Gambaran Gaji Arsitek dan Informasi Pekerjaanya

31 Dec 2021 by Laruan, Last edit: 31 Dec 2021

Saat masih kecil, anak-anak seringkali menyebutkan arsitek termasuk di antara cita-cita masa depan. Hal tersebut sangatlah wajar, mengingat pekerjaan ini dianggap memiliki status sosial tinggi. Untuk itu, Sobat pintar bisa melihat gambaran gaji arsitek yang aktif bekerja di Indonesia guna menambah wawasan. Berikut informasi seputar arsitek yang bisa disimak agar pembaca memahami tentang pekerjaan tersebut:

Gambaran Gaji Arsitek dan Informasi  Pekerjaanya

Mengenal Pekerjaan Arsitek

Sebelum memutuskan untuk bekerja menjadi arsitek, pembaca harus memahami terlebih dahulu jenis pekerjaan yang dilakukan. Arsitek adalah orang yang dipercaya memiliki kemampuan untuk merancang suatu bangunan. Pekerjaan ini menyakut pemilihan bahan, anggaran, desain, dan aktivitas lainnya. Sehingga selain harus kreatif, arsitek juga perlu memiliki jiwa kepemimpinan.

Bukan hanya memerlukan pengetahuan tentang teknik merancang bangunan saja, seorang arsitek juga harus memiliki jiwa seni. Sebab, dalam mendesain interior maupun eksterior bangunan diperlukan pengetahuan tentang seni. Untuk itulah, seorang arsitek perlu memiliki lisensi pendidikan guna memulai karir di masyarakat. Setidaknya lisensi yang diperlukan yaitu lulus S1.

Dapat dikatakan bahwa perjalanan karir menjadi arsitek tidaklah mudah. Namun, hal ini tidak akan terasa berat apabila individu bersungguh-sungguh menggapai cita-cita menjadi arsitek. Saat terjun di masyarakat, arsitek juga harus menggali pengalaman yang dalam terlebih dahulu agar dapat dipercaya oleh klien dan banyak menerima job. Setelah berkarir cukup lama, arsitek bisa dikatakan sudah profesional.

Baca juga: Contoh Slip Gaji Karyawan dan Cara Membuatnya

Standar Penghasilan Arsitek

Nominal gaji arsitek memang tidak ada yang pasti, sebab banyak hal yang mempengaruhi besarnya penghasilan tersebut. Sebagai contoh, arsitek yang profesional tentu memiliki gaji yang berbeda dibandingkan seorang arsitek pemula. Adapun aspek yang mempengaruhi besarnya gaji antara lain riwayat pendidikan, portofolio perusahaan tempat bekerja, dan pengalaman.

Gambaran Gaji Arsitek dan Informasi  Pekerjaanya

Bagi arsitek yang baru lulus dari pendidikan S1, umumnya bisa mendapatkan gaji sekitar Rp4,3 juta. Sedangkan, untuk arsitek yang sudah mempunyai pengalaman kerja sekitar dua tahun bisa mendapat penghasilan sampai Rp7 juta. Bila sudah masuk pada kelas direktur, maka gaji arsitek bisa mencapai Rp15 sampai Rp50 juta tergantung perusahaan yang menaungi.

Ketika popularitas arsitek sudah tinggi, maka setiap karya bangunan yang dikerjakan bisa bernilai ratusan juta. Prospek gaji yang semakin naik inilah yang menjadi alasan mengapa pekerjaan arsitek dianggap memiliki status sosial yang cukup tinggi. Sehingga, wajar bila banyak orang memiliki cita-cita menjadi arsitek profesional kelak.

Baca juga : Jarang Diketahui! Ternyata Segini Gaji Tukang Parkir Pesawat!

Keunggulan Menjadi Arsitek

Agar pembaca semakin termotivasi dalam meraih cita-cita menjadi arsitek, maka bisa menyimak keunggulan dari pekerjaan tersebut. Selain karena gaji arsitek yang besar, ada beberapa hal yang membuat pekerjaan ini semakin istimewa. Berikut beberapa keunggulan yang akan diterima apabila memilih berkarir menjadi arsitek:

1. Relasi di Dunia Kerja Semakin Luas

Pembangunan yang sedang dikerjakan akan dapat berjalan sesuai dengan harapan bila dikerjakan bersama tim. Menjadi arsitek membuka peluang bagi seseorang untuk menjalin relasi yang baik bersama kontraktor, teknik sipil, dan desain interior. Dengan kerja sama yang baik mampu membuat relasi di dunia kerja menjadi semakin luas.

2. Mendongkrak Popularitas

Pekerjaan arsitek menuntut seseorang untuk terus bertemu dengan klien baru. Sehingga, popularitas semakin meningkat seiring perjalanan karir. Dengan berprofesi sebagai arsitek, maka akan lebih banyak orang yang mengenal namanya. Sebut saja Yori Antar, arsitek mancanegara yang namanya cukup populer di Indonesia berkat karya-karyanya di bidang pembangunan.

3. Peluang Karir ke Depan Menjanjikan

Bila meninjau pertumbuhan infrastruktur yang terus mengalami peningkatan, maka sudah pasti keberadaan arsitek sangat dibutuhkan. Permintaan pembangunan yang meningkat, membuat arsitek tidak kebingungan dalam menekuni job. Itulah sebabnya, banyak orang yang memutuskan menjadi arsitek setelah memahami prospek kerja yang menjanjikan tersebut.

Di samping itu, seiring dengan meningkatnya kompetensi yang dimiliki oleh arsitek maka kelak akan menghasilkan gaji yang fantastis. Sehingga, arsitek termasuk pekerjaan yang bisa ditekuni guna mempersiapkan kehidupan yang lebih baik di masa depan. Dengan gaji arsitek yang diterima, seseorang bisa membahagiakan diri sendiri beserta anggota keluarga.

4. Kebebasan Dalam Berekspresi

Banyak orang memutuskan untuk menjadi arsitek dikarenakan untuk menyalurkan ide-ide yang terlintas di pikiran. Mengingat pekerjaan ini akan memberikan ruang bagi seseorang untuk berekspresi dan mewujudkan ide yang dimiliki ke dalam sebuah bangunan. Itulah sebabnya, arsitek bukan hanya sebagai pekerjaan saja. Melainkan dapat menjadi sarana menyalurkan hobi yang dimiliki.

5. Memiliki Status Sosial

Tidak bisa dipungkiri bahwa pandangan masyarakat pada arsitek merupakan seseorang yang berpendidikan tinggi. Terlebih pekerjaan ini dikenal masyarakat memiliki penghasilan besar, hal ini tidak ada salahnya mengingat gaji arsitek termasuk middle class. Meski demikian, tidak sedikit pula arsitek yang masih menekuni bidang pekerjaan lain di samping job utama yang dimiliki.

Baca juga : Besaran Gaji PNS Golongan 3A, Lengkap!

Kelemahan Pekerjaan Arsitek

Pekerjaan dengan gaji besar tidak selamanya terasa indah seperti yang dibayangkan orang. Sebab, ada kondisi dimana beberapa hal perlu dikorbankan agar bisa menekuni pekerjaan tersebut. Tetapi, kekurangan ini tidak akan berarti apabila pekerjaan arsitek dilakukan dengan sepenuh hati. Berikut kekurangan yang akan dirasakan bagi seorang arsitek saat menjalankan tugasnya:

1. Gaji Awal Sesuai UMR

Meski seorang arsitek kebanyakan memiliki gaji yang besar, tetapi hal tersebut tidak diperoleh ketika baru memulai karir. Mengingat arsitek yang baru saja lulus tidak akan langsung digaji dengan nominal yang besar seperti seorang profesional. Untuk awal merintis karir, setidaknya arsitek akan mendapatkan penghasilan awal sesuai dengan UMR yang berlaku di domisili masing-masing.

2. Jam Kerja Tidak Pasti

Mahasiswa yang menempuh jurusan arsitek kebanyakan akan memperoleh tugas dan deadline yang termasuk banyak. Hal ini bertujuan untuk melatih calon arsitek sebelum terjun ke dunia kerja. Sebab, seorang arsitek memiliki jam kerja yang tidak pasti. Bahkan terkadang arsitek harus rela pergi ke luar kota hingga luar provinsi untuk mengemban pekerjaan.

3. Harus Terus Belajar Teknik Baru

Seiring berkembangnya waktu, akan muncul teknik baru dalam dunia arsitektur. Apabila arsitek ingin jasanya tetap dipilih oleh klien, maka cara yang harus ditempuh yaitu terus belajar hal-hal baru. Inilah yang kemudian akan membuat arsitek perlu memanajemen waktu dengan baik antara waktu untuk belajar dan bekerja. Intinya arsitek harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan pengetahuan.

4. Harus Menerima Adanya Fluktuasi Penghasilan

Bagi arsitek yang sudah bekerjasama dengan suatu perusahaan tertentu, maka akan memperoleh stabilitas gaji. Hal tersebut berkebalikan dengan arsitek freelance yang tidak terikat dengan perusahaan apapun. Tentunya ada masa di mana pesanan meningkat dan mungkin justru sepi di bulan tertentu. Sehingga, seorang arsitek harus mampu menerima adanya fluktuasi penghasilan.

Demikianlah pembahasan tentang gaji arsitek dan suka duka dalam menjalankan pekerjaan ini untuk masyarakat. Memilih jalur pendidikan yang tepat akan mengantarkan seseorang untuk meraih cita-cita menjadi arsitek. Menggali pengetahuan dan pengalaman kerja yang lebih luas tentu akan sangat berguna dalam meningkatkan progress karir seorang arsitek.

Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya. 

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
31 Dec 2021
mobile-close
Pinjam kilat 50 juta!Download