Kenali Istilah Pre-Order (PO) dan Cara Kerjanya Sebelum Mulai Berjualan

29 Jun 2021 by Laruan, Last edit: 16 May 2022
Pre-Order

Pre-order (PO) adalah sebuah sistem di mana Sobat Pintar menjual produk yang belum ada bentuk fisiknya atau belum diproduksi. 

Sistem ini juga bisa diartikan ketika sebuah produk dipasarkan sebelum resmi diluncurkan. Hal ini membuat pembeli dapat memesan produk terlebih dahulu dan membayarnya sebelum produk tersebut tersedia. 

Strategi pemesanan sebelum produksi diakui efektif dalam menciptakan sebuah kehebohan dan eksklusivitas bagi pelanggan terhadap suatu produk.

Simak ulasan selengkapnya untuk dapatkan tips memulai dan tips sukses berbisnisnya.

Kapan bisnis menggunakan sistem Pre-Order? 

Biasanya penjual menerapkan sistem Pre-Order karena ingin menghindari kerugian akibat stok barang yang tidak laku terjual.

Dengan sistem ini, pembeli dapat dengan pasti menghitung jumlah barang yang harus di-order dan kemudian dikirim atas permintaan pelanggan. 

Namun bagi brand tertentu, sistem pemesanan sebelum produksi adalah strategi untuk meluncurkan produk terbaru dengan membangun hype dan rasa urgensi untuk memesan produk. 

Hal ini dapat membangun momentum dan meningkatkan permintaan. Sistem pemesanan sebelum produksi dapat digunakan ketika:

  1. UKM yang baru saja meluncurkan bisnis baru ke pasar
  2. Keluaran produk terbaru
  3. Produk limited edition
  4. Promosi besar atau diskon untuk produk yang sudah ada.

Bagaimana cara kerjanya?

Cara kerja pemesanan sebelum produksi cukup simple. Pembeli akan memesan barang yang diinginkan dan membayar uang muka dalam jumlah tertentu. Setelah barangnya dikirim, mereka akan membayar sisanya. 

Ada juga sistem PO yang memberlakukan pembayaran penuh di depan. 

Keuntungan menggunakan sistem Pre-Order

Kenali Istilah Pre-Order (PO) dan Cara Kerjanya Sebelum Mulai Berjualan

Berikut ini adalah beberapa keunggulan ketika menjalankan bisnis dengan sistem pemesanan sebelum produksi (PO):

1.  Penjualan dan penghasilan terjamin

Sistem pemesanan sebelum produksi dapat memberi penjual gambaran kira-kira berapa banyak produk yang harus diproduksi. Dengan begitu, penjualan dan penghasilan pun terjamin. 

Karena pembeli sudah melakukan sebagian pembayaran, penjual pun tidak perlu mengeluarkan modal terlalu besar untuk membeli produk dari supplier. 

2. Pengelolaan inventaris yang lebih baik

Keuntungan sistem pemesanan sebelum produksi berikutnya adalah keamanan dalam menjaga kuantitas stok barang. Penjual dapat memahami berapa banyak permintaan yang masuk sehingga dapat memperkirakan jumlah stok. 

Sistem ini juga mengurangi risiko kelebihan stok yang tidak terjual yang tentunya juga mengurangi kerugian. 

3. Menimbulkan buzz atau hype

Biasanya hal ini lebih ke arah peluncuran produk baru dari brand besar. Contohnya, sebelum Iphone terbaru dirilis ke pasar, mereka akan membuka sistem PO dengan jumlah terbatas. 

Hal ini menimbulkan kehebohan dan membuat pelanggan berlomba-lomba untuk memesan terlebih dahulu agar tidak kehabisan stok. 

Dengan adanya buzz ini pun, semakin banyak orang yang tertarik dan permintaan pun semakin besar yang dapat meningkatkan penjualan pada saat peluncuran.

Kekurangan dari sistem pre-order

Tidak hanya keuntungan, tetapi ada juga beberapa kerugian yang dapat muncul akibat sistem pemesanan sebelum produksi, yaitu: 

1. Menunggu barang terlalu lama sehingga tidak membuat pelanggan tertarik

Pada umumnya ketika memesan melewati cara pemesanan sebelum produksi, pelanggan harus lebih lama menunggu barang sampai ke tangan mereka sehingga mengurungkan niat untuk membeli. 

Barang bisa sampai dalam kurun waktu 2 minggu bahkan sebulan. Ada pelanggan yang lebih memilih untuk membeli barang ready stock agar tidak perlu menunggu lama. 

Ada juga kasus di mana barang sudah sampai di tangan penjual, namun pembeli membatalkan karena telah menunggu terlalu lama. Hal ini menjadi kekurangan yang harus Sobat Pintar perhatikan dari sistem pemesanan sebelum produksi. 

2. Produsen atau supplier telat menyediakan barang

Jika produksi dilakukan sendiri, hal ini tidak menjadi masalah. Namun, jika Sobat Pintar menjual produk yang berasal dari produsen, kapan barang bisa dikirim ke pelanggan bergantung dengan apakah produsen atau supplier bisa menyalurkan barang tepat waktu. 

Salah satu contoh kejadian adalah peluncuran Sony Playstation 2 di Oktober 2000. 

Penjualan pemesanan sebelum produksi melonjak. Namun, Sony menyadari bahwa mereka tidak dapat memenuhi permintaan manufaktur dan memberi tahu pengecer bahwa mereka akan sangat mengurangi pengiriman peluncuran mereka.

Hal ini mengakibatkan pembatalan dan antrean panjang untuk membeli produk ini dengan ready stok terbatas di toko seperti Walmart

Masalahnya ada di pihak Sony, tetapi sebagian besar pelanggan kecewa dengan pengecer yang tidak dapat memenuhi pesanan di muka yang telah mereka bayar. 

Maka dari itu, Sobat Pintar harus memastikan bahwa supplier dapat memenuhi pesanan pelanggan datang tepat waktu. 

3. Strategi yang gagal dapat merusak citra bisnis 

Seperti yang telah dijelaskan di atas, jika kampanye yang dilakukan gagal, contohnya barang tidak datang sesuai dengan janji yang sudah diberikan, maka akan menimbulkan kekecawaan dari pelanggan. 

Hal ini dapat merusak citra bisnis Sobat Pintar dan pelanggan pun tidak akan membeli lagi dari Sobat Pintar. 

Tips sukses berbisnis dengan sistem Pre-Order

Sebelum berjualan, ada baiknya Sobat Pintar merencanakan terlebih dahulu strategi yang tepat dalam menjalankan sistem pemesanan sebelum produksi agar bisnis Sobat Pintar bisa sukses. 

Hal ini untuk menghindari masalah-masalah yang bisa saja muncul dikarenakan perencanaan yang kurang matang. 

Ikuti beberapa tips sukses berbisnis dengan sistem Pre-Order: 

  1. Pilih supplier yang tepat. Jika Sobat Pintar ingin menjual kembali produk dari supplier, pastikan bahwa supplier tersebut bisa dipercaya dan dapat mengirim barang tepat waktu. 
  2. Cek terlebih dahulu kualitas produk. Sebelum menjual ada baiknya Sobat Pintar lakukan terlebih dahulu pengecekan kualitas produk yang ingin Sobat Pintar jual. 
  3. Buat jadwal pemesanan sebelum produksi. Sobat Pintar bisa menentukan kapan waktu untuk menerima pesanan pemesanan sebelum produksi. Apakah sekali dalam sebulan, apakah dua kali, dari tanggal berapa sampai berapa PO di buka? 
  4. Komunikasikan dengan baik. Sampaikan apa saja syarat dan ketentuan yang harus diperhatikan oleh pelanggan, cara pembayaran, berapa lama barang baru akan dikirim, dan alur pemesanan secara tepat. 
  5. Bangun tim. Jika Sobat Pintar memiliki target penjualan yang besar, maka Sobat Pintar akan butuh bantuan dari orang lain. Sobat Pintar bisa mempekerjakan staff atau admin yang dapat membantu Sobat Pintar dalam proses penjualan. 
  6. Optimalkan media sosial. Gunakan media sosial sebagai strategi pemasaran untuk menawarkan dan mempromosikan produk yang Sobat Pintar jual. 
  7. Bentuk kelangkaan atau urgensi terhadap produk. Sobat Pintar bisa menggunakan strategi ini jika akan meluncurkan produk baru menggunakan sistem pemesanan sebelum produksi. 
  8. Persiapkan jika pesanan melonjak. Sobat Pintar harus memikirkan skenario jika pesanan Sobat Pintar akan melonjak. Apakah Sobat Pintar mampu memenuhi pesanan jika naik 2x lipat dari target? Catat semua pesanan secara detail dan kurangi kesalahan sebisa mungkin. 

Kesimpulan

Dari penjelasan diatas, Sobat Pintar bisa lebih mengenal tentang apa itu sistem Pre-Order dan bagaimana cara kerjanya.

Sistem pemesanan sebelum produksi memiliki keunggulan dan kekurangan, asalkan dapat dijalankan dengan perencanaan yang matang, jualan Sobat Pintar bisa laku dan menguntungkan bagi bisnis Sobat Pintar. 

Mudah-mudahan tips di atas bermanfaat dan dapat membantu Sobat Pintar dalam menjalankan bisnis pemesanan sebelum produksi yang sukses. 


Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
16 May 2022
mobile-close
Pinjam kilat 50 juta!Download