaran yang dimaksud seperti uang makan, biaya transportasi, uang sewa kos, uang laundry, uang nongkrong, dan lain-lain.

Kemudian Sobat Pintar kembali memecah uang yang sudah dialokasikan ke dalam masing-masing amplop pos pengeluaran.

Kedua, dengan memisahkan amplop berdasarkan hari.

Metode yang satu ini jauh lebih simpel dari metode pertama. Sobat Pintar hanya butuh menyiapkan 31 lembar amplop, kemudian menomorinya dengan angka 1 sampai 31.

Masing-masing amplop tersebut Sobat Pintar isi dengan pembagian rasio uang untuk kebutuhan dan hiburan.

? Tips: Untuk kebutuhan primer yang besar seperti sewa kos, bayar tagihan listrik atau air, lebih baik dibayarkan langsung setelah menerima gaji. Tidak perlu dipisahkan ke amplop khusus.

5. Selalu lacak pengeluaran

Cara mengatur gaji tak lengkap jika tidak ada langkah untuk melacak pengeluaran.

Sobat Pintar perlu melacak pengeluaran setiap hari untuk memastikan apakah pengeluaran pada hari itu melebihi budget atau tidak.

Sobat Pintar bisa melakukannya dengan membuat laporan keuangan sederhana.

Laporan keuangan harian ini dibuat berdasarkan kwitansi pembelian yang dikumpulkan setiap harinya.

Namun, kalau nggak mau ribet, Sobat Pintar bisa pakai aplikasi pelacak keuangan yang tersedia gratis untuk smartphone.

? Tips: Kalau Sobat Pintar mendapati pengeluaran satu hari melebihi budget harian, pengeluaran hari berikutnya perlu lebih hemat untuk menutup kebocoran pengeluaran hari sebelumnya.


Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan tips mengatur keuangan lain yang bermanfaat. Ingin mengenal Kredit Pintar lebih dekat?

[su_button url=”https://kp.onelink.me/o4cz/blog” target=”blank” style=”flat” background=”#79c143″ size=”8″ text_shadow=”3px 2px 3px #000000″]Pinjam Sekarang![/su_button]