Mengetahui 4 Manfaat Biji Pepaya untuk Kesehatan

01 Jul 2021 by Laruan, Last edit: 28 Oct 2021

Mengetahui 4 Manfaat Biji Pepaya untuk Kesehatan. – Bagi Sobat Pintar yang hobi memakan buah, pasti mengenal banyak buah-buahan yang memiliki biji di dalamnya. Sebagai negara tropis, jenis buah-buahan yang tersedia pun beraneka ragam, baik yang berbiji maupun tidak. Di Indonesia sendiri, konsumsi buah-buahan berbiji tidaklah sedikit.

Mengetahui 4 Manfaat Biji Pepaya untuk Kesehatan

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia memproduksi banyak sekali buah yang dapat dilihat di setiap provinsi. Buah-buah berbiji yang tercantum dalam BPS sebagai produksi di berbagai provinsi, antara lain alpukat, belimbing, duku, durian, jambu biji, jambu air, jeruk siam, jeruk besar, mangga, manggis, angka, nanas, rambutan, salak, sawo, markisa, sirsak, melon, semangka, anggur, stroberi, dan pepaya. 

Dari sekian banyak buah yang telah disebutkan, biji pepaya adalah salah satu biji yang memiliki banyak manfaat. Maka dari itu, ketika sudah selesai memakan buah pepaya, sebaiknya jangan buang langsung bijinya dan manfaatkan sesuai dengan kebutuhan yang Sobat Pintar inginkan untuk kesehatan Sobat Pintar.

Apakah berbahaya?

Pada kenyataannya, biji pepaya juga dapat dikonsumsi seperti daging buahnya. Biji pepaya tidak berbahaya apabila ingin langsung dimakan. Hal ini dikonfirmasi oleh dr. Astrid Wulan Kusumoastuti yang menyatakan bahwa biji pepaya mengandung banyak kandungan mikronutrien yang memberikan manfaat baik bagi tubuh. Beberapa diantaranya adalah flavonoid dan polifenol. 

Penjelasan lebih lanjut dari dr. Astrid adalah fungsi dari kedua mikronutrien tersebut, yang juga bisa disebut sebagai antioksidan. Fungsi dari kedua antioksidan itu adalah sebagai pelindung tubuh Sobat Pintar yang dapat mencegah dan mengatasi berbagai macam penyakit. Antioksidan juga memiliki peran yang dapat melawan senyawa radikal bebas dalam tubuh sehingga dapat mencegah terjadinya stres oksidatif. 

Selain dapat melindungi tubuh dari datangnya penyakit, biji pepaya juga memiliki kandungan asam lemak tidak jenuh tunggal yang sehat, salah satunya adalah asam oleat. Menurut penelitian tentang penderita diabetes tipe 2 dengan judul “High-monounsaturated-fat diets for patients with diabetes mellitus: a meta-analysis”, dijelaskan bahwa jenis asam tersebut dapat menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol very-low density lipoprotein (VLDL) masing-masing sebesar 19% dan 22%.

Manfaat biji pepaya yang telah dijabarkan ini belumlah mencakup seluruh manfaat biji pepaya yang dapat Sobat Pintar andalkan. Selain menjadi antioksidan serta kandungan asam lemak yang sehat, Sobat Pintar dapat mengetahui manfaat-manfaat biji pepaya lainnya sebagai berikut:

1. Melindungi Fungsi Ginjal

Ginjal memiliki peran penting dalam sistem kesehatan Sobat Pintar. Segala jenis kotoran maupun cairan tubuhmu akan diproses oleh ginjal. Ginjal akan menyaring mana yang masih diperlukan oleh tubuh dan mana yang sepatutnya dibuang karena sudah tidak memiliki manfaat atau jumlahnya yang kelebihan. Biji pepaya dapat memberikan manfaat kepada fungsi ginjal dalam tubuh.

Hal ini didukung oleh studi yang berjudul “The protective effects of aqueous extract of Carica papaya seeds in paracetamol induced nephrotoxicity in male wistar rats” yang menguji coba ekstrak biji pepaya pada kerusakan ginjal tikus. Hasilnya, hal tersebut dapat membantu penyembuhan pada ginjal tikus. 

Selain itu, penelitian lain yang berjudul “Administration of antioxidants in chronic kidney disease” juga mengungkapkan bahwa biji pepaya dapat mencegah kerusakan oksidatif pada sel-sel dan melindungi ginjal dalam bekerja. Namun, perlu diketahui bahwa penelitian-penelitian terkait masih dilakukan dengan hewan sebagai subjeknya. Masih perlu kajian yang lebih dalam lagi agar hasilnya semakin valid dan efektif untuk diterapkan kepada manusia.

2. Melawan infeksi

Manfaat biji pepaya yang satu ini dapat ditunjukkan melalui fungsinya yang dapat menghancurkan beberapa jenis jamur dan parasit dalam tubuh. Seperti yang terkandung dalam penelitian yang berjudul “Phytochemical and Antifungal Profiles of the Seeds of Carica Papaya L.”, biji pepaya dapat melawan tiga jenis jamur, salah satunya adalah yang dapat menyebabkan infeksi jamur. 

Sedangkan penelitian lainnya yang berjudul “Effectiveness of dried Carica papaya seeds against human intestinal parasitosis: a pilot study” mengatakan bahwa biji pepaya dapat memiliki fungsi yang efektif apabila dikeringkan dan dicampur dengan madu untuk melawan parasit di usus. Biji pepaya juga dapat melancarkan fungsi usus serta menghilangkan jenis-jenis infeksi yang dapat menyerangnya.

Penelitian-penelitian yang sudah dilakukan ini masih harus dikaji lebih dalam, mengingat untuk memutuskan suatu hal yang bersifat medis tidak dapat sembarang dipublikasikan. Maka dari itu, penting untuk diteliti lebih lanjut mengenai hubungan antara biji pepaya, jamur dan parasit, madu, serta fungsi usus.

3. Mengandung sifat antikanker

Karena mengandung antioksidan, biji pepaya dikatakan dapat mencegah terjadinya penyakit kanker. Hal ini dibuktikan dengan penelitian yang diterbitkan oleh Nutrition and Cancer pada tahun 2014 yang menyatakan bahwa biji pepaya memiliki sifat anti kanker dikarenakan kaya akan nutrisi dan antioksidan.

Sifat antikanker pada biji pepaya juga didukung oleh penelitian-penelitian lain yang telah dilakukan, salah satunya adalah penelitian pada studi tabung reaksi. Penelitian pertama yang berjudul “Cancer chemopreventive effects of the flavonoid-rich fraction isolated from papaya seeds” menyatakan bahwa ekstrak biji pepaya dapat mengurangi peradangan dan menghambat berkembangnya sel kanker.

Sedangkan penelitian studi tabung reaksi lainnya yang berjudul “Papaya black seeds have beneficial anticancer effects on PC-3 prostate cancer cells” menjelaskan bahwa biji pepaya dapat meredakan pertumbuhan sel kanker prostat. Walaupun sudah ada beberapa penelitian-penelitian yang menghubungkan biji pepaya dengan sifat antikanker, tetap diperlukan evaluasi lebih lanjut mengenai hubungannya dengan pertumbuhan sel kanker pada manusia.

4. Menjaga kesehatan hati

4. Menjaga kesehatan hati

Selain berfungsi untuk usus dan ginjal, biji pepaya juga memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan hati Sobat Pintar. Kandungannya yang kaya akan nutrisi dikatakan dapat mengobati sirosis atau kerusakan hati kronis. Selain itu, biji pepaya juga dapat menjadi zat yang mendetoks secara alami untuk hati apabila Sobat Pintar mengkonsumsinya secara berkala. Biji pepaya dapat menyehatkan dan menjadi stimulus untuk fungsi hati.

Cara mengkonsumsi biji pepaya untuk kesehatan hati dapat dilakukan dengan cara menumbuk atau menghancurkan 5-6 biji pepaya dan dimasukkan ke dalam makanan atau minuman pilihan Sobat Pintar. Konsumsi yang rutin dalam dua kali dalam satu hari selama satu bulan dapat membalikan fungsi hati menjadi lebih sehat.

Pengobatan dengan cara seperti ini sering dilakukan di Cina. Biasanya, para tenaga medis di Cina menggunakan takaran sekitar satu sendok teh biji pepaya yang sudah ditumbuk untuk mendetoksifikasi hati. Biji pepaya juga mengandung karbohidrat dalam takaran rendah, air, serta abu yang mana dapat diandalkan dalam mengobati penyakit hati lainnya, yakni hepatitis.

Biji pepaya ternyata memiliki banyak manfaat yang dapat berguna untuk menunjang kesehatan Sobat Pintar. Karena kandungannya yang berlimpah akan antioksidan dan nutrisi, tidak ada salahnya bagi Sobat Pintar untuk mengonsumsinya juga sesekali untuk merawat organ-organ dalam tubuh Sobat Pintar yang dapat diatasi dengan biji pepaya.

Namun, konsumsi biji pepaya juga harus dilakukan sesuai dengan takaran yang dianjurkan. Lebih baik bertanya kepada pihak yang lebih ahli untuk rekomendasi konsumsinya karena apabila terlalu banyak mengonsumsi, dikhawatirkan akan terjadi risiko yang tidak Sobat Pintar inginkan.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
28 Oct 2021
mobile-close
Pinjam kilat 50 juta!Download