Punya Akun e-IPO? Ini Cara Pesan dan Cek Saham IPO 2026

30 Jul 2026 by kreditpintar, Last edit: 30 Jul 2026

Membeli Saham IPO kini menjadi jauh lebih transparan dan mudah diakses oleh investor ritel berkat platform e-IPO resmi dari Bursa Efek Indonesia. Melalui sistem elektronik ini, Sobat Pintar dapat memantau jadwal penawaran umum, menganalisis prospek, hingga melakukan pemesanan saham perdana secara langsung. Bagi Sobat Pintar yang sudah memiliki akun e-IPO aktif, simak cara cek saham IPO 2026 berikut ini untuk siap berinvestasi.

saham IPO

Apa Itu Saham IPO?

Saham IPO (Initial Public Offering) atau disebut juga “penawaran umum perdana” adalah momen ketika sebuah perusahaan swasta untuk pertama kalinya menjual kepemilikan saham mereka kepada publik melalui bursa efek. Melalui langkah ini, perusahaan dapat menghimpun dana segar dari masyarakat luas untuk ekspansi, melunasi hutang, atau pengembangan bisnis. 

Sementara itu, masyarakat umum berkesempatan untuk menjadi pemilik resmi dari perusahaan tersebut sejak hari pertama mereka melantai di pasar modal. Namun, di balik potensi keuntungannya, investor tetap perlu memahami profil risiko serta mempelajari prospektus perusahaan secara cermat sebelum memutuskan untuk menanamkan modalnya.

Baca juga: Saham: Pengertian, Jenis dan Cara Membelinya

Mengenal Apa Itu Platform e-IPO

Platform e-IPO adalah sistem penawaran umum berbasis digital yang terintegrasi, di mana seluruh investor dari perusahaan efek mana pun dapat berpartisipasi secara setara asalkan telah memiliki SID, SRE, dan RDN. Peluang investasi pada emiten yang akan melakukan IPO memang menggiurkan, karena harga beberapa saham IPO kerap melambung cukup signifikan pada periode awal melantai di bursa. Sobat Pintar bisa mengecek saham-saham tersebut melalui platform e-IPO (Electronic Initial Public Offering) yang diinisiasi oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). 

Apa Saja Keunggulan Platform e-IPO?

Platform ini menawarkan berbagai keunggulan utama, termasuk:

Akses dari Mana Saja

Sistem e-IPO dapat Anda akses secara real-time di mana saja dan kapan saja. Bahkan, e-IPO juga telah terintegrasi di berbagai aplikasi sekuritas, sehingga solusi investasi saham yang akan listing maupun yang sudah listing bisa dilihat dalam satu aplikasi.

Pendebetan Langsung dari RDN

Sebelum ada e-IPO, investor harus menyediakan dana di rekening penampung khusus, yang sering kali berujung pada proses pengembalian dana (refund) setelah alokasi. Dengan e-IPO, dana pemesanan langsung didebet otomatis dari Rekening Dana Nasabah (RDN) Sobat Pintar, membuat proses pembayaran menjadi jauh lebih efisien dan aman.

Informasi Lengkap dan Terpusat

Sobat Pintar dapat langsung mengakses halaman e-IPO untuk memperoleh informasi menyeluruh mengenai seluruh emiten terbaru secara transparan.

Apa Saja Istilah Penting dalam e-IPO?

Sebelum melakukan pembelian, pahami dulu beberapa istilah krusial yang akan sering Sobat Pintar temui di dalam platform e-IPO agar tidak salah langkah:

SID (Single Investor Identification)

Nomor identitas tunggal yang wajib dimiliki oleh setiap investor di pasar modal Indonesia, diterbitkan secara resmi oleh KSEI (Kustodian Sentral Efek Indonesia).

RDN (Rekening Dana Nasabah)

Rekening atas nama pribadi nasabah di bank administrator dan digunakan khusus untuk memproses serta menyelesaikan transaksi keuangan saham.

SRE (Sub Rekening Efek)

Rekening khusus yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan portofolio saham atau aset efek milik nasabah.

Bookbuilding (Penawaran Awal)

Masa penjajakan harga di mana calon investor dapat mengajukan minat pembelian pada rentang harga tertentu yang ditawarkan oleh emiten sebelum harga final ditentukan.

Offering Period (Masa Penawaran Umum)

Waktu resmi di mana investor bisa melakukan pemesanan final setelah harga penawaran umum ditetapkan.

Allotment (Penjatahan)

Proses distribusi atau pembagian saham kepada para pemesan (sering terjadi oversubscribed atau kelebihan permintaan, sehingga jumlah yang didapat bisa lebih sedikit dari pesanan).

Refund

Pengembalian sisa dana pemesanan ke RDN jika saham yang didapatkan pada masa penjatahan lebih sedikit dari jumlah dana yang disiapkan.

Membeli Saham IPO Lewat Platform e-IPO

Jika Sobat Pintar sudah aktivasi akun e-IPO, berikut adalah tahapan cek dan pemesanan saham IPO:

initial public offering
  1. Masuk ke Akun e-IPO:
    Akses situs resmi e-IPO atau melalui aplikasi sekuritas yang terintegrasi, lalu lakukan login menggunakan email dan kata sandi terdaftar.
  2. Cari Daftar Emiten yang Tersedia:
    Masuk ke menu utama untuk melihat daftar perusahaan yang sedang berada dalam masa Bookbuilding  atau Offering Period.
  3. Pelajari Prospektus Perusahaan
    Klik pada emiten yang diminati untuk membaca ringkasan bisnis, kinerja keuangan, tujuan penggunaan dana, serta kisaran harga yang ditawarkan di dalam prospektus.
  4. Ajukan Pemesanan (Order)
    Tentukan jumlah lot saham yang ingin dibeli serta input harga penawaran sesuai dengan rentang yang telah ditentukan oleh emiten, lalu konfirmasikan pesanan kamu.
  5. Pastikan Saldo RDN Mencukupi
    Sistem akan menerbitkan kode pembayaran atau langsung melakukan pendebetan otomatis dari Rekening Dana Nasabah (RDN), jadi pastikan saldo Sobat Pintar di dalam rekening mencukupi sebelum batas waktu berakhir.
  6. Pantau Penjatahan dan Hasil Akhir
    Setelah masa penawaran selesai, tunggu proses penjatahan (allotment). Jika terjadi kelebihan permintaan (oversubscribed), sisa dana dari alokasi yang tidak terpenuhi akan dikembalikan secara otomatis ke RDN Anda sebelum saham resmi listing di bursa saham.

Tips Memilih Saham IPO 

Agar tidak salah memilih saham IPO, terapkan beberapa tips berikut ini.

  1. Lakukan analisis faktor fundamental perusahaan
  2. Perhatikan dan cermati prospektus perusahaan
  3. Kenali tujuan suatu perusahaan untuk melakukan IPO
  4. Cari tahu saham favorit para investor

Frequently Asked Question

1. Apa itu saham IPO?

Saham IPO adalah momen ketika perusahaan swasta untuk pertama kalinya menjual kepemilikan saham mereka kepada publik di bursa efek agar masyarakat umum bisa ikut memilikinya. 

2. Saham apa saja yang sedang IPO tahun 2026? 

Lihat daftar lengkap emiten yang sedang berada dalam masa bookbuilding atau penawaran umum secara real-time dengan masuk ke halaman utama platform e-IPO.

3. Beli saham IPO minimal berapa? 

Pembelian saham IPO mengikuti ketentuan minimal transaksi di bursa saham Indonesia, yaitu sebanyak 1 lot (100 lembar saham) sesuai dengan harga penawaran yang ditetapkan oleh tiap emiten.

4. Apakah bisa ikut IPO tanpa akun di Penjamin Emisi (Underwriter)? 

Bisa. Berkat sistem e-IPO, investor dari perusahaan sekuritas mana pun tetap dapat berpartisipasi memesan saham perdana secara langsung asalkan sudah memiliki SID, SRE, dan RDN yang aktif.

5. Mengapa saya tidak mendapatkan penjatahan saham? 

Hal ini umumnya terjadi karena tingginya permintaan pasar (oversubscribed), di mana total pesanan dari seluruh investor melebihi jumlah saham yang disediakan oleh emiten.

Segera maksimalkan peluang investasi Sobat Pintar di pasar saham dengan masuk ke akun e-IPO sekarang! Pelajari prospektus emiten incaran, dan amankan alokasi saham terbaik kamu hari ini!


Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech berizin dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman daring bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya. 


Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech berizin dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya.

30 Jul 2026
mobile-close
Pinjam kilat 50 juta!Download