Apa itu Venture Capital atau Modal Ventura?

27 Jan 2022 by Rindang Maulidia, Last edit: 28 Jan 2022

Fenomena startup digital yang mulai marak pada 2000, cukup sering dikaitkan dengan istilah venture capital/modal ventura. Masyarakat yang familiar dengan dunia startup digital tentunya memahami bahwa tanpa adanya venture capital/modal ventura, sebuah startup tidak bisa berkembang. Kenali apa itu venture capital/modal ventura dalam artikel ini selengkapnya.

apa itu venture capital

Apa Itu Venture Capital

Venture Capital adalah istilah Bahasa Inggris yang berarti perusahaan pemberi modal untuk perusahaan startup. Sedangkan, dalam Bahasa Indonesia, istilah tersebut diterjemahkan sebagai perusahaan modal ventura. 

Di Indonesia, operasional venture capital/modal ventura adalah resmi karena telah diatur dalam KEPPRES No. 61 Tahun 1998  dan  KEPKEMENKEU No.125/ KMK.013/ 1998. Dalam prakteknya, perusahaan modal ventura hanya akan memberikan modal kepada perusahaan startup yang dinilai membawa inovasi besar di masa depan. Uniknya, modal yang diberikan untuk perusahaan startup tidak hanya dalam bentuk dana, namun juga keahlian teknis tertentu.

Baca juga: Apa itu Funding? Mengenal 6 Jenis Pendanaan Startup Series

Dalam pendanaan, perusahaan modal ventura menyalurkan dana untuk suatu perusahaan startup yang bersumber dari investor, bank investasi, atau lembaga keuangan sejenis. 

Bagaimana Venture Capital Membantu Startup Digital?

Dalam pengertian yang diambil dari apa itu venture capital, dapat kita lihat secara garis besar, perusahaan venture capital mendukung kelancaran operasional bisnis perusahaan startup melalui bantuan modal, baik dalam bentuk pendanaan maupun skill. Namun, secara spesifik ada beragam tugas yang harus dilakukan perusahaan modal ventura untuk membantu suatu startup yang menjadi penerima modalnya, antara lain:

modal ventura adalah

1. Mengumpulkan dana dari investor

Perusahaan modal ventura telah terhubung dengan berbagai investor dan Limited Partners (LP) yang berminat untuk melakukan pendanaan untuk suatu perusahaan startup. Setelah dana terkumpul, modal ventura akan menyalurkan dana tersebut untuk start up yang terpilih mendapatkan pendanaan.

2. Melakukan penilaian kinerja startup

Setelah startup mendapatkan modal dari perusahaan modal ventura, maka sebagai pemberi modal, perusahaan modal ventura berhak untuk melakukan penilaian kinerja pada perusahaan startup. 

3. Memberikan saran pengembangan bagi perusahaan startup

Tidak hanya memberikan penilaian kinerja, perusahaan modal ventura juga perlu memberikan pengembangan bagi perusahaan startup. Selain modal yang diberikan dalam bentuk skill, saran pengembangan ini juga akan berguna bagi perusahaan modal ventura untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar dari modal dana yang disalurkan. 

Itulah cara perusahaan modal ventura/venture capital membantu jalannya operasional perusahaan startup seperti yang tertera pada bagian apa itu venture capital. Nantinya, perusahaan ini akan mendapatkan sejumlah keuntungan apabila perusahaan startup yang menerima modal berada dalam fase exit.

Dalam bisnis, fase exit tidak serta merta diartikan sebagai keluar, namun lebih tepat diartikan sebagai startup yang punya rencana bisnis lebih matang, sehingga bisa melantai pada bursa efek, diakuisisi/dijual, atau diinvestasikan secara sebagian maupun keseluruhan kepada perusahaan venture capital yang lebih besar. 

Jenis Pendanaan yang Diberikan Venture Capital

Sifat pendanaan yang diberikan oleh perusahaan modal ventura adalah beragam dan repetitif. Pasalnya, ada banyak jenis pendanaan yang disalurkan sesuai dengan spesifikasi suatu perusahaan startup. 

modal ventura

Selain itu, perusahaan venture capital boleh memberikan pendanaan beberapa kali untuk suatu startup. Tentunya, keputusan tersebut memiliki syarat dan ketentuan berlaku yang harus ditaati oleh perusahaan startup penerima dana.

Inilah jenis pendanaan yang diberikan perusahaan venture capital.

1. Seed Capital

Jenis pendanaan ini diperuntukkan bagi perusahaan startup yang baru saja memulai bisnisnya, bahkan masih berada dalam tahap sebagai perusahaan yang belum memiliki produk namun membutuhkan pendanaan awal. 

Lalu, bagaimana perusahaan startup tersebut bisa lolos kualifikasi pendanaan jika belum punya produk?

Baca juga: 10+ Hal Yang Wajib Diketahui Tentang Investasi Saham

Nyatanya, pada tahapan seed capital, mayoritas perusahaan startup telah membawa visi-misi dan model bisnis perusahaan untuk mencari pendanaan melalui perusahaan modal ventura. Dari materi tersebut, perusahaan modal ventura bisa mempertimbangkan pendanaan yang akan digunakan untuk keperluan penelitian pasar, pembentukan tim, dan percobaan produk pertama.

2. Startup Capital

Jenis pendanaan ini diperuntukkan bagi perusahaan startup yang sudah berkembang dari tahapan pendanaan sebelumnya. Artinya, dana yang diberikan dalam tahapan ini akan digunakan untuk keperluan rekrutmen karyawan dengan skala yang lebih besar dan penelitian lanjutan untuk mengembangkan produk yang siap dipasarkan ke masyarakat.

3. Early Stage 

Dengan pendanaan tahap startup capital, sebuah startup diharapkan sudah memiliki tim yang solid untuk berkembang dan telah memasarkan produknya ke masyarakat untuk selanjutnya siap menerima pendanaan tahap early stage. 

Untuk bisa mendapatkan pendanaan early stage, sebuah startup setidaknya sudah harus memiliki kantor sebagai tempat bekerja dan proyeksi bisnis dalam jangka pendek, selama 2-3 tahun ke depan yang meliputi peningkatan penjualan, efisiensi, dan produktivitas dalam bekerja.

4. Expansion Capital

Pada tahapan ini, sebagai sebuah perusahaan startup yang cukup matang, diharapkan perusahaan tersebut sudah beroperasi dengan tim yang memadai untuk melakukan ekspansi ke depannya. Ekspansi yang dimaksud tidak hanya perluasan pasar baru namun bisa juga dilakukan dengan memperluas pasar saat ini.  

5. Late Stage Capital

Jenis pendanaan ini akan diberikan oleh venture capital untuk suatu startup yang memiliki performa sangat baik. Dana ini diharapkan bisa digunakan untuk meningkatkan performa bisnis dalam berbagai aspek untuk menjadi perusahaan yang memiliki valuasi yang lebih besar. 

Daftar Perusahaan Modal Ventura di Indonesia

Ada banyak perusahaan modal ventura yang cukup terkenal di sektor bisnis startup global, seperti Softbank dan Tencent, tapi apa itu venture capital yang berasal dari Indonesia?

Softbank dan Tencent bukanlah perusahaan modal ventura yang berasal dari Indonesia, meskipun masing-masing perusahaan tersebut mendanai perusahaan startup yang beroperasi di Indonesia.

perusahaan modal ventura

Pemilik startup tidak kehilangan kesempatan untuk mendapatkan bantuan modal dari perusahaan modal ventura di Indonesia, kok. Berikut ini adalah nama perusahaan modal ventura yang ada di Indonesia. 

1. East Ventures Capital

Perusahaan ini didirikan oleh Batara Eto, Willson Cuaca, dan Taiga Matsuyama sejak 2019. Saat ini East Ventures Capital tercatat telah mendanai sekitar 160 startup di Indonesia, yang mana 30 diantaranya telah berstatus exit. Perusahaan ini cukup aktif dalam menyalurkan pendanaan awal untuk perusahaan startup.

2. Golden Gate Ventures

Selain East Venture Capital, Golden Gate Ventures juga aktif mendanai perusahaan startup di tahap awal. Perusahaan ini telah berdiri sejak 2011 dan telah melakukan pendanaan untuk berbagai perusahaan yang beroperasi di 7 negara Asia. Beberapa startup yang pernah menerima pendanaan dari perusahaan ini adalah Alodokter, Carrousel, Gojek, dan Tanihub.

3. Sinar Mas Digital Ventures

Perusahaan modal ventura ini telah aktif menyalurkan pendanaan untuk berbagai perusahaan teknologi sejak 2018, seperti Waresix dan Happyfresh. Sedangkan pada 2019, perusahaan ini memberikan pendanaan untuk Yummy Corp, Fore Coffee, Wahyoo, IDN Media, dan lain-lain.

4. Agaeti Ventures

Agaeti Ventures memfokuskan penyaluran modalnya untuk perusahaan startup yang sedang berkembang di Indonesia dan bersiap untuk melakukan ekspansi ke Asia Tenggara. Pada 2020, perusahaan ini tercatat melakukan merger dengan perusahaan modal ventura lainnya yang bernama Convergence Ventures dan berganti nama menjadi AC Ventures.

5. Alpha JWC Ventures

Perusahaan ini didirikan oleh Chandra Than bersama Jefrey Joe, dan Will Ongkowidjaja pada awal 2015. Kopi Kenangan, Tanihub, dan WeWork adalah daftar perusahaan startup yang pernah mendapatkan pendanaan dari Alpha JWC Ventures.

Baca juga: Capital Gain: Pengertian, Jenis, dan Penjelasannya

Itulah informasi lengkap mengenai apa itu venture capital. Semoga dengan artikel ini Sobat Pintar bisa memahami bagaimana capital venture berperan pada operasional sebuah perusahaan startup. 

Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya. 

28 Jan 2022
Pinjam kilat 20 juta!Download