Cara Mengisi SPT Tahunan Personal Secara Online!

29 Nov 2021 by Laruan, Last edit: 03 Dec 2021

Cara mengisi spt tahunan sebenarnya tidak begitu sulit dan bisa dilakukan dengan sangat mudah. Apalagi dengan adanya mekanisme online membuat prosesnya akan jauh lebih mudah dan cepat untuk dilakukan. Menariknya lagi secara pribadi pun Anda bisa melakukannya dengan praktis untuk memenuhi semuanya. 

Cara Mengisi SPT Tahunan Personal Secara Online!

Prosesnya bisa Anda lakukan dengan melakukan pelaporan SPT pajak melalui e-filling. Tahapan ini membuat Anda bisa melakukan pembayaran pajak secara online atau e-filling, sehingga adanya program tersebut membuat Anda tidak perlu datang ke kantor Ditjen Pajak untuk melakukan pengurusannya. Nah, bagaimana prosesnya? Simak yuk penjelasannya. 

Mengenal SPT Tahunan 

Sebelum lebih jauh untuk proses pengurusan SPT tersebut, ada beberapa SPT tahunan yang harus Anda pahami dan ketahui terlebih dahulu. Dalam tahap ini ada beberapa klasifikasi, tentunya berdasarkan pada status kepegawaian dan jumlah penghasilan yang didapatkan, diantaranya ada SPT 1770 SS, 1770 S, dan 1770. 

Apa saja perbedaannya dari SPT tahunan tersebut? Simak yuk penjelasan lengkapnya. 

  1. SPT 1770 SS 

Dalam tahap ini apabila Anda menggunakan SPT 1770 SS tentunya memiliki penghasilan yang dibawah Rp 60 juta per tahunnya. Syarat untuk proses pembayarannya sendiri hanya dokumen pelaporan yang didapatkan dari bukti potong 1721 A1 khusus untuk pegawai swasta dan 1721 A2 untuk pegawai negeri sipil. 

Dengan memahami dan mengetahuinya membuat Anda akan lebih mudah dalam cara mengisi SPT tahunan yang diinginkan tersebut. Dengan demikian pahami terlebih dahulu sebelum mengajukan dan melaporkan SPT nya tersebut. 

  1. SPT 1770 S

Apabila Anda mempunyai penghasilan dengan nominal diatas Rp 60 juta per tahunnya, sehingga apabila Anda memiliki penghasilan tersebut, maka menggunakan SPT 1770 S itu dalam proses pengajuan dan pelaporannya. 

  1. SPT 1770 

Terakhir jika Anda mempunyai penghasilan lain dan mempunyai status sebagai pegawai kurang dari Rp. 60 juta atau lebih dari nominal tersebut menggunakan SPT 1770. Biasanya SPT yang satu ini diperuntukkan untuk wajib pajak yang bukan status pegawai. Untuk pengurusannya sendiri sangat mudah, karena sudah melalui proses online

Langkah-Langkah Mengisi SPT Tahunan Secara Pribadi 

  1. Membuat e-FIN Terlebih Dahulu

Jika Anda ingin mengajukan semuanya secara personal dan daring, maka perlu untuk mempersiapkan beberapa persyaratan yang dibutuhkan terlebih dahulu. Dalam tahap ini Anda akan diminta untuk membuat e-FIN terlebih dahulu. Apa itu e-FIN? Bentuk electronic filing identity Number. 

Apabila Anda belum memilikinya, maka langsung saja melaporkan kepada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) yang berada dekat dengan rumah Anda tersebut. Syarat untuk mendapatkannya tidak begitu sulit, tinggal menyertakan WP atau wajib pajak. Lalu, lengkapi dengan kartu NPWP dan KTP/SIM/Paspor untuk proses pembuatannya nanti. 

Untuk Anda yang sudah melengkapinya, maka langkah berikutnya di Kantor KPP Anda akan diminta untuk mengisikan formulir yang telah disiapkan. Apabila sudah melengkapinya, maka langsung menyerahkan kepada petugas Seksi Pelayanan. Biasanya paling lama mendapatkannya hanya membutuhkan satu hari waktu kerja saja.

Setelah Anda mendapatkan e-FIN, maka bisa langsung melakukan pengurusan untuk mengisi SPT tahunan Anda tersebut secara online

  1. Aktivasi dan Daftar Akun 

Selanjutnya jika Anda sudah memegang e-FIN, langkah berikutnya yang harus Anda lakukan tinggal langsung mengaktivasinya melalui situs pajak. Jika sudah melakukannya, maka Anda sudah siap untuk mengisi SPT tahunan tersebut. Beberapa syarat untuk tahapan berikutnya Anda harus mempersiapkan email dan no ponsel terlebih dahulu. 

Biasanya untuk proses aktivitas tersebut membutuhkan waktu 30 hari dari awal mendapatkan e-FIN. Untuk proses pengaktivasinya sendiri bisa langsung mengunjungi www.Efiling.pajak.go.id. Apabila situs sudah terbuka, maka langsung saja proses registrasi dan masukkan beberapa data yang diminta. Beberapa data yang dibutuhkan mulai dari NPWP, kode e-FIN, email, no ponsel, dan password yang digunakan. Terakhir, tinggal langsung mengisi kode keamanan (captcha) saja dan proses daftar. 

Nantinya, kode aktivasi akan dikirimkan melalui email yang telah Anda cantumkan sebelumnya dan diberikan link nya langsung. Tetapi, apabila masih belum masuk dan mendapatkan linknya, Anda bisa meminta kirim kembali link aktivasinya. Apabila sudah masuk, maka proses pengaktifan akun sudah tersedia dan dapat memulainya proses pengisian SPT Anda tersebut. 

Tahapan Mengisi SPT Tahunan 

Apabila Anda sudah mempunyai akun untuk proses pengisian SPT tahunan, maka langkah berikutnya memahami beberapa proses yang dibutuhkan. Berikut ini beberapa tahapan yang bisa Anda lakukan, simak penjelasan lengkapnya. 

1. Melakukan Login 

Langkah pertama kali dilakukan langsung masuk atau login sesuai akun yang telah Anda daftarkan sebelumnya. Apabila sudah masuk pada halaman pertama langsung pilih “buat SPT” dan jawab beberapa pertanyaan yang telah diberikan. Pada tahapan ini Anda akan diarahkan langsung terkait jenis SPT dan melengkapi data yang dibutuhkan. 

2. Mengisi Tahun Pajak, Status SPT, dan Status Pembetulan 

Jika ini pertama kali Anda dalam mengisi SPT tahunan, maka langsung saja status normal saja. Setelah itu langsung klik tahapan berikutnya. 

3. Rincian Pajak Penghasilan 

Ketika Anda sudah mengatur halaman sebelumnya, tentunya Anda akan diarahkan langsung kepada rincian pajak penghasilan yang didapatkan. Dalam tahap ini Anda akan diminta mengisi rincian sesuai dengan bukti potong pajak yang telah Anda miliki. Apabila sudah melakukannya, langsung klik saja untuk halaman selanjutnya. 

4. Mengisi Pajak Final 

Cara mengisi SPT tahunan Anda akan diminta untuk memberikan atau mengisi pajak penghasilan yang dikenakan PPh dan ada pengecualian dari objek pajaknya. Proses ini apabila Anda mendapatkan hadiah undian 1 juta rupiah, maka akan dipotong 25 % untuk PPh Finalnya tersebut. 

Lalu, untuk objek pajak apabila mendapatkan penghasilan dari warisan, namun tidak ada langsung saja kosongkan kolomnya tersebut. 

5. Mengisi Keseluruhan Harta dan Kewajiban 

Apabila Anda sudah mengisi pajak final, tahapan yang harus Anda isi adalah terkait keseluruhan harta dan kewajiban yang Anda miliki. Semuanya harus Anda lengkapi dan masukan data yang jelas. Ada beberapa ketentuannya diantaranya rumah, perabotan, mobil atau motor, dan sisa kredit yang masih berjalan. 

6. Menyetujui Pernyataan 

Berikutnya apabila Anda sudah melengkapinya, maka tinggal langsung menyetujui kolom setuju yang ada pada websitenya tersebut. 

7. Ringkasan SPT 

Setelah itu, terakhir Anda akan mendapatkan ringkasan SPT nya dan proses untuk mengambil kode verifikasi yang nantinya akan dikirimkan melalui nomor telepon yang telah Anda daftarkan sebelumnya. 

8. Masukan Kode Verifikasi 

Jika sudah mendapatkan nomor verifikasi dari nomor telepon, maka tinggal memasukannya saja dan kirim SPT nya yang telah Anda lengkapi. 

9. SPT Terkirim 

Terakhir apabila Anda sudah memasukan kode verifikasi dan melakukan pengiriman, maka selanjutnya Anda akan mendapatkan Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) SPT tahunan tersebut melalui email. 

Bagaimana cukup mudah bukan proses untuk cara mengisi SPT tahunan? Langsung saja urus semuanya dan dapatkan kemudahannya. Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi dan tips lain yang bermanfaat.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
03 Dec 2021
mobile-closeKredit PintarDownload