Sukses dalam Jual Beli Mobil Bekas dengan 9 Langkah Ini

10 Dec 2021 by Kredit Pintar., Last edit: 21 Sep 2022

Jika Anda tertarik untuk memulai bisnis, pertimbangkan bisnis jual beli mobil bekas. Permintaan akan mobil bekas di negara ini semakin meningkat setiap tahunnya. Masih banyak masyarakat yang lebih memilih beli mobil bekas daripada beli mobil baru karena harga mobil dan pajak lebih murah.

Tapi merintis bisnis memang tidak mudah, apalagi bisnis yang melibatkan barang besar seperti mobil bekas. Bukan berarti Anda tidak bisa memulai bisnis ini dan mendapatkan profit besar. Ada beberapa tips yang akan membantu Anda memulai dan menjalankan bisnis mobil bekas dengan sukses. 

Tips Sukses Jual Beli Mobil Bekas

Ada banyak persiapan yang perlu dilakukan sebelum memulai bisnis mobil bekas. Pastikan untuk membuat daftar persiapan sesuai dengan tips di bawah ini sehingga proses untuk memulai bisnis mobil bekas akan menjadi lebih mudah untuk dilakukan.

Baca juga: 7 Aset Kripto yang Prospektif Dibeli pada 2022

  1. Tentukan Lokasi Showroom yang Terbaik

Meskipun yang akan dijual adalah mobil-mobil yang kondisinya bekas, Anda tetap perlu mempersiapkan showroom yang memadai agar bisa menampung dan memperlihatkan mobil bekas yang Anda jual. Showroom mobil bekas tidak perlu berukuran besar.

Gunakan dana yang ada sebagai modal untuk mempersiapkan showroom jual beli mobil bekas. Pastikan ukurannya pas untuk menyimpan serta memperlihatkan berbagai mobil bekas yang Anda jual sehingga kegiatan jual beli bisa dilakukan dengan lebih maksimal.

Pilih showroom yang lokasinya strategis sehingga pembeli bisa menemukan showroom dengan mudah. Lokasi yang dekat dengan jalan raya adalah lokasi ideal untuk menarik perhatian calon pembeli.

  1. Jual Mobil yang Minat Pasarnya Tinggi

Tentukan mobil bekas yang masih banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Menjual mobil bekas yang tidak terlalu diminati bisa membuat bisnis jual beli mobil bekas tidak berjalan lancar sesuai rencana. Amati jenis mobil yang masih banyak digunakan di sekitar Anda.

Selain itu, sangat penting untuk memilih mobil bekas yang tahun pembuatannya tidak terlalu lama atau usia mobil tidak terlalu tua. Mobil yang terlalu tua memerlukan biaya perawatan yang tidak sedikit dan kurang diminati oleh para pencari mobil yang mempunyai bajet terbatas.

Masyarakat Indonesia juga lebih menyukai merek mobil yang sparepartnya mudah dicari. Pertimbangkan keinginan dan kebutuhan calon pembeli saat mencari mobil bekas untuk dijual kembali.

  1. Hindari Membeli dari Para Makelar

Dalam melaksanakan bisnis jual beli ini, besar kemungkinan Anda akan bertemu dengan banyak makelar mobil. Cobalah untuk menghindari pembelian mobil bekas dari makelar mobil. Dengan membeli dari makelar, Anda tidak bisa memastikan kondisi mobil secara langsung.

Jauh lebih baik untuk menjalankan jual beli mobil bekas dengan membeli mobil bekas langsung dari pemiliknya. Selain lebih menguntungkan karena tidak perlu menggunakan perantara, Anda juga bisa mencari tahu langsung kondisi terkini mobil serta memperkirakan harga jual yang lebih masuk akal.

  1. Berikan Perbaikan pada Mobil yang Akan Dijual

Untuk bisa menaikkan harga jual mobil bekas yang akan Anda jual kembali, langkah paling penting yang tidak boleh dilewatkan adalah memeriksa kondisi mobil tersebut. Pastikan mesin mobil masih dalam kondisi yang bagus serta masih layak untuk digunakan.

Jika memungkinkan, lakukan perbaikan terhadap bagian body mobil. Contohnya Anda bisa mengecat ulang mobil lalu mencuci mobil sebelum memamerkannya di showroom jual beli mobil bekas. Dengan begitu, kondisi mobil bekas yang dipajang di showroom akan tampak bersih, mulus, dan lebih menarik. 

  1. Periksa Kelengkapan Surat Kendaraan

Bagian yang sangat penting saat akan menjual atau membeli mobil bekas adalah memeriksa kelengkapan surat kendaraan. Konsumen tidak ingin mengeluarkan banyak uang untuk sebuah mobil yang surat-suratnya tidak ada. Pastikan untuk memeriksa STNK dan BPKB mobil sebelum membeli.

Selain menyediakan mobil bekas yang STNK dan BPKBnya masih lengkap, tawarkan jasa khusus seperti balik nama untuk surat kendaraan. Kemudahan ini akan membuat calon pelanggan lebih tertarik untuk membeli mobil bekas dari usaha jual beli mobil bekas milik Anda daripada dari showroom lain.

  1. Taati Hukum dan Peraturan yang Berlaku

Ada hukum dan peraturan yang ditetapkan untuk setiap jenis bisnis, termasuk bisnis mobil bekas. Sangat penting untuk menaati peraturan dan hukum ini dengan agar pelanggan dan Anda sama-sama tidak dirugikan ketika transaksi jual beli sedang berlangsung.

Jangan pernah mencoba untuk mengakali hukum karena hal ini bisa membuat bisnis Anda merugi dan kehilangan pelanggan. Pelanggan yang kecewa akan memberikan ulasan negatif karena kualitas mobil dan pelayanan yang diterima tidak sesuai dengan keinginan mereka.

Dengan selalu menaati hukum dan peraturan yang berlaku dalam bisnis jual beli mobil bekas, pelanggan akan merekomendasikan bisnis Anda dan semakin banyak pembeli akan datang.

Baca juga: Apa itu Skala Prioritas dan Kegunaannya untuk Kebutuhan Sehari-hari

  1. Memanfaatkan Networking dalam Berbisnis

Kekuatan networking bisa sangat berguna dalam bisnis apapun, terutama bisnis mobil bekas. Optimalkan peranan rekan untuk memasarkan bisnis, misalnya dengan kekuatan dari mulut ke mulut. Networking tidak hanya memajukan bisnis Anda tapi juga bisa membantu menemukan rekan bisnis.

  1. Perhatikan Manajemen Keuangan dalam Bisnis Mobil Bekas

Manajemen keuangan merupakan hal yang sangat penting bagi semua jenis bisnis. Meskipun bisnis yang akan dijalankan adalah jual beli mobil bekas, keuangan tetap harus diatur dengan baik. Dengan keuangan yang lebih baik dan teratur, bisnis bisa berkembang lebih mudah.

Selain itu, keuangan yang teratur juga bisa membantu Anda melakukan ekspansi sehingga bisnis Anda pun bisa merambah pasar yang jauh lebih luas. Dengan adanya manajemen keuangan, Anda bisa melihat keuntungan yang diperoleh, biaya perawatan mobil, dan biaya lainnya.

  1. Siapkan Modal yang Cukup untuk Mengawali Bisnis

Manajemen keuangan selalu berkaitan dengan modal usaha. Dengan mempersiapkan modal yang cukup, bisnis mobil bekas Anda akan bisa berjalan dengan baik. Dan jika Anda mempunyai kemampuan dalam memanajemen keuangan, bisnis tersebut bahkan bisa berkembang dengan pesat.

Modal yang perlu dipersiapkan tidak perlu sangat banyak, asalkan cukup untuk berbagai biaya seperti mengurus surat-surat kendaraan, maintenance, dan keperluan lainnya. Saat ini, Anda bisa mendapatkan pinjaman uang dengan mudah untuk digunakan sebagai modal usaha.

  1. Dapatkan Modal Jual Beli Mobil Bekas dari Sumber yang Tepat

Ada banyak cara yang bisa Anda tempuh untuk mendapatkan modal usaha sehingga bisnis mobil bekas bisa segera dimulai. 

Baca juga: 6 + Tips Menggunakan Pinjaman Uang Online dengan Aman

Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
21 Sep 2022
mobile-close
Pinjam kilat 50 juta!Download