Mengenal ISO, Mulai dari Tujuan dan Jenisnya

15 Jul 2021 by Laruan

Apakah Sobat Pintar pernah mendengar ISO? Ya, ini merupakan singkatan dari The International Organization for Standardization yakni lembaga pengembangan sekaligus pusat informasi mengenai standarisasi dan compliance di bidangnya. 

Kaitannya dengan hal itu, lembaga ini menyediakan berbagai layanan dalam hal training, konsultasi, hingga sertifikasi. 

Nah, secara menyeluruh, standarisasi ini diperlukan untuk memudahkan masyarakat dan pebisnis dalam hal perdagangan, perjalanan, hingga kolaborasi antar negara. 

Adapun standarisasi yang dimaksud termasuk di antaranya ilmu pengetahuan, pengukuran, kualitas, manufaktur, ilmu lingkungan, keselamatan, dan perdagangan. 

Diketahui, ISO merupakan anak dari dua organisasi berbeda yakni International Federation of the National Standardizing Associations (ISA) didirikan tahun 1929 di New York dan United Nations Standards Coordinating Committee (UNSCC).

Awal mula terbentuknya dimulai pada tahun 1946. Saat itu, 25 negara mengirimkan perwakilannya ke London tepatnya di Institute of Civil Engineers. 

Pertemuan tersebut membahas tentang pembentukan standar industri yang dapat diaplikasikan dan diadopsi secara global. Hingga akhirnya, lembaga ini resmi didirikan pada tanggal 23 Februari 1947 dan bertahan sampai saat ini. 

Mengenal ISO, Mulai dari Tujuan dan Jenisnya

Selama enam dekade berdiri, ISO telah menetapkan lebih dari 16.500 standarisasi yang digunakan secara internasional. Mulai dari peti kemas, telepon kartu, protokol komputer, perbankan, hingga metode pengujian lainnya yang dipakai untuk memudahkan perdagangan, perjalanan, dan kerjasama penelitian secara menyeluruh di dunia. Saat ini, lembaga ini dikelola oleh Sekretariat Pusat yang ada di Jenewa, Swiss. 

Selain itu, dalam praktiknya, lembaga ini menjembatani 157 lembaga standar nasional yang ada di seluruh dunia dan ini merupakan lembaga non pemerintah. 

Meskipun termasuk dalam lembaga swasta, tapi organisasi ini telah banyak berpartisipasi dalam berbagai kegiatan pemerintahan. Lembaga ini merupakan organisasi demokratis yang mana setiap anggotanya memiliki satu suara. Tak hanya itu, setiap negara juga mempunyai pengaruh yang sama serta menerapkan standar yang bersifat sukarela tanpa adanya pengaruh dan paksaan dari pihak tertentu. 

Dalam menerapkan standar, organisasi ini melakukannya berdasarkan kualitas, keamanan, dan pertukaran dalam produk, standar lingkungan, bahasa teknis dan terminologi umum, klasifikasi bahan, pengujian, analisis, dan lainnya. 

Tanpa adanya standarisasi internasional, setiap negara cenderung akan kesulitan dalam melakukan perdagangan yang efisien dan menguntungkan. 

Masih ada jenis dan tujuan yang penting untuk diketahui. Yuk, simak penjelasannya!

Jenis ISO 

Secara umum ISO memiliki beberapa jenis standar yang digunakan secara global. Berikut enam tipe yang banyak digunakan di Indonesia. 

1. ISO 9001 

Standar ISO ini membantu perusahaan mengidentifikasi, mendokumentasikan, dan meningkatkan sistem yang dapat memenuhi kebutuhan konsumen secara tertulis maupun tersirat, seperti: 

  • Standar keamanan
  • Manufaktur ramah lingkungan
  • Efisiensi produksi yang diharapkan
  • Spesifikasi dimensi dan fungsional 

Tipe ini cenderung secara efektif meminimalisir kesalahan dan pemborosan. 

2. ISO/IEC 17025

ISO/IEC 17025 ini dipakai oleh perusahaan yang memiliki persyaratan lembaga pengujian seperti laboratorium dan tipe yang standar. 

Dengan ISO/IEC 17025 ini, laboratorium dapat berfungsi secara baik, kompeten, dengan hasil lab yang valid. Sehingga mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat pada pekerjaan mereka secara nasional maupun global. Tak hanya itu, ISO/IEC 17025 juga memungkinakn kerjasama antar laboratorium dengan badan-badan terkait. 

3. ISO 28000

ISO 28000 adalah standar yang menetapkan aspek-aspek tertentu sehingga dapat membantu organisasi dalam menilai ancaman keamanan dan mengelolanya ketika muncul dalam rantai pasokan organisasi tersebut. 

Selain itu, dengan tipe ini diharapkan organisasi dapat menentukan langkah-langkah keamanan yang tepat sehingga mampu melindungi properti organisasi dari segala ancaman.

4. ISO 50001

ISO 50001 memberikan persyaratan agar organisasi dapat mengembangkan, mengimplementasikan, dan meningkatkan Sistem Manajemen Energi. Sehingga memudahkan organisasi untuk meningkatkan kinerja, efisiensi, penggunaan, dan konsumsi. 

Tipe ini menetapkan pengukuran, dokumen, hingga laporan yang memungkinkan organisasi untuk memantau kemajuan karyawan. 

Selain itu, tipe ini juga akan mengharuskan organisasi membuat kebijakan baru yang menjadikan energi lebih efisien. 

5. ISO 14001 

ISO 14001 merupakan tipe dengan standar internasional yang diakui secara luas sehingga dapat menetapkan persyaratan untuk organisasi dengan tujuan meningkatkan kinerja lingkungan dan efisiensi operasional. 

Selain itu, tipe ini juga membantu organisasi dalam mengelola penggunaan sumber daya alam secara efisien dalam jangka pendek dan panjang sehingga berdampak positif pada lingkungan. 

6. ISO 22000

ISO 22000 merupakan standar internasional terkait sistem manajemen keamanan pangan. tipe ini pertama kali didirikan tahun 2005 dan berlaku untuk semua organisasi yang terlibat dalam rantai makanan. Fungsi utamanya adalah untuk memastikan keamanan pangan. 

Tipe ini berfungsi sebagai mengurangi sekaligus menyelaraskan semua bagian dari rantai pasokan makanan dari produsen ke konsumen dan membantunya mengurangi bahaya pangan sekaligus mengendalikan risiko kontaminasi pangan. 

Tujuan ISO 

ISO adalah salah satu persyaratan jika Sobat Pintar ingin memiliki bisnis yang dapat bersaing secara global. Hal ini dilakukan agar produk yang dihasilkan lebih terpercaya. Selain itu, ada sejumlah fungsi mengapa ISO penting bagi organisasi dan pengusaha. 

1. Meningkatkan Kredibilitas

Dengan menggunakan ISO, perusahaan Sobat Pintar akan memiliki kredibilitas yang baik. Hal ini penting terutama jika Sobat Pintar ingin bersaing di pasar internasional. Dengan ISO, maka para calon konsumen akan lebih merasa aman dan percaya dengan produk atau layanan yang Sobat Pintar miliki. 

2. Mengoptimalkan Kinerja Karyawan

Jika perusahaan yang Sobat Pintar kelola telah memiliki visi, misi, dan sistem sesuai standar, maka diharapkan kinerja karyawan akan lebih optimal dan efisien. Sehingga dapat meningkatkan kualitas dirinya sesuai dengan standar perusahaan yang telah ditetapkan. 

3. Meningkatkan Goodwill Perusahaan 

Apabila perusahaan memiliki good will maka ia akan dipandang memiliki citra yang baik oleh perusahaan lain. Selain itu, dengan sertifikat ISO yang ditetapkan perusahaan, maka nilai perusahaan akan menjadi lebih positif. Dengan begitu, akan membawa keuntungan bagi perusahaan sehingga banyak mitra yang bekerjasama.

4. Mencegah Pemborosan 

Dalam setiap urusan bisnis yang dijalankan, tentunya kendala, rintangan, dan tantangan selalu datang menerjang. 

Oleh sebab itu, Sobat Pintar harus mengantisipasi untuk mengatasi permasalahan tersebut. 

Dengan standarisasi produk, maka permasalahan tersebut dapat diatasi sehingga mampu mencegah layanan buruk atau produk yang tidak baik yang akan merugikan perusahaan atau konsumen.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk