Cara Membuat Surat Lamaran Kerja yang Bisa Dilirik

01 May 2022 by Kredit Pintar, Last edit: 21 Sep 2022

Salah satu hal paling penting yang harus Anda perhatikan bila akan melamar kerja adalah bagaimana cara membuat surat lamaran kerja yang baik dan benar. Tidak hanya sesuai dengan ketentuan yang berlaku, namun membuat surat lamaran kerja yang mampu dilirik HRD juga sangatlah penting untuk dipertimbangkan agar Anda dapat diterima bekerja di perusahaan impian. 

Meski nampaknya mudah, namun sebenarnya membuat surat lamaran itu susah-susah gampang. Tak sedikit pelamar yang masih merasa bingung bagaimana cara membuat surat lamaran kerja yang baik dan benar itu. Apalagi jikalau ternyata membuat surat lamaran kerja itu tidak segampang membuat surat biasa yang bebas dan tidak harus memenuhi kriteria tertentu. 

Ada banyak faktor yang mesti diperhatikan bila ingin membuat surat lamaran kerja yang baik dan benar. Beberapa diantaranya adalah tata bahasanya, format penulisannya, hingga isi surat lamaran kerja secara keseluruhan. 

Baca juga: Mudah! Ini Cara Membuat Halaman di Word

Tips-tips Penting Bagaimana Cara Membuat Surat Lamaran Kerja 

Sebelum mencari tahu bagaimana membuat surat lamaran kerja, ada baiknya Anda perhatikan dulu apa saja tips-tips penting mengenai cara membuat surat lamaran kerja yang baik, benar dan dapat dilirik oleh perusahaan seperti yang Anda inginkan. 

Penasaran apa saja tips-tipsnya? Simak langkah-langkahnya berikut ini!

  • Format penulisan surat lamaran kerja harus rapi 
  • Gunakan tata bahasa yang baku, baik, dan benar. Harap jangan gunakan bahasa slang, prokem, atau gaul
  • Lengkapi berkas lamaran dengan data-data yang dibutuhkan oleh perusahaan tempat Anda melamar kerja
  • Berikan lampiran surat pendukung lain yang sekiranya akan membantu perusahaan mengenali Anda lebih dalam seperti sertifikat, dan lain-lain

Intinya, penulisan surat lamaran kerja haruslah jelas, rinci, padat, tidak berlebihan serta tidak bertele-tele. Tujuannya adalah agar surat lamaran kerja yang Anda buat dapat memiliki daya tawar yang membuat perusahaan tertarik mengetahui Anda lebih lanjut. 

Bagaimana Cara Membuat Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan? 

Meskipun zaman sudah memasuki era digital yang maju seperti sekarang ini, namun masih ada perusahaan yang lebih memilih untuk mewajibkan para pelamar mereka menulis surat lamaran kerja dengan tulisan tangan ketimbang menggunakan cara online. Karena itulah mengetahui cara membuat surat lamaran kerja dengan cara tulis tangan patut untuk Anda ketahui. 

Jadi apa saja hal-hal penting yang mesti diketahui dalam membuat surat lamaran kerja tulis tangan? Berikut penjelasannya!

1. Perhatikan Jenis Kertas yang Akan Digunakan

Hal pertama yang wajib diperhatikan adalah kertas jenis apa yang akan digunakan. Umumnya, surat lamaran kerja ditulis pada kertas folio bergaris atau kertas HVS putih polos. Meski memang ada juga tempat kerja yang membebaskan calon pelamarnya untuk menggunakan jenis kertas apa saja. 

Namun, ada juga beberapa perusahaan yang memberlakukan penggunaan kertas tertentu. Misalnya ada yang mewajibkan penggunaan kertas HVS polos, maka apabila Anda menggunakan kertas folio bergaris kemungkinan besar surat lamaran Anda akan ditolak. Jadi, perhatikan ketentuan dari postingan job perusahaan mengenai jenis kertas yang harus dipakai.

2. Hati-hati Memilih Warna Pena yang Akan Dipakai

Hal kedua yang juga harus dipertimbangkan adalah warna pena yang mesti Anda pakai. Perhatikan apakah perusahaan tempat Anda melamar tersebut mewajibkan penggunaan warna pena tertentu atau tidak. Umumnya pelamar menulis dengan pena tinta hitam atau biru. Namun yang jelas, hindari menggunakan tinta merah saat menulis surat lamaran kerja tulis tangan. 

3. Pahami Cara Penggunaan Huruf Kapital dalam Penulisan

Menulis surat lamaran dengan tulis tangan memiliki tantangannya tersendiri. Mau tidak mau Anda dituntut untuk lebih teliti dan cermat saat menulis. Oleh karena tidak menulis menggunakan komputer melainkan di kertas, maka tidak akan ada huruf yang bisa diperbaiki secara otomatis bila Anda salah dalam menulis. 

Oleh karena itulah, perhatikan benar-benar kaidah tanda baca yang telah ditetapkan termasuk penulisan huruf besar atau huruf kapital dalam menulis. Misalnya saja, Anda harus menggunakan huruf kapital ketika akan menulis nama diri, terletak di awal kalimat, ataupun memakai nama bulan.

4. Sebutkan Sumber Informasi Lowongan Secara Spesifik

Di dalam surat lamaran kerja nantinya, jangan lupa juga untuk menyebutkan informasi tentang darimana Anda mengetahui lowongan pekerjaan tersebut. Harap menjelaskannya dengan lebih spesifik. Misalnya dari media sosial Twitter lengkap dengan nama akun dan tanggalnya. 

Tujuan penyebutan ini adalah agar perusahaan mengetahui kapan waktu sebenarnya Anda mendapatkan informasi tersebut. Ingat, jangan menyebutkan sumber yang terlalu umum misalnya dari TV, radio, koran, atau internet.

5. Gunakan Bahasa Resmi yang Baku dan Sesuai dengan Ejaan yang Berlaku

Sifat surat lamaran kerja itu resmi, maka bahasa yang digunakan pun seharusnya resmi dan sesuai dengan ejaan yang berlaku. Apabila ragu dan takut salah menggunakan kata tertentu, Anda bisa melihat jawaban yang benar dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). 

Namun jangan coba-coba menggunakan bahasa gaul, prokem, slang atau semisal menyebutkan nama diri dengan “aku” atau “gue” serta berbagai kata tidak resmi lainnya. Hal tersebut akan memberikan kesan kepada perusahaan bahwa Anda tidak bersungguh-sungguh untuk melamar pekerjaan di tempat mereka.

6. Usahakan Untuk Tidak Memakai Correction-Pen

Menghindari penggunaan correction-pen adalah hal yang bisa dikatakan susah ketika menulis surat lamaran dengan cara tulis tangan. Jika di PC atau laptop Anda tinggal menggunakan tombol “delete”, maka menulis di kertas tidak bisa seperti itu. 

Terkadang ada yang beranggapan tinggal menggunakan correction-pen untuk kata-kata yang salah, padahal ini akan meninggalkan kesan tidak baik pada perekrut. Jadi hindari penggunaan alat ini. Dan mulailah menulis ulang pada kertas yang baru jikalah Anda salah tulis satu huruf sekalipun. Untuk melatih diri, Anda bisa mencoba berlatih terlebih dahulu pada kertas yang tidak digunakan.

Baca juga: Bukan Mudah atau Sulit! Ini Cara Membuat Infografis

7. Pahami Format atau Struktur Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan

Hal terakhir dan paling penting yang tidak boleh Anda lewatkan begitu saja adalah memahami format atau struktur surat lamaran kerja yang akan ditulis tangan. Bila format penulisan yang Anda gunakan sudah rapi dan tepat sesuai dengan kaidah yang berlaku, maka hal ini juga akan memberikan nilai plus untuk Anda, lho!

Format atau struktur yang dimaksud adalah sebagai berikut.

  • Tempat dan tanggal penulisan surat lamaran
  • Identitas perusahaan atau kantor yang Anda tuju, seperti nama dan alamatnya dengan lengkap
  • Salam hormat atau salam pembuka atau kalimat sapaan
  • Kata pengantar
  • Informasi jabatan yang akan Anda lamar
  • Biodata pribadi Anda secara singkat
  • Informasi pendidikan terakhir yang sudah Anda tempuh
  • Informasi tempat Anda memperoleh lowongan pekerjaan tersebut
  • Pengalaman kerja atau magang yang Anda miliki
  • Skill atau keahlian yang akan mendukung isi lamaran
  • Informasi lampiran dokumen yang Anda sertakan dalam berkas lamaran
  • Kalimat penutup yang baik beserta harapan bahwa Anda ingin bergabung di perusahaan tersebut
  • Salam, nama lengkap, dan tanda tangan

Sebagai informasi, struktur penulisan surat lamaran kerja tulis tangan ini bersifat fleksibel. Artinya bisa disesuaikan dengan ketentuan dan aturan perusahaan atau kantor tempat Anda melamar. Anda bisa menambah ataupun mengurangi satu atau beberapa komponen di dalamnya sesuai dengan aturan yang berlaku. 

Bagaimana Cara Menulis di Amplop Lamaran Kerja? 

Setelah mengetahui apa itu surat lamaran kerja dan bagaimana cara membuat surat lamaran kerja yang baik dan benar, hal terpenting lainnya yang harus Anda lakukan adalah bagaimana cara menulis di amplop lamaran kerja untuk mengirimkan surat yang sudah Anda buat. Dengan penulisan yang tepat pada amplop lamaran kerja yang rapi dan formal, Anda akan memberikan first impression yang baik kepada perusahaan. 

Penasaran amplop saja yang cocok untuk lamaran serta apa saja yang harus Anda tulis pada amplop lamaran kerja Anda? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

1. Pilih Jenis Amplop

Hal pertama yang harus dilakukan sebelum mengirim berkas lamaran dan menulis keterangannya di amplop lamaran kerja adalah Anda harus memilih amplop jenis apa yang akan digunakan. Dalam hal ini, jenis amplop yang tepat adalah amplop warna cokelat bertali atau yang memiliki perekat seperti lem apabila perusahaan meminta.

Fungsi amplop cokelat bertali atau yang memiliki perekat seperti itu adalah untuk mengunci dokumen supaya tidak keluar dari amplop. Umumnya ukuran amplop untuk berkas lamaran kerja adalah yang berukuran kertas folio F4 dengan panjang 25 × 35 cm. Selain jenisnya, pastikan juga amplop yang Anda gunakan bersih dan tidak kusut. 

2. Tulis Identitas dengan Lengkap

Salah satu hal paling penting yang harus Anda lakukan setelah mendapatkan jenis amplop yang cocok adalah menulis identitas Anda. Tuliskan identitas Anda dengan lengkap pada bagian kiri atas amplop agar perusahaan bisa langsung mengetahui data diri Anda. 

Identitas yang dapat Anda tulis adalah nama lengkap, gelar (jika ada), alamat domisili, serta kontak yang dapat dihubungi oleh perusahaan misalnya alamat email dan nomor telepon. Contoh penulisannya adalah sebagai berikut:

Nama : Ayunita Yuniar

Alamat : Cikarang, Kab. Bekasi 56780

Email : ayunita.yuniar@gmail.com

No. telepon : 085229238456

3. Cantumkan Nama atau Kode Jabatan yang Akan Dilamar serta Jurusan

Selain data diri lengkap, jangan lupakan juga untuk menuliskan kode atau nama jabatan yang akan Anda lamar tepat di bagian kanan atas amplop. Umumnya kode atau nama jabatan ini diberikan oleh perusahaan pada pengumuman lowongan pekerjaan. 

Penulisan kode dan nama jabatan yang akan dilamar ini akan memudahkan perusahaan untuk mengetahui maksud Anda serta posisi apa yang akan Anda lamar sebelum mereka membuka amplop tersebut. Tak hanya itu, penulisan nama jabatan dan kode juga dapat membantu memudahkan HRD dalam melakukan screening kepada semua kandidat termasuk Anda. 

Baca juga: Informasi Lengkap Tentang Surat Keterangan Kerja dan Cara Membuatnya

Selain kode dan nama jabatan, pada bagian kanan atas amplop ini juga bisa disertakan jurusan Anda saat kuliah dulu. Contoh penulisannya adalah:

Jabatan: Staf Administrasi

Jurusan: S1 Manajemen

4. Sebutkan Nama Kantor atau Perusahaan yang Akan Dituju

Hal terakhir dan paling penting yang harus Anda tulis pada amplop lamaran kerja adalah kantor atau perusahaan yang akan Anda tuju untuk melamar. Penulisannya dibuat dalam bentuk persegi panjang dan dicantumkan pada bagian kanan bawah amplop. Tulis pihak yang Anda tuju di perusahaan tersebut, contohnya saja pihak HRD Perusahaan A.  

Harap cantumkan alamat yang lengkap supaya berkas lamaran Anda tidak tersasar ke alamat yang salah. Dan juga gunakan huruf kapital saat menuliskannya. Bila Anda tidak tahu nama lengkap HRD tersebut, maka cukup tulis “Bapak/Ibu HRD”. 

Apabila ingin penulisan terlihat lebih rapi, maka Anda bisa menggunakan stiker label lalu ketikkan isinya menggunakan Microsoft Word di komputer. Cetak tulisan tersebut lalu tempelkan label pada bagian pinggir atau tepi kanan bawah amplop. 

Contoh penulisannya adalah sebagai berikut.

Kepada Yth. 

Bapak/Ibu HRD

PT. Sukses Selalu

Jl. Sudirman VII, No. 12

Jakarta Pusat, 14567

5. Isi Amplop dengan Berkas Lamaran

Setelah melakukan setiap langkah di atas, maka cara menulis di amplop lamaran kerja Anda pun selesai. Lanjutkan ke langkah berikutnya yaitu dengan mengisi amplop tersebut dengan berkas lamaran yang diminta oleh perusahaan. Termasuk di dalamnya adalah surat lamaran kerja yang telah Anda buat sesuai dengan ketentuan di atas. Eratkan tali amplop atau rekatkan agar isinya tersimpan rapi dan aman lalu kirim melalui jasa pengiriman terdekat. 

Demikianlah cara membuat surat lamaran kerja yang baik dan benar beserta cara menulis di amplop lamaran kerja yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Tidak terlalu sulit, bukan? Well, selamat mencari kerja jobseekers! Semoga Anda berhasil mendapatkan pekerjaan yang Anda impikan selama ini.

Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
21 Sep 2022
mobile-close
Pinjam kilat 20 juta!Download