Mana yang Lebih Baik, Jadi Karyawan atau Entrepreneur?

08 Nov 2018 by Edwin

“Entrepreneur!” Jawaban dari mayoritas pikiran Sobat Pintar terdengar serempak. Memang sih di masyarakat kita tertanam pola pikir bahwa entrepreneur adalah profesi yang lebih baik dibandingkan karyawan. Sementara, selama ini profesi karyawan dipandang sebagai batu lompatan saja.

Kisah Inspiratif: Karyawan Biasa jadi Entrepreneur Sukses jadi judul yang paling menonjol di rak-rak toko buku. Seminar-seminar bertajuk Langkah Jadi Entrepreneur Sukses pun banyak dihadiri orang yang nggak bahagia karena bekerja sebagai karyawan. Mereka yang mendewakan kewirausahaan menganggap kalau kerja sebagai karyawan hanya fase sementara saja, hingga mereka buka usaha sendiri nantinya. Seolah pada akhirnya, semua orang harus jadi entrepreneur agar mendapat predikat “sukses” dari masyarakat.

Memang sih, berwira usaha punya beberapa keunggulan yang didambakan para karyawan, seperti:

    • Fleksibilitas waktu
    • Kemungkinan untuk dapat penghasilan tak terbatas
    • Kesempatan eskalasi sukses dalam waktu singkat terbuka lebar

Namun, kondisi karyawan tidak sepenuhnya ‘di bawah’ entrepreneur kok, karena:


Prestasi bisa diraih di mana saja

Bekerja itu kudu sepenuh hati! Baik karyawan maupun entrepreneur harus menunjukkan kalau mereka punya kesungguhan dalam bekerja. Mau profesi apapun, kalau mau meraih keberhasilan ya harus menunjukkan kinerja dan hasil yang baik. Walaupun selama ini kesuksesan wirausaha yang menjadi headline, kesuksesan karyawan juga tidak bisa diremehkan! Karena pada akhirnya, Sobat Pintar sendiri yang merasakan dampak keberhasilannya.

Sukses itu bukan soal profesi, tapi soal pencapaian.


Jalan hidup orang beda-beda

Nih, nggak semua orang punya passion jadi pengusaha. Nggak semua orang punya jiwa berwirausaha. Dari sisi yang lain, nggak semua orang bisa kerja di bawah tekanan dengan jam kerja tetap. Jalan hidup dan kemampuan setiap orang berbeda-beda pula. Ada yang memang cocok jadi entrepreneur, ada pula yang lebih nyaman bekerja di dalam kantor. Karena dalam pekerjaan, Sobat Pintar harus menikmatinya. Jadi jangan berkecil hati ya kalau Sobat Pintar berprofesi sebagai karyawan!


Karyawan punya penghasilan yang stabil

Poin plus untuk karyawan! Meski entrepreneur punya kemungkinan untuk dapat penghasilan tak terbatas, setiap bulannya karyawan pasti dapat jumlah gaji yang pasti pada tanggal yang sama. Selain hati tenang karena penghasilan yang pasti tiap bulannya, masih ada bonus tahunan atau tunjangan hari raya. Belum lagi kalau dalam kontrak kerja menyebutkan kalau karyawan berhak atas berbagai tunjangan, seperti uang transport, uang makan siang, hingga uang lembur.


Yang bisa cepat kaya bukan entrepreneur aja!

Siapa bilang yang bisa cepet kaya hanya entrepreneur? Ya memang sih kemungkinan buat raih keuntungan tak terbatas terbuka lebar untuk para pengusaha. Namun tak menutup kemungkinan untuk karyawan cepat mengumpulkan kekayaan. Caranya bisa meningkatkan performance dan memberi dampak lebih ke perusahaan agar bisa naik gaji. Atau kalau ingin cara yang lebih cepat, bisa mulai Pendanaan P2P Lending di Kredit Pintar.


Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi dan tips lain yang bermanfaat.

mobile-closeKredit PintarDownload