Contoh Teks Anekdot Beserta Strukturnya, Singkat dan Lucu!

23 Feb 2024 by kreditpintar, Last edit: 27 Feb 2024

Contoh teks anekdot seperti apa? Teks anekdot merupakan salah satu materi penting yang dapat ditemui dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Meskipun begitu, mempelajari teks anekdot ini dijamin tidak akan terasa sulit dan memusingkan, dan justru sebaliknya akan sangat menghibur. Teks anekdot menyajikan kritikan dengan balutan humor, sehingga lebih menarik dan bahkan bisa menghibur. Biasanya, teks anekdot menceritakan hal-hal yang sangat lekat dengan kehidupan sehari-hari kita. 

 Contoh teks anekdot

Baca juga: Contoh Jadwal Pelajaran Untuk Mempermudah Siswa

Mengenal Teks Anekdot

Kritik atau sindiran, seringkali dipandang sebagai hal yang negatif. Padahal, jika disampaikan dengan baik dan benar, hal tersebut dapat menjadi masukan yang berharga. Salah satu cara penyampaian kritik yang dapat dicoba yaitu dengan teks anekdot. Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan teks anekdot itu dan bagaimana contoh teks anekdot?

Pengertian Teks Anekdot

Apabila merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), anekdot merupakan cerita singkat yang menarik karena lucu dan mengesankan. Teks anekdot bisa bercerita tentang kenyataan atau kejadian sebenarnya, dan bisa juga merupakan rekaan yang tidak didasarkan pada kenyataan.

Secara umum, teks anekdot merupakan cerita singkat yang menyentil, namun tetap menggelitik. Di dalam teks anekdot biasanya terdapat makna tersirat yang berusaha menyindir atau mengkritik masyarakat, lingkungan sosial, pendidikan, hingga ranah politik, dengan cara penyampaian yang menarik, cerdas dan lucu.

Ciri-Ciri Teks Anekdot

 Contoh teks anekdot

Dari pengertian di atas, sejatinya dapat diketahui bahwa teks anekdot berbeda dengan jenis teks-teks lainnya. Meskipun begitu, untuk lebih jelas lagi, ada beberapa ciri teks anekdot yang perlu diketahui, yaitu sebagai berikut. 

  • Bersifat humor atau lelucon, berisi kisah-kisah bualan yang lucu.
  • Bersifat menggelitik, dapat membuat pembaca merasa terhibur karena unsur kelucuan di dalamnya.
  • Bersifat menyindir, bisa menyindir orang penting atau lembaga dan organisasi tertentu.
  • Menceritakan karakter hewan dan manusia yang sering terhubung secara umum dan realistis.
  • Kisah cerita yang disajikan hampir mirip dengan dongeng. 

Struktur Teks Anekdot

Teks anekdot memiliki struktur khusus yang membedakannya dengan jenis teks lainnya. Dalam hal ini, struktur teks anekdot terdiri dari judul, abstrak, orientasi, klimaks, reaksi, dan koda.

  1. Judul

Dalam teks anekdot, judul ditulis secara singkat, padat, dan jelas. Judul untuk teks anekdot ini, dibuat dengan merujuk langsung pada hal ataupun objek yang dianekdotkan.  

  1. Abstrak

Abstrak merupakan bagian awal dari paragraf teks anekdot. Bagian ini bisa disebut juga sebagai tahap pembuka, yang membantu pembaca untuk mengetahui ke mana arah yang dimaksud penulis.

  1. Orientasi

Orientasi merupakan bagian yang cukup krusial dalam teks anekdot. Bagian ini menunjukkan awal kejadian atau latar belakang peristiwa. Biasanya, bagian orientasi dituliskan secara rinci, karena memiliki peran penting sebagai penyebab timbulnya krisis, konflik atau masalah utama dalam teks anekdot. 

  1. Krisis

Krisis merupakan bagian dari teks anekdot yang memunculkan masalah unik atau kejadian yang tidak biasa terjadi. Pada krisis ini, ditemui keanehan, kejanggalan atau ketidakpuasan.

  1. Reaksi

Bagian reaksi menggambarkan bagaimana tokoh dalam teks anekdot menyelesaikan masalah. Reaksi ini bisa berupa sikap menertawakan atau mencela, dan biasanya bersifat tak terduga atau mengejutkan.

  1. Koda

Bagian akhir dari struktur teks anekdot yaitu koda, yang berupa simpulan. Koda biasanya berisi komentar bernada persetujuan atau berupa penjelasan dari maksud cerita yang disampaikan. Keberadaan koda dalam teks anekdot bersifat opsional, dalam artian bisa ada dan bisa juga tidak. 

Baca juga: Cara Menulis Puisi dan Tips Penting

Contoh Teks Anekdot

Setelah mengetahui apa itu teks anekdot, ciri-ciri dan juga strukturnya, selanjutnya ketahui juga contoh teks anekdot itu sendiri. Berikut ini merupakan contoh anekdot yang singkat, lucu, dan pastinya sangat menghibur. 

 Contoh teks anekdot
  1. Hukuman

Pada suatu pagi, berlangsung proses belajar di sebuah ruangan kelas. Sebelum guru memulai pembelajaran, seorang siswa bertanya.

Siswa: Bu, saya mau bertanya!

Ibu Guru: Ya boleh, silakan. Mau bertanya apa?

Siswa: Begini Bu, sebenarnya boleh tidak jika seseorang dihukum atas perbuatan yang belum dilakukannya?

Ibu Guru: Ya jelas tidak boleh dong. Seseorang baru boleh menerima hukuman kalau dia sudah terbukti berbuat salah.

Murid: Alhamdulillah kalau begitu Bu, berarti saya terbebas dari hukuman ya? Soalnya saya belum mengerjakan PR.

Ibu Guru:  Lohhhh, dasar bocah!

  1. Mau Pesan

Suatu hari, terjadi percakapan antara pembeli dengan seorang penjual. Pembeli memulai percakapan dengan bertanya.

Pembeli: Pagi Mbak, saya mau pesan, boleh?

Penjual: Oh iya boleh Mas, mau pesan apa dan berapa?

Pembeli: Maksud saya bukan mau pesan barang Mbak.

Penjual: Eh? Terus mau pesan apa Mas?

Pembeli: Jadi, saya cuma mau pesan sama Mbaknya, jangan lupa makan, jaga kesehatan, dan ingat sholat lima waktu, ya! 

  1. Negara yang Lucu

Lia sedang berbincang dengan sahabat barunya, Sean. Sahabat barunya tersebut berasal dari Swiss. Keduanya membahas kelucuan dari negara satu sama lain. 

Lia: Swiss itu negara yang lucu, ya?

Sean: Lucu bagaimana, Li?

Lia: Iya, lucu. Sebab Swiss punya kementerian angkatan laut, padahal mereka tidak punya wilayah laut. 

Mendengar ucapan Lia, Sean tertawa cekikikan. Tak lama kemudian, ia balik berkata.

Sean: Tapi Li, negara kamu sepertinya lebih lucu, deh!

Lia: Oh ya? Kenapa tuh?

Sean: Sebab negaramu punya kementerian keuangan, padahal kalian tidak punya uang.

Wajah Lia memerah karena malu mendengar ungkapan Sean. 

  1. Jangan Sombong

Seorang ahli bahasa yang sombong tengah menaiki sebuah perahu tambang. Bersamanya, ada seorang tukang perahu yang sedang bersiap untuk melajukan perahu tersebut. 

Tukang Perahu: Naik, berangkat!

Mendengar seruan yang tidak jelas dari sang tukang perahu, ahli bahasa tersebut kemudian berkata.

Ahli Bahasa: Hei sudahkah kamu belajar tentang tata bahasa?

Tukang Perahu: Belum

Ahli Bahasa: Kalau begitu, hidupmu sia-sia.

Tukang perahu merasa sedih mendengarkan ucapan sang ahli bahasa yang sombong tersebut. 

Tiba-tiba, angin yang bertiup kencang menyebabkan perahu tambang tersebut bergoyang hebat. Sang tukang perahu kemudian berkata kepada ahli bahasa.

Tukang Perahu: Hei, sudahkah kamu belajar berenang?

Ahli Bahasa: Belum. 

Tukang Perahu: Kalau begitu, seluruh hidup dan kepandaianmu itu akan sia-sia, sebab perahu ini akan tenggelam.

  1. Setrika

Seorang pasien datang ke unit gawat darurat dengan langkah bergegas, sembari memegang kedua telinganya yang mengalami luka bakar.

Dokter: Loh, apa yang terjadi dengan telinga Anda, Pak?

Pasien: Anu, begini, Dok. Ceritanya, saya sedang menyetrika pakaian, lalu tiba-tiba telepon berdering. Dikarenakan refleks, saya mengangkat setrika dan menempelkannya ke telinga kiri saya, Dok.

Dokter: Oh begitu ceritanya. Lantas, kalau untuk telinga yang sebelah kanan itu kenapa lagi, Pak?

Pasien: Oh, ini masalahnya, Dok. Si orang nggak jelas itu kembali menelpon saya…

Itulah dia contoh teks anekdot yang lucu dan singkat. Teks anekdot yang singkat di atas, pastinya menjadi penghibur karena mampu menyajikan humor yang sejatinya dapat ditemukan dalam momen keseharian yang sederhana. Setelah tahu struktur dan contohnya, cobalah buat teks anekdot versimu sendiri. 

Baca juga: Cara Menggambar Hewan Angka 1-10, dengan Contohnya

Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech berizin dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
27 Feb 2024
mobile-close
Pinjam kilat 20 juta!Download