Wajib Diketahui! Ini Pengertian Revolusi Industri 4.0

14 Mar 2024 by kreditpintar, Last edit: 19 Mar 2024

Revolusi industri 4.0 merupakan sebuah perubahan produksi suatu barang dapat memanfaatkan mesin serta teknologi sebagai tenaga penggerak dan pemroses. Revolusi industri ini hadir untuk dapat menjawab masalah efektivitas serta efisiensi dalam memproduksi suatu barang. Revolusi industri 4.0 juga menyatukan antara teknologi cyber serta teknologi otomatisasi.

Pengertian Revolusi Industri 4.0

Baca Juga: Revolusi Industri 4.0 di Depan Mata, Jokowi Minta Industri Keuangan Siap

Pengertian Revolusi Industri 4.0

Menurut Kanselir Jerman, Angela Merkel pada tahun 2014, revolusi industri 4.0 adalah sebuah transformasi komprehensif dari segala aspek produksi yang ada di dunia industri dengan menggabungkan antara teknologi digital atau internet dengan industri yang sudah ada.

Ilmuwan lain, Schlechtendahl dkk (2015) mengartikan revolusi industri sebagai munculnya unsur kecepatan dari ketersediaan informasi, yakni sebuah lingkungan industri yang memungkinkan seluruh entitasnya bisa selalu terhubung serta dapat memproses berbagai informasi dengan mudah.

Pemanfaatan teknologi menjadi dasar dari revolusi industri. Dampak era revolusi industri 4.0 yakni teknologi digital yang dipakai dan memungkinkan terjadinya keterhubungan antara mesin fisik serta sistem produksi. Ada beberapa teknologi sebagai unsur utama pengembangan industri konvensional menjadi industri digital.

Salah satu aspek penting dalam revolusi industri 4.0 adalah Internet of Things (IoT). IoT merupakan sebuah konsep atau program yang mana objek memiliki kemampuan untuk dapat mentransmisikan atau mengirimkan data dengan jaringan tanpa memakai bantuan perangkat komputer serta manusia.

Perkembangan industri digital pada revolusi industri 4.0 mengarah pada tingkat konvergensi teknologi nirkabel, internet, dan juga inovasi terbaru dalam pembayaran seperti QR Code. Secara sederhana, pengertian dari revolusi industri yakni perubahan besar serta radikal dalam cara manusia membuat barang. 

Pengertian Revolusi Industri 4.0

Perubahan besar ini dalam sejarahnya sebenarnya sudah terjadi tiga kali, kemudian saat ini kita sedang mengalami revolusi industri ke-4.  Setiap perubahan besar tersebut selalu diikuti oleh perubahan besar di dalam bidang ekonomi, politik, bahkan militer serta budaya. Konsekuensinya yakni jutaan pekerjaan lama menghilang, di saat yang bersamaan jutaan pekerjaan baru yang muncul.

Untuk lebih detailnya kita mesti melihat di setiap revolusi industri. Yang cukup membedakan adalah beberapa hal yang semula sangat sulit, sangat lama, sangat mahal dalam proses produksi secara tiba-tiba jadi mudah, cepat, serta murah.

Revolusi industri menciptakan penurunan, malah terkadang mengeliminasi sejumlah kelangkaan tersebut, jadi waktu, tenaga, serta uang yang pada awalnya digunakan untuk mengatasi kelangkaan-kelangkaan itu tiba-tiba jadi berlimpah, sehingga dapat digunakan untuk hal lain, misalnya mengatasi kelangkaan yang lain.

Hilangnya maupun berkurangnya sebuah kelangkaan secara otomatis dapat mengubah banyak aspek kehidupan bermasyarakat.

Sejarah Revolusi Industri 

Istilah ini pada awalnya didengar ketika pelaksanaan Hannover Fair pada tanggal 4 – 8 April 2011, yang dipakai oleh pemerintah Jerman untuk memajukan bidang industri hingga ke tingkat selanjutnya dengan adanya bantuan teknologi utamanya teknologi digital.

Revolusi Industri 4.0 pertama kali dipopulerkan oleh Prof Klaus Schwab sebagai Ketua Eksekutif World Economic Forum (WEF). Dalam suatu kesempatan dijelaskan bahwa revolusi industri 4.0 mengubah hidup serta kerja manusia dengan radikal.

Revolusi industri ini adalah generasi ke-4 yang mempunyai skala, ruang lingkup, serta kompleksitas yang lebih luas daripada sebelumnya. Revolusi industri dimulai sejak abad ke-18 untuk memajukan berbagai industri kreatif.

Bidang-bidang yang memunculkan terobosan dengan munculnya teknologi baru, adalah (1) robot kecerdasan buatan, (2) teknologi nano, (3) bioteknologi (4) teknologi komputer kuantum, (5) blockchain (seperti bitcoin), (6) teknologi berbasis internet, serta (7) printer 3D.

Pengertian Revolusi Industri 4.0

Secara umum revolusi industri 4.0 memiliki empat prinsip yang membuat setiap perusahaan untuk mengidentifikasi serta mengimplementasikan berbagai skenario ketika menjalankan perusahaan. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Bantuan Teknis; kemampuan sistem bantuan untuk membantu manusia menyimpan dan mengumpulkan data serta memproduksi visualisasi agar bisa membuat keputusan yang tepat. Selain itu, kemampuan sistem siber-fisik dapat mendorong manusia melakukan berbagai tugas yang berat, tidak menyenangkan, maupun tidak aman sehingga dapat meningkatkan keselamatan dan produktivitas.
  2. Keputusan Otonom; kemampuan sistem siber-fisik memungkinkan pembuatan keputusan dan operasi dengan semandiri mungkin.
  3. Interoperabilitas (kesesuaian); kapasitas mesin, perangkat, sensor, serta manusia untuk terkoneksi dan saling berkomunikasi satu sama lain dengan IoT atau internet bagi khalayak (IoT).

Baca Juga: Pemanfaatan Fintech untuk Pengembangan Bisnis di Revolusi Industri 4.0

  1. Transparansi Informasi; kemampuan sistem informasi untuk memproduksi salinan dunia fisik secara virtual melalui pengayaan model pabrik digital dan data sensor.

Dampak Revolusi Industri

Terdapat dampak positif dan negatif dari revolusi industri 4.0. Berikut di antaranya:

Dampak Positif Revolusi Industri 4.0

Dampak positif revolusi industri 4.0 adalah sebagai berikut: 

  1. Kemudahan untuk mengakses informasi dengan gawai atau teknologi lainnya.
  2. Efektivitas saat produksi dengan mengganti tenaga manusia yang ada serta menggantinya dengan teknologi mesin. Tidak hanya mengurangi biaya produksi karena mengurangi penggunaan tenaga kerja, dengan menggunakan teknologi  juga bisa meningkatkan hasil produksi.
  3. Meningkatkan pendapatan nasional dengan memproduksi barang dalam waktu yang relatif singkat tetapi juga dengan kualitas baik.
  4. Meningkatkan peluang kerja untuk tenaga terampil yang relevan dengan kemajuan teknologi digital.

Dampak Negatif Revolusi Industri 4.0

  1. Aktivitas usaha menjadi lebih rentan terhadap serangan siber. Hal ini dikarenakan proses produksinya memakai mesin teknologi, untuk itu menjadi penting untuk memiliki sistem keamanan yang baik.
  2. Kebutuhan biaya besar dalam investasi alat dan pekerja, hal ini dikarenakan harus menghabiskan uang untuk membeli alat terlebih dulu dan pelatihan keterampilan pegawai.
  3. Terjadinya urbanisasi. Meningkatnya jumlah populasi masyarakat yang terdapat di kota besar.
  4. Berdampak untuk lingkungan, hal ini dikarenakan dengan penggunaan mesin yang ada dapat menghasilkan polusi udara, limbah dalam jumlah besar, serta hal negatif lainnya yang dapat merusak lingkungan.

Perkembangan Revolusi Industri 4.0 Kedepan

Dewasa ini revolusi industri 4.0 sedang diperbincangkan, dipersiapkan, diperdebatkan, serta sudah mulai dilaksanakan. Jika mengamati pola sejarah, terjadi perubahan besar di dunia. Jutaan pekerjaan lama yang semula cukup menggiurkan, yang semula diandalkan oleh generasi lama kemungkinan akan menghilang. Jutaan pekerjaan baru yang tidak terbayangkan oleh kita mungkin akan muncul. 

Tahapan revolusi industri sebenarnya adalah tahapan yang rumit serta pengaruhnya yang luar biasa luas pada kehidupan masyarakat. Jadi, pada dasarnya kita belum tahu pasti sejauh mana revolusi industri 4.0 ini akan menimbulkan dampak bagi peradaban manusia.

Pengertian Revolusi Industri 4.0

Ke depan tidak menutup kemungkinan akan muncul revolusi industri 5.0 dan selanjutnya. Jika diperhatikan setiap revolusi industri, meski mengguncang ekonomi, politik, bahkan budaya, serta meski mempunyai banyak sekali sisi negatif serta masalah, tetap membawa masyarakat menuju ke arah lebih baik.

Revolusi industri 4.0 kemungkinan akan menggilas banyak orang, tetapi apakah kemudian orang-orang yang tergilas itu tidak bisa bangkit serta memanfaatkan roda penggilas mereka? Belum tentu.

Itulah informasi tentang pengertian pengertian revolusi industri serta dampak dan sejarahnya. Semoga bermanfaat.

Baca Juga: [INFOGRAFIS] Timeline Revolusi Industri di Dunia

Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech berizin dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya.

19 Mar 2024
mobile-close
Pinjam kilat 50 juta!Download