Cara Menyusun Skala Prioritas dalam Kehidupan

22 Jul 2021 by Laruan

Menyusun skala prioritas merupakan hal penting yang perlu dilakukan baik dalam hal keuangan maupun pekerjaan. Skala prioritas ini akan membantu menentukan hal-hal apa yang penting dan perlu segera dilakukan. Oleh karena itu, cara menyusun skala prioritas menjadi sesuatu yang penting untuk dikuasai.

Cara Menyusun Skala Prioritas dalam Keuangan dan Pekerjaan

Berbagai macam literatur telah memberikan panduan mengenai bagaimana membuat prioritas dengan mudah. Kebutuhan yang berhubungan dengan keuangan hingga tingkat urgensi pekerjaan dapat dikerjakan secara efektif apabila telah disusun dengan baik sesuai prioritasnya. 

Untuk memudahkan penyusunan skala prioritas dalam hal keuangan, berikut adalah pengkategorian kebutuhan yang diperlukan. 

  1. Penting dan mendesak 

Kebutuhan ini menjadi prioritas utama yang harus segera dipenuhi. Hal-hal mendasar yang penting dalam hidup masuk dalam kategori ini, seperti makanan, tempat tinggal, dan pakaian yang layak.

  1. Penting namun tidak mendesak 

Kategori kedua yang harus diprioritaskan adalah hal-hal penting, tapi tidak terlalu mendesak. Kebutuhan ini contohnya seperti pakaian yang menunjang pekerjaan, kendaraan yang membantu mobilitas, dan sebagainya. Pemenuhan kebutuhan yang satu ini sebaiknya tidak perlu dipaksakan apabila masih ada kebutuhan penting lain yang harus dipenuhi. 

  1. Kurang penting namun mendesak 

Kebutuhan yang satu ini berhubungan dengan kondisi situasional. Contohnya adalah ketika sedang ada potongan harga untuk satu jenis ponsel, namun hanya hari ini saja. Ponsel pada dasarnya bukan merupakan kebutuhan penting, namun karena keterbatasan waktu, membuat barang tersebut menjadi mendesak.

  1. Kurang penting dan tidak mendesak

Kategori ini termasuk dalam hal-hal yang bersifat rekreasional. Karena pada dasarnya dapat dilakukan kapan saja tanpa terikat waktu dan kepentingan. Beberapa contohnya antara lain kebutuhan akan tontonan, game, makanan atau minuman tertentu, dan semacamnya.

Itulah beberapa pengkategorian untuk menentukan skala prioritas kebutuhan hidup. Sedangkan dalam hal pekerjaan, cara menyusun skala prioritas berikut bisa diterapkan.

  1. Pilih pekerjaan yang harus diselesaikan hari ini

Prioritas pertama dalam hal pekerjaan ada pada tugas-tugas yang harus diselesaikan hari ini. Coba untuk dapat memisahkan tugas-tugas yang memiliki tenggat waktu terbatas dan mana yang masih memiliki cukup banyak waktu untuk diselesaikan.

Usahakan untuk dapat fokus pada pekerjaan-pekerjaan prioritas tersebut. Apa saja yang harus diselesaikan dalam delapan jam kedepan.

  1. Pilih pekerjaan paling penting

Cara menyusun skala prioritas dalam hal pekerjaan selanjutnya adalah dengan pertimbangan peringkat kepentingan. Pabila banyak pekerjaan yang harus diselesaikan hari ini, maka coba urutkan dari tugas yang paling penting. Kemudian fokus pada pekerjaan tersebut agar bisa mengerjakan tugas-tugas penting selanjutnya.

  1. Tentukan pekerjaan yang bisa didelegasikan

Selain dengan pertimbangan waktu, prioritas pekerjaan juga dapat ditentukan dengan melihat apakah pekerjaan tersebut dapat diwakilkan atau tidak. Periksa kembali dari daftar pekerjaan yang harus segera diselesaikan, mana saja tugas yang dapat didelegasikan pada orang lain. Selain meringankan beban pekerjaan, kerja tim juga bisa semakin solid. Efisiensi kerja pun juga dapat meningkat.

  1. Tentukan pekerjaan yang tidak terlalu mendesak

Jika pekerjaan penting dan mendesak telah selesai dilakukan, maka tugas-tugas lain yang tidak terlalu mendesak perlu direncanakan agar tidak menumpuk di akhir. Penyelesaian ini bisa dilakukan dengan menggunakan target-target yang harus dilakukan dalam tenggat waktu tertentu. Target ini penting agar pekerjaan bisa selesai sesuai dengan waktu yang direncanakan.

  1. Tentukan pekerjaan yang tidak terlalu penting dan tidak mendesak

Prioritas terakhir diisi oleh pekerjaan-pekerjaan yang tidak terlalu penting dan tidak mendesak untuk segera diselesaikan. Pekerjaan ini bisa dikeluarkan dari agenda harian. Terlebih jika pekerjaan ini sifatnya bukan merupakan kewajiban. Maka tidak masalah untuk mengakhirkannya dan menyelesaikan apabila semua pekerjaan penting lain telah terlaksana.

Menyusun skala prioritas akan memberikan keuntungan tersendiri, baik dalam hal keuangan maupun pekerjaan. Kegiatan ini memang bukan sebuah hal yang mudah. Namun dengan mengikuti cara menyusun skala prioritas di atas, tentu harapannya pekerjaan atau keuangan dapat berjalan dengan baik dan teratur.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
mobile-closeKredit PintarDownload