5 Jenis Kura-kura Peliharaan dan Cara Merawatnya

04 Jul 2022 by Laruan, Last edit: 04 Jul 2022

Kura-kura adalah salah satu hewan purba yang memiliki penampilan nyentrik. Dia dikenal karena tubuhnya terlindung oleh tempurung keras. Ada banyak jenis-jenis kura-kura yang dapat menjadi peliharaan di rumah

Beberapa orang mungkin kesulitan untuk membedakan kura-kura dan penyu. Keduanya tampak sama dan serupa. Tetapi, perbedaan mencolok keduanya dapat terlihat dari kaki.

Kura-kura berjalan menggunakan kaki yang tampak berjari dan bulat. Berbeda dengan penyu, dia tampak memiliki kaki menyerupai sayap atau dayung.

Baca juga: 5 Drone Murah Terbaik Harga 200 Ribu

Manfaat Punya Kura-kura Peliharaan di Rumah

Seperti yang penjelasan sebelumnya, kura-kura berumur sangat panjang. Jika ingin mengadopsinya, maka dia akan bersama Sobat Pintar selama sisa hidup. Ini keuntungan memelihara hewan ini.

  1. Kura-kura adalah hewan jinak 
  2. Mereka sangat mandiri untuk mengatur makannya di pagi hari
  3. Mereka tidak berisik dan tidak terlalu banyak berbuat onar. 
  4. Kura-kura memiliki kesehatan yang sangat baik dan jarang sakit.

Daftar Jenis Kura-Kura Peliharaan

Untuk memeliharanya, Sobat Pintar dapat menggunakan kolam di sekitar pekarangan rumah. Tetapi, sebelum membeli kura-kura,  Sobat Pintar perlu mengetahui spesies mana yang cocok dengan lingkungan tinggal. 

Pada awalnya, banyak spesies kura-kura terancam punah. Di sini, perlu perhatian khusus bahwa pengadopsi memiliki pengetahuan dalam merawatnya dengan tepat dan benar. 

Di sisi lain, hal penting yang harus diperhatikan adalah jenis makanan. Tiap kura-kura punya variasi makanan tergantung pada spesiesnya. Jika sudah siap, mari mengenal jenis kura-kura peliharaan yang dapat menjadi teman di rumah.

  1. Kura-Kura Ambon

Jenis kura-kura ini menyukai air yang tenang dan hangat. Keberadaan mereka sering ditemukan di sawah, rawa-rawa, dan kolam dangkal di daerah tropis.

Kura-kura Ambon yang bernama Latin Cuora amboinensis dapat dikenal dari warna kepalanya yang gelap. Kemudian, terdapat tiga garis kuning di setiap sisinya. 

Karapasnya tampak memanjang dan pendek dengan garis berwarna terang. Kura-kura ambon dapat berkembang biak saat usia 4-5 tahun. Betina dapat bertelur 1 hingga 5 telur telur dengan waktu inkubasi sekitar 76 hari. 

  1. Kura-Kura Sulcata

Kura-kura Sulcata memiliki nama Latin Centrochelys sulcata. Dia termasuk kura-kura dengan ukuran besar di dunia. Hewan ini adalah omnivora alias dapat memakan tumbuhan dan bangkai binatang.

Betina dewasa dapat mencapai ukuran 50 sampai 60 cm dengan berat 60 kg. Sedangkan jantan bisa mencapai panjang 80 cm dengan berat mencapai 100 kg lebih. Dengan kata lain, spesies ini memiliki ukuran besar!

Warna cangkang umumnya coklat muda. Ini membuat kura-kura darat ini tampak menyatu dengan lingkungan alamnya. 

Kura-kura sulcata memiliki daya tahan kuat. Dia tahan cuaca panas di siang hari dan cuaca yang sangat dingin di malam hari. 

Dia dapat melindungi diri dari sengatan terik matahari dengan membuat lubang hingga kedalaman 1 hingga 2 meter. Di sana, dia mendapatkan cukup kelembaban untuk bertahan hidup.

Baca juga: 10 Tanaman Hias Yang Sedang Populer Tahun 2022

  1. Kura-Kura Bintang India 

Ukurannya rata-rata sepanjang 26 cm. Hewan bernama Latin Geochelone elegans ini termasuk jenis kura-kura darat yang sebenarnya dilindungi. Sesuai namanya, jenis spesies ini berasal dari India.

Spesies ini yang dibesarkan di penangkaran dan dapat direkomendasikan sebagai hewan peliharaan.

Cangkangnya berbentuk bintang sebagai kamuflase di alam liar. Bentuknya yang indah membuat banyak orang dari belahan dunia tertarik untuk membelinya. Impor hewan ini tergolong tinggi. 

Dia aktif terutama di pagi dan sore hari. Pada musim hujan, mereka memakai waktu sepanjang hari untuk mencari makan dari tumbuh- tumbuhan, bunga dan buah-buahan yang kaya serat dan kalsium.

  1. Kura-Kura Macan Tutul

Kura-kura macan tutul memiliki nama ilmiah Stigmochelys pardalis. Karapasnya memiliki cetakan menyerupai motif macan tutul. Habitat aslinya berada di Afrika Timur.

Kura-kura macan tutul dapat mencapai usia antara 50-60 tahun. Hewan ini menyukai panas. Karena terbiasa di wilayah bersuhu panas, maka tidak disarankan jika memeliharanya di wilayah bersuhu 26 derajat Celcius ke bawah. 

  1. Kura-Kura Brazil

Kura-kura Brazil atau dikenal sebagai Red Ear Slider merupakan spesies aktif. Ciri fisik terlihat pada motif merah pada sekitar lehernya. 

Jika ingin mengadopsi hewan ini, maka Sobat Pintar perlu menyiapkan rencana bagus. Kura-kura ini membutuhkan ekosistem yang luas untuk mampu menyesuaikan pertambahan usianya yang membuat pergerakannya kian aktif.

Pastikan kondisi air tetap bersih untuk menghindari infeksi telinga dan masalah pada cangkang mereka. Pasang pagar di sekitar untuk mencegah kedatangan pemangsa.

Cara Merawat Kura-kura Peliharaan

Berikut adalah perawatan penting yang harus Sobat Pintar berikan kepada kura-kura peliharaan.

  1. Berikan mereka ruang yang luas dan memadai

Kura-kura dapat hidup di dalam terarium yang merupakan miniatur ekosistem yang terdiri dari air, tanah dan tanaman. Sobat Pintar dapat menggunakan pekarang rumah untuk menempatkan terarium.

Setidaknya, Sobat Pintar perlu memiliki ruang yang cukup luas. Tujuannya agar mereka berkeliaran dengan bebas dan melakukan beberapa aktivitas.

Nantinya, masukan substrat seperti pasir, tanah, batu dan sebagainya ke terarium. Jika memungkinkan, tambahkan tanah lunak agar mereka dapat menggali dengan bebas.

Jika meletakkannya di halaman rumah atau taman, jangan lupa mengecek lubang yang dibuatnya agar tidak tersangkut atau tersesat di dalamnya. 

Kura-kura perlu mendapatkan sinar matahari untuk berjemur. Jadi pastikan terarium di dalam rumah memiliki ventilasi yang memadai agar cahaya dapat masuk ke ruangan.

Hal lain yang perlu perhatian adalah kura-kura membutuhkan batu untuk berjalan. Batu merupakan cara alami mereka untuk mencakar. Karena itu, tambahkan batu ke terarium atau taman. 

  1. Memberi Makan Tumbuh-tumbuhan

Jenis kura-kura peliharaan pada umumnya adalah hewan herbivora yang memakan 80% tumbuhan segar dan buah-buahan. Makanan kura-kura harus bervariasi. Tetapi, jangan berikan makanan yang dilarang, seperti pisang, jamur atau makanan kucing.

Sediakan juga wadah kecil berisi air tawan. Kura-kura merupakan spesies yang membutuhkan air untuk tetap terhidrasi.

  1. Suhu ruangan

Kura-kura adalah reptil berdarah dingin. Mereka tidak mampu mengatur suhu. Karena itu, mereka bergantung pada matahari untuk menjaga tubuh mereka tetap hangat. 

Letakan terarium di dekat jendela agar mendapat sinar matahari. Bila tidak memungkinkan, berikan lampu. Jenis kura-kura peliharaan perlu waktu sekitar 10-12 jam cahaya per hari.

Hal penting lainnya adalah suhu dan kelembaban. Suhu harus antara 27 dan 30 derajat Celcius. Jika Sobat Pintar tinggal di hunian sewa atau apartemen, pastikan dia mendapatkan sinar matahari di dekat jendela.

Baca juga: Manfaat Hutan dan Bagaimana Cara Melestarikan Hutan

Kesimpulan

Kura-kura merupakan spesies purba yang mampu bertahan dari bencana besar jutaan tahun silam. Mereka hewan jinak sehingga menjadi salah satu pilihan untuk dipelihara.

Tidak seperti hewan peliharaan lainnya, perawatan jenis kura-kura peliharaan perlu perhatian khusus. Mereka membutuhkan sinar matahari dan tempat tinggal yang sesuai dengan ekosistem spesies masing-masing.

Awalnya memang terasa sulit, tetapi lama-kelamaan Sobat Pintar akan terbiasa untuk merawat mereka selama memperhatikan poin penting seperti terarium, suhu ruangan dan kondisi air. Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
04 Jul 2022
Pinjam kilat 20 juta!Download