Memiliki hunian pribadi adalah impian terbesar bagi banyak Sobat Pintar, terutama bagi kamu yang baru menikah atau sedang meniti karier di kota besar. Namun, tantangan terbesarnya sering kali terletak pada harga properti yang terus meroket setiap tahunnya, sementara kenaikan gaji terasa tidak sebanding dengan inflasi harga tanah. Di tahun 2026 ini, program KPR (Kredit Pemilikan Rumah) Subsidi atau yang sering dikenal dengan skema FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) masih menjadi solusi primadona karena menawarkan bunga rendah dan angsuran yang sangat terjangkau bagi masyarakat.

Banyak orang ragu mengajukan rumah subsidi karena takut cicilannya memberatkan atau bingung dengan syarat administrasinya yang dianggap rumit. Padahal, dengan mengetahui cicilan perumahan subsidi yang sebenarnya, kamu akan sadar bahwa biaya bulanannya mungkin lebih murah daripada membayar uang sewa kos atau kontrakan petak. Melalui artikel ini, kita akan membedah tuntas simulasi angsuran terbaru, batas harga rumah di berbagai wilayah, hingga syarat gaji agar pengajuan kamu disetujui oleh bank penyalur.
Mengenal KPR Subsidi dan Keuntungan Utamanya
Sebelum masuk ke hitung-hitungan angka, kamu perlu memahami apa yang membuat program ini sangat spesial dan diburu banyak orang. KPR Subsidi adalah bantuan pembiayaan perumahan dari pemerintah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Keunggulan utamanya terletak pada suku bunga flat atau tetap sebesar 5% per tahun hingga lunas.
Berbeda dengan KPR komersial yang bunganya bisa melambung tinggi mengikuti pasar atau floating rate setelah masa promo habis, cicilan rumah subsidi tidak akan pernah naik sepeser pun selama masa tenor hingga 20 tahun. Selain itu, uang muka (DP) yang diminta sangat ringan, mulai dari 1% saja dari harga rumah, serta bebas PPN (Pajak Pertambahan Nilai) sebesar 11% yang biasanya menjadi beban berat bagi pembeli rumah komersial.
Baca juga: 7 Rekomendasi Model Teras Rumah Masa Kini, dijamin Anti Norak!
Daftar Harga Rumah Subsidi Terbaru Berdasarkan Wilayah
Pemerintah melalui Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) menetapkan batasan harga jual rumah subsidi yang berbeda-beda tergantung zonasi wilayah. Hal ini dilakukan karena harga tanah dan material bangunan di setiap pulau tentu berbeda. Berdasarkan aturan terbaru yang menjadi acuan di tahun 2026, berikut adalah kisaran harga maksimal rumah subsidi yang bisa kamu jadikan patokan saat survei lokasi.

Wilayah Jawa dan Sumatera
Bagi Sobat Pintar yang tinggal di Pulau Jawa (kecuali Jabodetabek) dan Pulau Sumatera, harga maksimal rumah subsidi dipatok di angka Rp166.000.000. Wilayah ini mencakup kota-kota industri yang sedang berkembang di mana kebutuhan hunian sangat tinggi.
Wilayah Jabodetabek dan Nusa Tenggara
Khusus untuk area Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), serta Kepulauan Maluku, Bali, dan Nusa Tenggara, batas harga jualnya sedikit lebih tinggi yakni Rp185.000.000. Kenaikan batas ini menyesuaikan dengan harga tanah di area metropolitan yang sudah sangat tinggi.
Wilayah Kalimantan dan Sulawesi
Untuk Pulau Kalimantan, batas harga jualnya adalah Rp182.000.000. Sedangkan untuk wilayah Pulau Sulawesi, Bangka Belitung, Kepulauan Mentawai, dan Kepulauan Riau, harga maksimalnya adalah Rp173.000.000.
Wilayah Papua
Mengingat biaya logistik yang tinggi, wilayah Papua dan Papua Barat memiliki batasan harga tertinggi, yaitu Rp240.000.000. Harga ini adalah harga patokan tertinggi, artinya pengembang tidak boleh menjual melebihi harga tersebut untuk unit subsidi, sehingga kamu terlindungi dari spekulasi harga pasar yang liar.
Baca juga: Ini Estimasi Biaya Rumah Ukuran 10×12
Syarat Gaji dan Dokumen Pengajuan di Tahun 2026
Agar program ini tepat sasaran, pemerintah memberikan batasan penghasilan bagi pemohon agar tidak disalahgunakan oleh orang kaya. Di tahun 2026, aturan mengenai batas gaji atau penghasilan pokok penerima KPR subsidi umumnya adalah maksimal Rp8.000.000 per bulan untuk kepemilikan rumah tapak. Angka ini berlaku baik untuk kamu yang masih lajang maupun yang sudah berkeluarga (penghasilan gabungan suami istri dalam slip gaji).
Berikut syarat umum lainnya yang wajib kamu penuhi:
- Warga Negara Indonesia (WNI) dan berdomisili di Indonesia (dibuktikan dengan KTP).
- Berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah.
- Penerima dan pasangan belum memiliki rumah dan belum pernah menerima subsidi perumahan pemerintah sebelumnya.
- Masa kerja atau usaha minimal 1 tahun (dibuktikan dengan surat keterangan kerja atau izin usaha).
- Memiliki NPWP dan telah melaporkan SPT Tahunan PPh orang pribadi sesuai perundang-undangan.
Simulasi Cicilan Perumahan Subsidi 2026
Agar Sobat Pintar punya gambaran nyata dan bisa mengukur kemampuan bayar, mari kita buat simulasi perhitungan cicilan. Kita akan menggunakan contoh harga rumah di wilayah Jabodetabek yang merupakan zona dengan harga Rp185 juta, dengan asumsi bunga tetap 5% dan uang muka (DP) 1%.
Rincian Biaya Awal
- Harga Rumah: Rp185.000.000
- Uang Muka (DP 1%): Rp1.850.000
- Plafon Pinjaman (KPR): Rp183.150.000 (Harga rumah dikurangi DP)
Estimasi Cicilan Bulanan (Bunga 5% Flat)
- Tenor 10 Tahun: Cicilan sekitar Rp1.940.000 per bulan.
- Tenor 15 Tahun: Cicilan sekitar Rp1.450.000 per bulan.
- Tenor 20 Tahun: Cicilan sekitar Rp1.220.000 per bulan.
Melihat angka di atas, cicilan sebesar Rp1,2 jutaan per bulan untuk tenor panjang tentu sangat terjangkau, bahkan bagi pekerja dengan gaji UMR sekalipun. Nominal ini jauh lebih ringan dibandingkan cicilan KPR komersial untuk harga rumah yang sama, yang bisa mencapai Rp2 jutaan per bulan karena bunga yang lebih tinggi.
Baca juga: 7 Tips Membeli Rumah Idaman Terbaik
Biaya Tambahan yang Perlu Disiapkan di Awal
Meskipun DP dan cicilannya murah, Sobat Pintar tidak boleh lupa bahwa ada biaya-biaya lain yang harus dibayarkan secara tunai di awal saat akad kredit. Banyak calon pembeli yang kaget dan gagal akad karena tidak menyiapkan dana ini sebelumnya.

Booking Fee atau Tanda Jadi
Biaya ini dibayarkan kepada pengembang untuk mengunci unit (blok) rumah yang kamu pilih agar tidak dijual ke orang lain. Kisaran biayanya mulai dari Rp500.000 hingga Rp2.000.000. Biasanya, biaya ini akan mengurangi harga jual atau bisa hangus jika kamu membatalkan pembelian secara sepihak.
Biaya Administrasi Bank dan Notaris
Biaya administrasi bank berkisar antara Rp250.000 hingga Rp500.000. Selain itu, ada biaya notaris untuk pengurusan Akta Jual Beli (AJB) dan balik nama sertifikat. Meskipun disubsidi, biaya legalitas ini tetap ada dan besarannya bervariasi tergantung kesepakatan pengembang dan notaris rekanan.
BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan)
Ini adalah pajak pembeli yang harus dibayarkan ke pemerintah daerah. Rumusnya adalah 5% x (Harga Jual – Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak). Kabar baiknya, beberapa daerah memberikan diskon atau pembebasan BPHTB khusus untuk rumah subsidi, jadi pastikan kamu mengecek aturan pemda setempat.
Saldo Blokir Angsuran
Biasanya bank penyalur KPR akan meminta kamu mengendapkan dana sebesar 1 kali atau 2 kali angsuran di rekening tabungan sebagai jaminan pembayaran angsuran pertama. Dana ini akan tetap ada di rekening kamu namun tidak bisa ditarik alias diblokir.
Secara total, Sobat Pintar disarankan menyiapkan dana cadangan (“uang pegangan”) sekitar Rp10 juta hingga Rp15 juta di luar cicilan pertama untuk melunasi semua biaya administrasi ini agar proses serah terima kunci berjalan lancar tanpa hambatan.
Baca juga: Model Rumah 6×8 Biaya 30 Juta: Ekonomis dan Modern
Membeli rumah subsidi adalah langkah awal yang cerdas untuk mengamankan masa depan finansial keluarga dan berhenti membuang uang untuk sewa. Dengan mengetahui simulasi cicilan perumahan subsidi yang ternyata sangat terjangkau, kamu tidak perlu menunda lagi keinginan untuk punya rumah sendiri. Segera cek lokasi perumahan incaranmu, siapkan dokumennya, dan ajukan KPR selagi kuota subsidi dari pemerintah di tahun 2026 masih tersedia.
Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech berizin dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman daring bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya.



