Apa Itu IMF? Yuk Cari Tahu

05 Mar 2021 by Andro
pertemuan imf

Apa itu IMF? IMF adalah singkatan dari International Monetary  Fund atau dalam bahasa Indonesia lebih dikenal dengan nama Dana Moneter Internasional. International Monetary  Fund merupakan salah satu badan yang ada di dalam PBB, yang bertujuan untuk membantu perekonomian dunia. Salah satu tujuan dari IMF adalah memberikan pinjaman kepada negara-negara anggota yang membutuhkan. 

Mengenai pertanyaan apa itu IMF? Dapat dikatakan juga bahwa IMF adalah lembaga yang berada di tengah sistem dari moneter internasional. Sistem yang dimaksud ialah sistem pembayaran internasional dan nilai tukar mata uang dari seluruh negara. Selain itu, IMF juga bisa dikatakan sebagai sumber dana bagi negara yang membutuhkan pembiayaan untuk permasalahan neraca.

Asal Mula IMF

Pada tahun 1944, IMF dilahirkan pada konferensi PBB yang diadakan di Bretton Woods, AS. Pada saat itu, setidaknya ada perwakilan dari 45 pemerintah yang setuju terhadap suatu kerangka kerjasama ekonomi. Kerangka kerjasama tersebut  bertujuan untuk menghindari terulangnya depresi besar seperti pada tahun 1930.

Pada tahun 1930, beberapa negara mengalami kegiatan ekonomi yang melemah. Agar dapat mempertahankan perekonomiannya tersebut, negara-negara ini mengambil kebijakan berupa hambatan impor. Akan tetapi, kebijakan ini malah membuat kegiatan ekonomi semakin melemah. Sehingga sejumlah negara tidak lagi mampu bertahan.

Oleh karena itu, untuk mengantisipasi kesalahan pengambilan kebijakan ekonomi tersebut, para perwakilan yang menghadiri konferensi di Bretton Woods merancang suatu pasal-pasal perjanjian. Pasal-pasal tersebut digunakan untuk mengawasi sistem moneter internasional, untuk penghapusan pembatasan atas pertukaran valuta asing dan untuk stabilitas nilai tukar. 

Pada akhirnya IMF resmi terbentuk pada tahun 1945 tepatnya pada bulan Desember. Saat itu terdapat 29 negara yang menjadi negara pertama  yang menandatangani pasal-pasal perjanjian tersebut.

Tujuan IMF

Adapun tujuan didirikannya IMF antara lain adalah:

Pemantauan perkembangan ekonomi dan kebijakan ekonomi.

IMF akan melakukan pemantauan terhadap negara anggotanya seperti perkembangan ekonomi dan juga pemilihan kebijakan. IMF juga akan memberikan nasihat tentang kebijakan yang lebih baik diambil dalam pengambilan keputusan terkait kebijakan ekonomi.

Hal ini dapat dilihat dari kasus ekonomi Jepang di tahun 2000. Pada saat itu, IMF memberikan himbauan agar jepang melakukan stimulasi pertumbuhan ekonomi dengan tetap mempertahankan kebijakan suku bunga pada tingkat yang rendah.

Memberikan pinjaman.

IMF akan memberikan pinjaman kepada negara-negara yang menjadi anggotanya. Pinjaman ini digunakan untuk menghadapi permasalahan neraca negara tersebut. Selain itu, pinjaman ini ditujukan agar dapat menjadi pendukung proses penyesuaian dan kebijakan reformasi untuk menyelesaikan permasalahan ekonomi. 

Sebagai contoh dapat dilihat dari krisis moneter pada tahun 1998. Pada saat itu, IMF bertindak dengan memberikan USD 21 Milyar kepada Korea untuk memperkuat cadangan devisanya. Dana yang digelontorkan IMF ini pun pada akhirnya dapat membantu Korea mereformasi perekonomiannya dan kemudian berangsur-angsur pulih dari krisis moneter saat itu. 

Bantuan teknis.

IMF akan memberikan bantuan teknis serta pelatihan pada bidang yang menjadi keahlian IMF kepada negara anggotanya. Lebih tepatnya memberikan pelatihan kepada pemerintah dan bank sentral dari negara anggotanya.

Hal ini bisa dilihat ketika runtuhnya Uni Soviet. Pada saat itu, Uni Soviet terpecah menjadi beberapa negara seperti negara-negara Baltik dan Rusia. IMF dalam hal ini kemudian memberikan bantuan kepada negara-negara tersebut. Bantuan yang diberikan IMF berupa pembentukan perbendaharaan pada bank sentral, sebagai transisi dari perekonomian terpusat menjadi ekonomi berdasarkan pasar. 

Pertemuan Tahunan IMF

Pertemuan tahunan IMF adalah suatu pertemuan yang membahas seputar ekonomi, yang rutin diadakan setiap tahun pada bulan Oktober. Pertemuan biasanya  diadakan 2 tahun berturut-turut di kantor pusat IMF, dan pada tahun ketiga, akan dilaksanakan di salah satu negara anggota. Pertemuan ini selamanya akan terus berlangsung dengan format tersebut.

Pertemuan tahunan IMF terakhir kali, dilangsungkan di negara anggotanya yakni Indonesia, tepatnya di Pulau Bali pada tahun 2018. Pertemuan tahunan IMF tersebut dilaksanakan selama 8 hari, dengan 20.000 partisipan dari 189 negara yang bergabung. 

Pertemuan yang dilaksanakan di Bali tersebut mengangkat 8 topik utama. Delapan topik tersebut diantaranya adalah ekonomi digital, pembiayaan dan asuransi, perubahan iklim, ekonomi syariah dan lainnya. 

Indonesia sebagai tuan rumah memiliki isu yang disuarakan pada pertemuan di Bali saat itu. Isu yang disuarakan Indonesia berupa penguatan harmonisasi serta koordinasi kebijakan antar negara untuk bersama-sama memulihkan ekonomi global.

Biaya Pertemuan Tahunan

Pada saat pelaksanaan pertemuan tersebut, Indonesia menghabiskan dana sebesar Rp 855,5 Milyar yang bersumber dari APBN. Dana yang dikeluarkan Indonesia lebih kecil dari dana yang dikeluarkan Singapura pada pertemuan tahunan IMF 2006. Pada pertemuan tahunan tersebut, Singapura mengeluarkan dana sebesar Rp1,1 Triliun. 

Pengeluaran yang dilakukan Indonesia untuk menjadi tuan rumah pertemuan tahunan tentunya akan membawa hal-hal positif. Hal-hal positif yang didapatkan Indonesia pada pertemuan tersebut adalah masuknya devisa ke Indonesia dan menggerakkan pariwisata di Bali, sebagai tempat dilangsungkannya pertemuan.

Selain itu, pada pertemuan tersebut Indonesia berhasil menandatanganinya komitmen investasi dengan nilai USD 13,6 Milyar. Indonesia juga mendapatkan manfaat jangka panjang berupa jalinan kerjasama dengan negara negara lainnya. 

Kemudian untuk pertemuan Tahunan IMF di negara anggota selanjutnya, akan dilaksanakan di Maroko. Akan tetapi, karena pandemi Covid-19, pertemuan kali ini akan ditunda dan digantikan pertemuan virtual.

Nah, itulah dia beberapa informasi mengenai apa itu IMF. Dari penjelasan tersebut, harapannya pertanyaan mengenai apa itu IMF, dapat terjawab dengan baik. Bahwa IMF dalam hal ini, sejatinya merupakan suatu badan dari PBB yang menangani terkait masalah ekonomi internasional.

Di Indonesia sendiri, IMF banyak dicitrakan sebagai pemberi pinjaman atau hutang kepada negara-negara. Hal ini terjadi ketika Indonesia diterpa isu pinjaman yang sangat banyak. Salah satunya dari IMF, sehingga masyarakat banyak mengenal IMF sebagai pemberi pinjaman.

Jika IMF merupakan lembaga yang memberikan pinjaman kepada negara-negara, maka Kredit Pintar adalah lembaga yang dapat memberikan pinjaman kepada perorangan. Kredit Pintar dalam hal ini bertujuan  untuk membantu memecahkan masalah ekonomi perorangan, seperti pemenuhan kebutuhan atau bahkan untuk modal usaha. Bagi kamu yang ingin memulai usaha, namun belum memiliki modal yang cukup, maka kamu bisa mendapatkan pinjaman dana dari Kredit Pintar.  

kredit pintar

Kredit Pintar sebagai penyedia pinjaman dana dalam hal ini dapat memfasilitasi biaya modal usaha kamu, dengan cepat dan mudah. Hanya dengan membutuhkan waktu 5 menit saja, kamu sudah bisa mendapatkan pinjaman dengan cepat, hingga sejumlah Rp 20 Juta.

Kamu tidak perlu mengkhawatirkan soal keamanan penyedia pinjaman yang satu ini. Hal ini karena Kredit Pintar telah diawasi oleh OJK. Artinya, setiap aktivitas maupun kebijakan yang dilaksanakan oleh Kredit Pintar, dapat terjamin kesesuaiannya dengan hukum yang berlaku di Indonesia.

mobile-closeKredit PintarDownload