Mempersiapkan Dana (Tabungan) Pensiun Sejak Dini

23 Jul 2021 by Laruan

Apakah Sobat Pintar termasuk salah satu generasi milenial? Jika ya, berarti besar kemungkinan Sobat Pintar untuk lupa menabung demi mempersiapkan dana (tabungan) pensiun sejak dini.  Saat ini, banyak dari generasi milenial berpikir bahwa penghasilannya sekarang akan terus berkelanjutan sampai tua. Nyatanya, salah satu penelitian di Amerika Serikat baru-baru ini menunjukkan bahwa seperempat dari seluruh subyek penelitian yang berumur 50an tahun belum memiliki dana (tabungan) pensiun yang dapat mereka andalkan. Bayangkan, sudah tidak ada dana pensiun muncul pandemi Corona pula yang lebih mengekang dompet dan mental banyak orang. Alhasil, kepanikan terhadap masa depan mulai menggantikan kepanikan terhadap virus Corona.

Mempersiapkan Dana (Tabungan) Pensiun

Tips #1: Atur Keuangan Menjadi Dua Bagian!

Bagian yang dimaksud adalah dana simpanan/darurat dan dana pensiun.

Bagi yang belum paham, dana simpanan/dana darurat bisa Sobat Pintar kumpulkan untuk tujuan jangka pendek seperti beli mobil baru, rumah baru, komputer baru, membayar anak kuliah, dsb. Jenis dana ini Sobat Pintar siapkan untuk keadaan darurat atau “simpanan sementara dana pensiun” syukur-syukur kalau Sobat Pintar membatalkan rencana untuk membeli rumah baru kelak. Ada baiknya kalau kebiasaan konsumtif Sobat Pintar yang kurang penting juga ikut dikurangi dan simpan untuk dana darurat. 

Beda dengan dana simpanan, dana pensiun lebih kepada tujuan jangka panjang seperti persediaan saat mencapai umur 50 tahun atau biaya rumah sakit nanti. Mempersiapkan dana (tabungan) pensiun sejak dini memang tidak mudah dan membutuhkan disiplin serta perencanaan yang matang. Sebab, dana ini tidak boleh “disentuh” dan Sobat Pintar harus menganggapnya “tidak ada” untuk mengurangi keinginan konsumtif Sobat Pintar.

Tips #2: Belajar dan Investasi!

Orang bijak pernah berpendapat kalau kita tidak boleh merasa nyaman terhadap apa yang sudah kita miliki dan jangan pernah serakah. 

Setiap orang memiliki perencanaan yang berbeda-beda. Ada yang memiliki aset seperti tanah atau rumah; ada yang memiliki pekerjaan tetap dengan gaji bulanan. Siapapun Sobat Pintar, buatlah perencanaan sesuai dengan diri sendiri dan jangan ikut-ikut orang lain. Sebab, beda orang beda tingkat toleransi terhadap resiko. 

Orang yang memiliki aset bisa menanamkan sebagian besar uang pada instrumen investasi teraman seperti reksadana atau deposito. Disini, kami tidak menganjurkan investasi saham sebab memiliki tingkat resiko yang tinggi, tapi jika memang ingin berinvestasi saham, pilihlah saham blue-chip karena lebih stabil. Asal jangan pernah serakah.

Orang yang masih bekerja tidak selamanya akan berada di usia produktif dan karena itu perlu perencanaan yang terstruktur. Sobat Pintar bisa mulai dengan belajar untuk mengurangi pengeluaran yang bersifat konsumtif, melihat apa yang penting dan tidak penting untuk dibeli dan selebihnya bisa memasukkan uang ke dalam dana simpanan/darurat. 

Tips #3: Buat Bagan “Cash flow” untuk Diri Sendiri!

Cash flow emang terdengar rumit tapi tidak sesulit yang Sobat Pintar pikirkan. Cash flow lebih kepada pemahaman seseorang terhadap sumber pendapatan dan pengeluarannya. Jadi untuk mempersiapkan dana (tabungan) pensiun sejak dini, Sobat Pintar harus mengetahui apa yang menjadi sumber pendapatan dan pengeluaran bulanan Sobat Pintar dengan harapan dapat memangkas beberapa pengeluaran yang kurang penting.

Langkah-langkah pembuatan cash flow pribadi adalah sebagai berikut:

  1. Mulailah dengan membuat kolom sederhana dan tulislah sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran Sobat Pintar, beserta jumlahnya masing-masing.
  2. Lihatlah dibagian pengeluaran Sobat Pintar, adakah pengeluaran yang tidak terlalu penting?
  3. Jika ada, buatlah kolom tambahan dan masukkan dana yang sudah “bebas” disitu.
  4. Perhitungkan apakah dana “bebas” ingin anda masukkan ke dalam dana darurat atau dana pensiun. Dana pensiun tidak boleh Sobat Pintar “sentuh” sama sekali.

Kesimpulan & Saran

Mempersiapkan dana (tabungan) pensiun sejak dini perlu perencanaan yang pas, sebab beda orang beda rencana dan toleransi resikonya. Buatlah bagan cash flow untuk membantu melihat potensi keuangan Sobat Pintar.    Sampai disini, beberapa kiat di atas dapat dijadikan acuan dalam merencanakan dana pensiun sedini mungkin. Cash flow bersifat “fleksibel” disini, Sobat Pintar dapat melakukan modifikasi bagan sesuai dengan potensi anda.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
mobile-closeKredit PintarDownload