Model Bisnis: Pengertian, Tujuan, dan Manfaat

05 Oct 2021 by Laruan, Last edit: 06 Oct 2021

Sobat Pintar yang sedang merencanakan sebuah bisnis baru, mungkin kalian harus mengetahui dan memahami terlebih dahulu tentang model bisnis. Model bisnis merupakan komponen yang memiliki peran yang sangat penting saat kita menjalankan sebuah bisnis baru.

Dengan model bisnis, kalian dapat mengidentifikasi sebuah target pasar, aliran produksi, produk, hingga anggaran yang dibutuhkan. Karenanya, dengan memiliki business model ini kalian bisa mendapat keuntungan yang lebih banyak nantinya.

Yuk kita mulai saja penjelasan mengenai model bisnis dan betapa pentingnya dalam membangun sebuah bisnis baru.

Apa Itu Model Bisnis dan Mengapa Itu Penting?

Model bisnis adalah elemen terpenting untuk kesuksesan startup atau bisnis apapun yang membuka nilai dalam jangka panjang. Di lain sisi, mengembangkan model bisnis ini tidak hanya terpaku dengan strategi monetisasi saja.

Dalam mengembangkan model bisnis, perusahaan dapat menciptakan nilai atau value untuk pemangku kepentingan (shareholder). Jadi intinya, model bisnis adalah bagaimana cara membuat pengguna menggunakan layanan, produk, jasa, atau aplikasi kalian dalam jangka waktu lama. 

Jadi dari business model ini kalian bisa melihat solusi dan nilai dari bisnis yang kalian punya yang dapat kalian kembangkan dan melewati masalah yang sedang terjadi. Singkatnya, kalian akan menggabungkan potongan-potongan elemen tersebut untuk menjadi sebuah solusi yang terbaik untuk bisnis atau startup kalian.

Tujuan Model Bisnis

Model bisnis memiliki tujuan untuk membantu perusahaan atau startup dalam merancang perencanaan bisnis serta menetapkan dan memvalidasi poin-poin penting dari lini bisnis, mulai dari aktivitas, sumber daya, hubungan dengan customer, pendapatan, dan pengeluaran.

9 Elemen Business Model 

Model Bisnis memiliki sembilan elemen penting yang wajib Sobat Pintar ketahui saat merancang perencanaan bisnis atau start-up:

Customer Segments

Hal pertama yang Sobat Pintar lakukan adalah menentukan segmen pelanggan dari target bisnis kalian.

Value Proposition

Selanjutnya, elemen value proposition merupakan rincian dari keunggulan produk atau layanan dari bisnis Sobat Pintar. Dengan begitu, Sobat Pintar bisa mengetahui kekuatan dan keunggulan apa saja yang membuat bisnis kalian lebih unggul dibanding kompetitor yang ada.

Channels

Channel merupakan tempat atau alat pemasaran yang akan kalian gunakan untuk menyampaikan value proposition yang kalian miliki kepada customer segments. Jadi, mulailah memikirkan channels apa saja yang akan kalian gunakan untuk pemasaran. Kalian bisa memasarkan bisnis kalian melalui kanal media sosial, brosur, radio, iklan banner, website, dan masih banyak lainnya.

Revenue Streams

Elemen ini bisa kita bilang yang paling penting dan paling vital. Hal ini karena menyangkut pendapatan bisnis dari pelanggan. Jadi Sobat Pintar harus mengelola bagian ini sebaik mungkin, jangan sampai ada material yang tidak digunakan secara optimal untuk mendapatkan keuntungan.

Key Resource

Key resource atau sumber daya memiliki tujuan untuk mewujudkan value proposition yang kalian miliki. Sumber daya ini bisa kita sebut sebagai bahan baku, proses operasional bisnis, dan sumber daya manusia. Hal ini sangat penting karena akan berdampak dalam waktu lama untuk bisnis kalian.

Customer Relationship

Pelanggan menjadi hal yang paling penting dalam sebuah bisnis. Tanpa adanya loyal customer atau pelanggan setia, kalian tidak akan mendapatkan pendapatan secara terus menerus dalam waktu lama. Jadi, Sobat Pintar harus menjalin ikatan erat dengan pelanggannya.

Hal ini diperlukan guna untuk mempertahankan pelanggan biar tidak lari ke kompetitor. Biasanya pelanggan akan merasa lebih nyaman bertransaksi atau menggunakan layanan jika mendapatkan pelayanan terbaik.

Jadi, Sobat Pintar harus pikirkan juga nih bagaimana caranya mempererat hubungan dengan customer. Kalian bisa saja memberikan voucher, pelayanan after sales, kupon khusus, dan masih banyak lagi untuk pelanggan kalian.

Key Activities

Selanjutnya adalah key activities yang merupakan aktivitas yang berkaitan dengan produktivitas bisnis. Tujuannya adalah untuk menghasilkan value proposition yang kalian miliki.

Key Partnership

Elemen yang satu ini berfungsi sebagai pengorganisasian aliran barang bisnis atau layanan kalian. Jika kalian membuka bisnis restoran, kalian pasti membutuhkan pemasok untuk bahan baku, bukan?

Biar kalian mendapatkan bahan baku yang bagus, terjamin, sehat, dan tepat waktu, kalian harus menjalin hubungan yang baik dengan pemasok dan menciptakan hubungan harmonis antara kedua belah pihak. Dengan begitu, kalian bisa terus meningkatkan performa bisnis kalian supaya lebih cepat berkembang.

Cost Structure

Elemen terakhir yang juga pentingnya dengan elemen-elemen sebelumnya adalah cost structure atau struktur pembiayaan bisnis. Hal ini menjadi sangat penting untuk sebuah bisnis supaya kalian bisa mengelola pengeluaran bisnis secara efisien, dan lebih hemat, dan meminimalisir risiko kerugian. Jadi, pastikan Sobat Pintar mulai belajar membuat laporan keuangan biar tidak kalang kabut nantinya.

Jenis-Jenis Model Bisnis dan Contohnya

  1. Advertising

Pertama ada advertising atau periklanan yang sudah ada sejak lama dan menjadi lebih canggih berkat perkembangan teknologi dan internet. Pada dasarnya advertising memiliki tujuan untuk membuat konten dan menampilkan konten tersebut supaya dapat dibaca atau ditonton oleh target audiens.

Dalam model bisnis periklanan, Anda harus memuaskan dua kelompok pelanggan: pembaca atau pemirsa Anda, dan pengiklan Anda. Pembaca Anda mungkin atau mungkin tidak membayar Anda, tetapi pengiklan Anda pasti membayar.

Model bisnis periklanan terkadang dikombinasikan dengan model crowdsourcing di mana Anda mendapatkan konten Anda secara gratis dari pengguna alih-alih membayar pembuat konten untuk mengembangkan konten.

Contoh model bisnis advertising: YouTube, Kompas, Instagram

  1. Subscription

Selanjutnya ada subscription atau berlangganan yang kerap digunakan pada aplikasi-aplikasi smartphone. Dalam business model ini, pengguna atau konsumen akan dikenakan biaya berlangganan untuk mendapatkan akses ke suatu layanan.

Sistem ini sudah ada dari jaman dulu kita saat kita sering berlangganan majalah dan surat kabar. Namun, jenis model bisnis ini sekarang sudah diperbarui untuk layanan online di industri jasa.

Contoh model bisnis subscription: Netflix, YouTube, Spotify, Viu

  1. Franchise

Selanjutnya ada franchise atau waralaba. Biasanya business model ini kerap dilakukan di industri food and beverage, namun saat ini waralaba bisa kita temukan di industri jasa seperti kebersihan hingga outsourcing.

Sistem bisnis waralaba ini adalah, kalian menjual resep bisnis kalian untuk kepada orang lain untuk memulai bisnis dan menjalankannya. Orang yang berminat dengan resep atau merek restoran kalian akan membayar sejumlah uang untuk mendapatkan lisensi penggunaan merek dan kerjasama dengan kalian.

Contoh model bisnis franchise: Ace Hardware, McDonald’s, Ngikan

  1. Freemium

Jenis model bisnis freemium saat ini tengah naik daun. Maksud dari freemium ini adalah memberikan sebagian produk atau layanan premium yang kalian miliki secara gratis dan mengenakan biaya tambahan untuk fitur atau layanan premium.

Perlu Sobat Pintar ketahui, Freemium tidak sama dengan uji coba gratis yang memiliki jangka waktu terbatas. Dengan freemium, pengguna bisa menggunakan fitur dasar tanpa batas secara gratis dan hanya membebankan biaya kepada pelanggan yang ingin memiliki akses lebih.

Contoh model bisnis Freemium: MailChimp, Evernote, LinkedIn

  1. Marketplace

Marketplace adalah salah satu jenis business model yang menghubungkan penjual dan pembeli secara online pada satu platform. Saat ini, marketplace menjadi salah satu lini bisnis yang paling populer di Indonesia.

Contoh business model marketplace: Tokopedia, Bukalapak, AirBnb.

Begitulah penjelasan mengenai model bisnis beserta jenis-jenisnya yang bisa Sobat Pintar pelajari. Jadi, sebelum membangun sebuah bisnis, Sobat Pintar harus memikirkan model bisnis dengan matang dulu sebelum mulai menjalankannya. Semoga artikel ini bermanfaat, ya!

Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi dan tips lain yang bermanfaat.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
06 Oct 2021
Pinjam kilat 20 juta!Download