Ini Bacaan Doa Qunut Subuh, Qunut Nazilah, dan Qunut Witir

14 Oct 2021 by Rindang Maulidia

Doa Qunut merupakan salah satu doa istimewa untuk dipanjatkan saat sedang melaksanakan ibadah salat, baik wajib, maupun sunnah. Bagi umat muslim, doa tersebut bersifat sunnah, artinya dianjurkan dilakukan agar mendapatkan pahala, namun apabila tidak dilakukan pun tidak masalah. Banyak umat muslim yang mengira, doa tersebut hanya bisa diucapkan saat salat subuh dan dikenal dengan nama Qunut subuh. Ternyata selain Qunut subuh, ada juga bacaan Qunut lainnya, yaitu Qunut Nazilah dan Qunut Witir.

Apa saja keistimewaan masing-masing bacaan Qunut tersebut dan pada momen apa sajakah umat muslim bisa melafalkannya? Simak selengkapnya di sini.

Ternyata selain doa Qunut subuh, ada juga bacaan Qunut lainnya, yaitu Qunut Nazilah dan Qunut Witir. Apa saja keistimewaanya? Simak di sini

Cara Melafalkan Bacaan Doa Qunut dan Hukumnya 

Bacaan Qunut pada umumnya dilafalkan saat sholat pada posisi berdiri.

Jamaah salat bisa melafalkan bacaan Qunut pada rakaat kedua salat subuh maupun salat witir dengan cara membuka tangan sama halnya saat sedang berdoa.

Bacaan tersebut dilafalkan sesaat setelah rukuk dan membaca i’tidal, sebelum melakukan sujud pertama pada rakaat kedua.

Bagaimanakah hukum melafalkan bacaan Qunut latin maupun arab? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

  1. Penjelasan pertama

Disampaikan Imam Ahmad dan pengikut Abu Hanifah, hukum bacaan doa Qunut Subuh tidak disunahkan karena berdasarkan Hadits Riwayat Ahmad, Rasulullah SAW senantiasa melafalkan bacaan Qunut di salat subuh hingga beliau tutup usia.

  1. Penjelasan kedua

Berdasarkan penjelasan dari pengikut Imam Malik, melafalkan bacaan Qunut Subuh, hukumnya sunnah dan disarankan untuk dilafalkan secara lirih. 

  1. Penjelasan ketiga

Diambil dari HR Ibn Mas’ud, Nabi Muhammad SAW pernah melafalkan bacaan Qunut selama sebulan untuk mendoakan masyarakat Arab yang masih hidup, lalu meninggalkannya. 

Jenis-jenis Doa Qunut Beserta Keutamaannya

1. Bacaan Qunut Nazilah

Bacaan Qunut Nazilah dianjurkan untuk dilafalkan saat tertimpa bencana maupun musibah seperti, peperangan, bencana kemanusiaan, gagal panen, wabah penyakit, dan sebagainya.

Cara membaca Qunut Nasilah adalah dengan melafalkannya pada saat rakaat terakhir sebelum sujud dalam setiap sholat wajib.

Ada banyak versi bacaan Qunut Nazilah. 

Meskipun begitu, semua Qunut Nazilah memiliki arti untuk memohon perlindungan dari Allah SWT sebagai berikut:

  1. “Dengan Nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Ya Allah! Cukup bagi kami mohon pertolongan, ampunan, hanya pada-Mu. Kami senantiasa memuji-Mu atas kebaikan yang kami terima. Kami tidak bersikap kufur pada-Mu dan kami berlepas diri serta meninggalkan siapapun yang durhaka kepada-Mu”.
  2. “Ya Allah siapapun yang menginginkan keburukan, rencana yang tidak baik, dan tipu daya pada kaum muslimin, maka kembalikanlah kepada mereka seluruh keburukan yang diperbuat.”
  3. “Ya Allah, yang Maha Mulia, Penyayang, Penyabar, Agung, dan Mendengar doa kami, Maha Mengabulkan doa kami yang dalam keadaan sempit. Kami mohon pada-Mu, dengan rahmat-Mu yang luas agar Kau ampuni dosa-dosa kami.”

2. Qunut Salat Witir

Salat Witir merupakan salat sunnah yang menjadi penutup salat sunnah pada malam hari, seperti sholat tahajud dan sholat tarawih yang dilakukan pada bulan Ramadhan.

Dengan melafalkan doa Qunut Witir, Kaum Muslim akan mendapatkan berbagai keutamaan sebagai berikut:

  1. Mendapatkan petunjuk dari Allah SWT.
  2. Mendapatkan limpahan berupa kesehatan jasmani dan rohani 
  3. Senantiasa berada dalam perlindungan Allah SWT dari adanya ancaman dan marabahaya baik secara ghaib maupun fisik.
  4. Senantiasa mendapatkan ampunan dan niscaya bisa merasakan khusnul khatimah saat tutup usia.

Inilah lafalan Qunut latin Witir dalam Bahasa Indonesia:

“Ya Allah berikan petunjuk seperti orang-orang yang telah Kau beri petunjuk, berikan kesehatan dan pimpin aku seperti orang yang terdahulu. Dan berkahilah segala sesuatu yang telah Kau berikan pada rezekiku.”

3. Qunut Subuh

Qunut subuh merupakan lafalan bacaan Qunut yang dibaca dalam rakaat terakhir salat subuh.

Qunut subuh memiliki keistimewaan, yaitu adanya perbedaan doa Qunut subuh sendiri dan doa Qunut subuh untuk imam.

Pada bacaan doa Qunut untuk imam, ada beberapa bagian doa yang memiliki akhiran -na yang artinya adalah “kami” .

Sementara itu, doa Qunut subuh sendiri memiliki akhiran -nii yang berarti aku.

Inilah arti bacaan Qunut Subuh:

“Ya Allah, mohon berikanlah petunjuk sebagaimana orang-orang yang telah mendapatkannya dari-Mu, maafkanlah aku sebagaimana orang-orang yang telah mendapatkan maaf-Mu, tolonglah aku sebagaimana orang-orang yang telah mendapatkan pertolongan-Mu, berkatilah aku dalam semua rezeki pemberian-Mu, dan peliharalah aku  dengan karunia-Mu dan dari keburukan qada-Mu. Karena sesungguhnya Engkau yang memberi keputusan dan tiada seorang pun yang menetapkan keputusan terhadap-Mu, dan sesungguhnya tidak akan terhina orang yang Engkau musuhi.

Itulah berbagai keutamaan yang bisa didapatkan dengan melafalkan masing-masing bacaan doa Qunut di rakaat terakhir saat salat. 

Semoga doa-doa tersebut bisa membantu Sobat Pintar untuk mulai rutin melafalkan bacaan Qunut saat salat.


Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi dan tips lain yang bermanfaat.

mobile-closeKredit PintarDownload