10+ Hal Yang Wajib Diketahui Tentang Investasi Saham

12 Aug 2021 by Laruan, Last edit: 10 Aug 2021

Usia muda merupakan saat yang tepat untuk memulai investasi saham. Alasannya tentu karena dapat memberikan banyak keuntungan.  Keuntungan yang dimaksud dari kebebasan finansial (financial freedom) yaitu Sobat Pintar tetap mendapatkan uang meskipun tidak bekerja. 

Hal Yang Wajib Diketahui Tentang Investasi Saham

Selain itu, Sobat Pintar bisa menciptakan sumber pendapatan, menyiapkan dana pensiun untuk hari tua, dan mencapai mimpi Sobat Pintar. Untuk menjadi seseorang yang bebas finansial, Sobat Pintar wajib tahu segala hal tentang memilih saham sebagai investasi.

Berikut adalah penjelasan lengkap tentang apa itu memilih saham sebagai investasi, kelebihan, kekurangan, dan juga bagaimana strategi melakukannya agar mendapatkan laba maksimal.

Mengenal Tentang Memilih Saham Sebagai Investasi

Sebelum membahas mengenai pengertian memilih saham sebagai investasi, sebaiknya ketahui dulu pengertian investasi dan saham. Investasi adalah sebuah usaha untuk mendapatkan manfaat finansial di masa depan dengan strategi menanam modal. 

Sedangkan, saham merupakan sebuah dokumen yang menjadi bukti kepemilikan dari suatu perusahaan. Pemilik saham mempunyai hak untuk mengklaim aset perusahaan, pendapatan perusahaan, dan menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Dari kedua pengertian di atas, maka memilih saham sebagai investasi adalah sebuah usaha menanam modal dengan strategi membeli kepemilikan suatu perusahaan. Memilih saham sebagai investasi juga bertujuan untuk memberikan dana kepada perusahaan. 

Nantinya dana yang Sobat Pintar investasikan digunakan untuk mendanai kegiatan perusahaan. Investor juga akan mendapatkan laba dari dana yang mereka investasikan ke perusahaan.

Jenis-jenis Investasi Saham

Sebelum memulai investasi, ketahui beberapa jenis memilih saham sebagai investasi yang bisa Sobat Pintar pilih. Apa saja jenis-jenisnya? Mari kita lihat penjelasan berikut ini. Saham dibedakan menjadi dua jenis, pertama dibedakan berdasarkan klaim dan kedua dibedakan berdasarkan strategi peralihannya. 

Artikel baru hari ini: 6+ Cara Mendapatkan Dana Bantuan Pemerintah 2021 

Jenis-jenis Investasi Saham

1. Jenis Investasi Saham Berdasarkan Klaim

Ada dua jenis dari saham berdasarkan klaim yaitu saham biasa dan saham preferen.

  1. Saham Biasa

Saham biasa atau common stock merupakan salah satu jenis saham yang memposisikan pemilik saham di urutan paling akhir penerima dividen. Banyak orang yang mengenal tentang saham biasa karena paling sering dijadikan sebagai pilihan investasi.

Saham biasa mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:

  • Pemegang saham mempunyai hak untuk memilih dewan komisaris.
  • Pemegang saham berhak mendapat untuk didahulukan apabila saham baru terbit.
  • Tanggung jawab pemegang saham terbatas, hanya pada jumlah yang diberikan saja.

Sedangkan kelebihan dari saham biasa antara lain:

  • Tidak sulit untuk dijual dan dibeli lagi.
  • Perusahaan lebih terbuka dan transparan.
  • Diversifikasi usaha bisa terjadi.
  • Potensi adanya kerugian hanya terbatas pada jumlah investasi pertama.
  • Mempunyai potensi manfaat yang lebih besar dari jenis investasi lainnya.
  1. Saham Preferen

Saham preferen atau preferred stock merupakan saham dimana pemiliknya mempunyai hak prioritas yang lebih banyak dibanding pemilik saham biasa. Pemegang saham preferen berhak didahulukan untuk menerima dividen. Selain itu, pemegang saham mempunyai hak suara lebih dalam pemilihan direksi.

2. Jenis Penanaman Saham Berdasarkan Cara Peralihan

Jenis saham yang kedua dibedakan berdasarkan strategi peralihannya. Ada dua jenis saham dari kategori ini, di antaranya saham atas unjuk dan saham atas nama.

  1. Saham Atas Unjuk (Bearer Share)

Saham atas unjuk merupakan jenis saham yang nama pemiliknya tidak tertulis secara fisik. Karena itulah, kepemilikan saham ini mudah untuk dialihkan ke investor lain. Sebagian besar pemilik saham atas unjuk memang tujuannya untuk memperjualbelikan saham dengan mudah. Jadi tidak masalah jika nama mereka tidak tertera secara fisik.

Meskipun nama Sobat Pintar sebagai pemilik saham atas unjuk tidak tertulis, namun kepemilikan saham tetap resmi diakui. Setiap pemilih saham akan mendapatkan sertifikat sebagai tanda bahwa ia memiliki saham bearer stocks. Sertifikat dibuat dari bahan yang berkualitas bagus agar sulit dipalsukan.

  1. Saham Atas Nama (Registered Share)

Jika saham atas unjuk pemiliknya tidak tertulis, maka berbeda halnya dengan saham atas nama. Pemilik dari saham ini namanya tertulis di atas kertas saham. Jadi saat surat saham akan dialihkan maka harus melalui prosedur khusus.

Proses peralihan saham yang pertama harus mencatat nama pemilik saham baru ke dalam buku yang berisi pemegang saham perusahaan. Pemegang saham yang sertifikatnya hilang dapat meminta sertifikat pengganti. Strategi ini bisa dilakukan karena namanya sudah tercantum di buku pemegang saham.

Kelebihan Investasi Saham

Memilih saham sebagai investasi merupakan salah satu dari sekian banyak strategi untuk berinvestasi. Setiap strategi tentunya mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Banyak pemula yang memilih memilih saham sebagai investasi karena dinilai memiliki banyak keuntungan serta mudah dalam prosesnya. Berikut merupakan kelebihan dari memilih saham sebagai investasi.

1. Menerima Dividen

Manfaat yang akan Sobat Pintar dapat ketika memilih saham sebagai investasi yaitu menerima dividen. Investor akan mendapat dividen yakni laba perusahaan yang akan diberikan kepada setiap pemegang saham dari perusahaan tersebut.

Kapan Sobat Pintar akan menerima dividen? 

Waktu pembagian dividen dilakukan ketika Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Setiap investor akan menerima laba biasanya berupa uang tunai. Jumlah laba yang Sobat Pintar terima disesuaikan dengan porsi atau jumlah kepemilikan saham pada perusahaan. 

Laba atau dividen tidak hanya berupa uang tunai saja, melainkan bisa berupa penambahan jumlah saham kepada masing-masing investor. Pembagian dividen tidak asal langsung dibagikan saja. Ada dua faktor yang mempengaruhi apakah dividen akan dibagikan atau tidak. 

Faktor pertama, perusahaan tempat di mana Sobat Pintar menanam saham memiliki laba. Faktor kedua, mayoritas pemegang saham sepakat untuk membagikan dividen.

2. Mendapat Capital Gain

Investasi di saham banyak yang meminatinya karena laba bisa Sobat Pintar dapatkan dari potensi mana saja. Karena selain mendapat laba dari nilai dividen, Sobat Pintar bisa memperolehnya dari capital gain

Capital gain merupakan laba yang didapatkan dari selisih penjualan saham dengan pembelian saham. Kenaikan harga saham suatu perusahaan bisa terjadi seiring perkembangan yang baik dari perusahaan tersebut. 

Sobat Pintar bisa menjual saham ketika terjadi kenaikan harga saham. Dari penjualan saham itulah Sobat Pintar akan memperoleh laba yang cukup besar. Poin paling penting bagi investor didefinisikan sebagai tahu kapan harus membeli saham, dan kapan waktu yang tepat untuk menjualnya.

Diperlukan kemampuan analisis yang baik pada perkembangan pasar saham.

Kekurangan Memilih Saham Sebagai Investasi

Walaupun memilih saham sebagai investasi memberikan banyak manfaat dan laba, tetap saja jenis investasi ini punya kekurangan. Sebaiknya ketahui beberapa kekurangan dari memilih saham sebagai investasi berikut ini.

1. Resiko Cukup Tinggi

Memilih saham sebagai investasi memiliki resiko yang cukup tinggi. Jika sampai salah pilih saham, potensi mengalami kerugian sangat besar. Meskipun demikian, banyak investor yang memilih saham untuk berinvestasi. Hal ini karena potensi laba yang didapat juga cukup besar. 

Agar terhindar dari resiko rugi, Sobat Pintar harus teliti dalam menganalisis perkembangan pasar saham. Pelajari secara mendalam terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membeli saham.

2. Capital Loss

Resiko capital loss selalu menghantui para investor saham. Capital loss atau kerugian modal didefinisikan sebagai sebuah keadaan di mana nilai harga jual saham lebih rendah dari harga belinya. Capital loss jelas akan merugikan pemilik saham. Karena yang seharusnya terjadi didefinisikan sebagai capital gain; harga jual lebih tinggi dari harga beli.

3. Terjadi Likuidasi

Likuidasi didefinisikan sebagai saat ketika perusahaan dinyatakan bangkrut. Pemilik saham perusahaan akan terkena dampak dari kebangkrutan tersebut. Para investor menjadi pihak yang paling terakhir menerima haknya berupa harta. Perusahaan akan mendahulukan kewajibannya seperti membayar gaji karyawan, membayar utang, atau membayar pajak.

Setelah perusahaan membayar semua kewajibannya, baru sisa hartanya diberikan kepada pemegang saham. Jika tidak ada sisa hartanya, maka para investor tidak mendapat hasil apapun.

Memilih saham sebagai investasi memang menggiurkan bagi setiap orang. Tetapi sebelum Sobat Pintar melakukannya, pelajari secara mendalam terlebih dahulu, agar nantinya bisa tidak mengalami kerugian. Selagi masih muda, pilih saham sebagai investasi dengan cara yang tepat agar Sobat Pintar bisa mendapatkan laba.

Artikel baru hari ini: 3 Cara Dapat Uang 500rb Sehari: Direkomendasikan Oleh Kredit Pintar

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
10 Aug 2021
Pinjam kilat 20 juta!Download