5 Tanda Kalau Kamu Kecanduan Media Sosial

10 Aug 2021 by Laruan

Kecanduan media sosial merupakan salah satu penyakit mental yang kerap dijadikan topik pembicaraan oleh orang tua, pakar kesehatan, hingga psikologi. Seperti halnya kecanduan narkoba, tidak bisa lepas dari media sosial tidak baik untuk kesehatan para penggunanya dan bahkan bisa menimbulkan banyak masalah untuk kehidupan sehari-hari kita.

Media sosial dibuat untuk memudahkan kita berinteraksi sosial dengan pengguna media sosial lainnya secara online. Dari media sosial, kita bisa berkenalan, bersilaturahmi, bertukar informasi, dan lain sebagainya. Tentunya, hal ini merupakan hal yang sangat positif, tetapi ternyata terlalu sering bermain media sosial tidak baik untuk kesehatan kita. 

5 Tanda Kalau Kamu Kecanduan Media Sosial

Mau tahu kenapa? Berikut Kredit Pintar akan memberikan penjelasan tanda, efek-efek, dan siasat mengatasi tidak bisa lepas dari media sosial untuk Sobat Pintar.

5 Tanda Kecanduan Media Sosial

  1. Mengawali Hari dan Mengakhiri Hari Dengan Menatap Ponsel

Tanda pertama bahwa kamu sudah tidak bisa lepas dari media sosial adalah, selalu menatap layar ponsel di pagi hari setelah bangun dan di malam hari sebelum beristirahat. Bahkan, untuk beberapa orang kerap tertidur dengan menggenggam ponsel mereka di tangan mereka. Jika Sobat Pintar pernah mengalami hal ini, maka itu artinya bahwa Sobat Pintar sudah tidak bisa lepas dari media sosial.

  1. Selalu Online Di mana pun dan Kapan Pun

Tidak peduli dimanapun dan kapanpun, kalian akan selalu mengecek notifikasi media sosial atau hanya sekedar scrolling. Bahkan, kebiasaan ini kerap dilakukan ketika sedang menunggu bis, bertemu dengan sahabat, berkumpul keluarga, dan kegiatan lain-lainnya.

  1. Selalu Haus Akan Popularitas
5 Tanda Kalau Kamu Kecanduan Media Sosial

Biasanya, orang-orang yang sudah kecanduan akan selalu merasa gelisah dan gatal untuk mengunggah foto atau video yang sempurna untuk dibagikan ke media sosialnya. Sebenarnya hal ini merupakan kegiatan yang sangat wajar, akan tetapi biasanya mereka yang sudah terlalu candu dengan media sosial memiliki tujuan tersendiri untuk mendapatkan popularitas dari pengguna media sosial lainnya.

Mereka akan menghabiskan waktunya untuk berfoto dengan angle yang sempurna, background yang estetik, ekspresi muka yang cantik, mengedit foto atau video yang telah dibuat, memikirkan caption yang baik, dan lain sebagainya.

Hal tersebut biasanya mereka lakukan untuk mendapatkan engagement, likes, dan followers yang sangat banyak. Karena menurut mereka, mendapatkan pujian sangatlah penting bagi hidup mereka.

  1. Selalu Panik Ketika Tidak Memiliki Akses Internet

Memang tidak selalu sih, tapi kan, ada beberapa momen ketika penyedia jasa internet sedang mengalami gangguan server atau sedang melakukan pemeliharaan sementara. Biasanya, di waktu-waktu tersebut koneksi internet akan lebih lambat atau tidak bisa di akses sama sekali.

Ketika saat itu terjadi, perasaan cemas, gelisah, dan marah akan muncul karena tidak dapat mengakses media sosial untuk mencari tahu aktivitas terkini dari teman-teman, atau informasi terbaru. Hal ini bisa dikatakan sebagai fenomena FoMo atau fear of missing out, yang dimana orang yang tidak bisa lepas dari media sosial menjadi kurang update (kudet) dengan berita terhangat.

  1. Menghabiskan Waktu di Media Sosial

Terakhir, kamu akan jauh lebih sibuk mengecek pemberitahuan terkini dan lebih asyik bermain media sosial ketimbang mengerjakan pekerjaan sekolah atau pekerjaan kamu. Hal ini karena kamu takut untuk kehilangan engagement yang sangat berarti yang bisa membuat kamu kehilangan banyak pengikut ataupun jumlah “likes” di media sosial.

Efek Mental Kecanduan Media Sosial

Tahu gak sih, Sobat Pintar? Ternyata media sosial memberikan efek yang kurang baik untuk kesehatan kita. Bahkan, Asosiasi Kesehatan Mental Kanada telah memperingatkan tentang efek kesehatan mental dari penggunaan media sosial yang berlebihan. Berikut beberapa efek media sosial bagi kesehatan mental:

Sedih – Sebuah penelitian telah menemukan bahwa penggunaan Facebook dikaitkan dengan berkurangnya rasa kebahagiaan dan kepuasan individu dalam hidupnya. Padahal, jejaring sosial dibuat sebagai jembatan bagi orang-orang untuk menjalin hubungan dan komunikasi secara instan.

Membandingkan Hidup – Kelemahan dari penggunaan media sosial secara berlebihan adalah membuat pengguna merasa terisolasi secara sosial. Hal ini disebabkan oleh faktor perbandingan dimana orang-orang  cenderung mengukur dan membandingkan hidup mereka dengan orang lain yang mereka lihat di media sosial. Dampaknya, bagi pengguna media sosial yang sering membandingkan hidupnya dengan orang lain dapat mengalami gejala depresi.

Delusi – Biasanya, ketika seseorang merasa emosional seperti sedih, mereka cenderung untuk membuka media sosial untuk mengalihkan perhatian mereka dengan membaca artikel, menonton video lucu, dan lain sebagainya.

Mengalihkan perhatian dengan sesaat memang boleh, tetapi terlalu sering lari dari masalah tidak akan membuat kamu terbebas dari masalah tersebut. Pada akhirnya, kamu akan terjebak dalam lingkaran setan dan delusi kontrol tanpa mengatasi akar penyebab kesedihan yang berkelanjutan.

Produktivitas Menurun – Media sosial kerap dikenal sebagai perusak produktivitas pekerjaan sehari-hari. Dengan menghabiskan banyak waktu yang berharga di media sosial, Sobat Pintar akan lupa akan tanggung jawabnya untuk menyelesaikan pekerjaan yang harus dilakukan. Karenanya, Sobat Pintar harus melatih diri dan bertanggung jawab dalam mengontrol penggunaan media sosial.

Stres – Akibat terlalu banyak informasi dan berita yang berlebihan yang dilihat oleh penggunanya, membuat para penggunanya mengalami ketidakmampuan untuk memproses informasi, berpikir kritis, dan membuat keputusan yang berkualitas. Hal ini dapat menyebabkan stres yang sangat tinggi dan masalah kesehatan mental seperti depresi, kecemasan, kualitas tidur, dan lain-lain.

Cara Mengatasi Kecanduan Media Sosial

  1. Buatlah Manajemen Waktu Media Sosial

Cara mengatasi tidak bisa lepas dari media sosial yang pertama adalah, membuat manajemen waktu. Sobat Pintar harus ingat, bahwa waktu yang kalian miliki sangatlah berharga, maka gunakanlah untuk melakukan kegiatan yang lebih bermanfaat. Sobat Pintar harus pintar mengalokasikan waktu untuk memeriksa pemberitahuan dan mengakses media sosial dalam waktu tertentu saja.

Manfaatkan fitur pembatas waktu aplikasi pada smartphone Sobat Pintar, sehingga ketika Sobat Pintar melewati batas waktu tersebut, fitur tersebut akan secara otomatis menghentikan akses untuk masuk ke media sosial. 

  1. Cari Kegiatan Baru

Orang-orang yang sering menggunakan media sosial adalah mereka yang tidak memiliki kegiatan lain untuk dilakukan. Oleh karena itu, Sobat Pintar carilah aktivitas lain yang bermanfaat untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan. Mulailah dari membaca buku 1-5 halaman, belajar bermain alat musik, berolahraga, dan lain sebagainya.

  1. Jangan Bermain Smartphone Saat Hendak Istirahat

Penyakit anak-anak muda jaman sekarang ini adalah memainkan smartphone mereka di malam hari. Biasanya, mereka akan membuka media sosial hanya untuk mencari hiburan semata atau berkirim pesan dengan teman-temannya.

Hati-hati Sobat Pintar, biasanya kebiasaan ini akan bablas dan membuat Sobat Pintar tidur terlalu larut. Untuk mengatasinya, Sobat Pintar bisa menyimpan smartphone-nya di ruangan yang terpisah dari kamar, atau mematikan smartphone di saat malam.

  1. Buat Kelompok Pendukung

Cara mengatasi tidak bisa lepas dari media sosial yang terakhir adalah membentuk atau bergabung dengan kelompok pendukung yang ingin mengurangi kebiasaan bermain media sosial.

Dengan membuat kelompok pendukung ini, Sobat Pintar akan mendapatkan pengaruh yang positif dalam memerangi kebiasaan bermain media sosial. Biasanya, orang yang sudah kecanduan seperti ini, membutuhkan komunitas atau sosial yang positif untuk membantu mereka menghadapi masalah yang mereka hadapi.Jadi itulah cara-cara mensiasati tidak bisa lepas dari media sosial, Sobat Pintar. Selalu ingat ya, waktu kalian sangat berharga untuk melakukan kegiatan yang positif buat diri kamu sendiri. Jangan sampai nanti kamu menyesal karena tidak bisa mengatasi tidak bisa lepas dari media sosial ini, ya.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
mobile-closeKredit PintarDownload