Tingkat Kematangan Steak Yang Enak Wajib Diketahui

14 Oct 2021 by Laruan

Siapa sih yang tidak suka barbecue? Hampir semua orang di seluruh penjuru dunia ini pasti suka dengan yang namanya barbecue. Biasanya nih, kalau orang Indonesia sering mengadakan pesta barbecue atau acara bakar-bakar pada saat acara tahun baru, ulang tahun, atau lebaran. Tapi sayangnya, masih banyak masyarakat Indonesia yang belum tahu tingkat kematangan steak yang memiliki tekstur kenyal dan juicy.

Masih banyak yang belum paham bahwa setiap jenis steak memiliki ketebalan yang berbeda-beda. Ditambah lagi, panasnya bara api arang yang sangat panas membuat kita harus tahu kapan waktu yang tepat untuk menyelesaikan panggangan kita.

Buat Sobat Pintar yang masih belum mengetahui cara memanggang steak dengan benar, berdasarkan artikel pada The Spruce Eats menyatakan bahwa steak daging harus memiliki suhu yang sama dengan suhu ruangan sebelum dipanggang. Setelah 30 hingga 45 menit sebelum memanggang, siapkan steak yang sudah kalian kemas di atas meja. Cara ini akan akan memastikan bahwa seluruh steak memiliki suhu daging yang sama, dengan begitu steak akan matang secara merata dan tidak ada bagian yang gosong.

Waktu Memanggang dan Tingkat Kematangan Steak yang Ideal

  • Rare: 

Tingkat kematangan steak rare ini memiliki tekstur dagin yang hampir mentah. Mungkin beberapa dari kalian merasa jijik, namun tingkat kematangan rare ini ternyata disukai oleh para bule.

Rasa daging yang akan kalian dapatkan adalah daging yang matang pada bagian luar, sementara pada bagian dalamnya masih mentah dengan warna merah khas daging. Tekstur yang akan kalian rasakan saat memakan daging ini adalah empuk dan juicy.

Waktu memanggang steak tingkat rare adalah memanggang dengan suhu panas 120 hingga 130 Fahrenheit selama 3 menit per sisinya.

  • Medium-Rare

Untuk tingkat medium-rare ini memiliki tekstur daging yang kurang lebih sama seperti rare. Namun, tingkat kematangan daging steak medium-rare ini sedikit lebih matang daripada rare.

Waktu memanggang yang ideal untuk tingkat medium-rare dengan menggunakan suhu panas 130 hingga 135 Fahrenheit, kemudian panggang setiap sisi daging selama 4 menit.

  • Medium

Untuk tingkat kematangan steak medium bisa kami bilang yang paling enak karena setengah bagian daging steak-nya sudah matang. Jadi, kalian tidak akan melihat darah setiap mengiris daging steak.

Namun, tekstur daging medium tipe rare atau medium-rare tidak se-juicy mereka. Meskipun begitu, kalian tetap bisa menikmati daging steak yang empuk dan lezat di lidah kalian.

Waktu memanggang yang ideal untuk tingkat medium dengan suhu 140 hingga 150 Fahrenheit, dan panggang setiap sisi daging selama 4 menit.

  • Medium-Well

Untuk tingkat kematangan medium-well ini memiliki daging yang matang dengan sempurna di setiap bagiannya. Tidak ada warna merah saat mengiris daging ini. Kalian hanya bisa melihat permukaan daging yang berwarna coklat dan warna coklat muda pada bagian dalam dagingnya.

Biar lebih nikmat, kami merekomendasikan daging sirloin untuk memanggang steak medium-well ini. Hal ini dikarenakan daging sirloin memiliki lemak yang banyak sehingga membutuhkan waktu memanggang lebih lama daripada daging tenderloin.

Durasi memanggang yang ideal untuk tingkat medium well ini adalah dengan susuh 155 hingga 165 Fahrenheit dengan jangka waktu memasak 5 menit di setiap sisinya.

  • Well-Done

Berikutnya ada well-done yang merupakan tingkat kematangan daging yang terakhir. Pada tingkat ini, daging steak ini memiliki daging yang matang dan tidak memiliki warna merah di setiap sisi daging. Jadi, well-done ini bisa kita bilang merupakan daging yang matang secara menyeluruh. Namun, tingkat kematangan well-done ini kurang diminati oleh beberapa penikmat steak karena dagingnya memiliki tekstur yang keras, daging yang kering atau tidak juicy.

Waktu pembakaran well-done adalah 155 hingga 165 F dengan waktu pembakaran 5-7 menit setiap sisinya.

Jenis-Jenis Daging Yang Cocok Untuk Barbecue

  1. Tenderloin

Jenis daging ini merupakan salah satu potongan daging yang tergolong paling mahal di kelasnya.

Karena berasal dari bagian pinggan dalam sapi, daging tenderloin memiliki tekstur yang paling lembut daripada bagian lainnya. Biasanya, membutuhkan waktu sekitar 45-60 menit untuk memanggang daging tenderloin hingga sempurna.

Karakteristik Tenderloin:

  1. Memiliki tekstur paling empuk
  2. Mengandung lemak yang tidak begitu banyak
  3. Brisket

Selain untuk barbecue, daging brisket kerap menjadi potongan daging terbaik untuk rawon atau soto. Potongan brisket ini terletak pada area dada bawah hingga bawah ketiak sapi. Makannya tekstur dari brisket ini keras. Namun, kalian tetap bisa menikmati daging panggang brisket ini menjadi lebih empuk dengan merendamnya selama 7 jam.

Karakteristik Brisket

  1. Tekstur daging keras namun dapat diolah menjadi lebih lembut
  2. Memiliki lemak yang tinggi
  3. Rib-Eye

Sumber: Unsplash / Alt Text: Tingkat kematangan steak – rib-eye

Jenis daging ini merupakan bagian daging yang paling favorit oleh semua orang. Bahkan, dengan atau tanpa tulang pun, potongan daging ini tetap menjadi pilihan nomor 1 bagi pecinta daging.

Karakter daging yang ada pada rib-eye memang sempurna. Meskipun tidak membutuhkan proses pembakaran yang lama, kalian tetap bisa menikmati daging yang sangat lezat.

Untuk mendapatkan tingkat kematangan medium rare pada rib-eye hanya memerlukan waktu grill sekitar 9-12 menit untuk ukuran 1 inchi. 

Karakteristik Rib-Eye:

  1. Daging yang empuk
  2. Beraroma sedap dan Berlemak
  3. T-Bone

Untuk potongan daging ini memiliki bentuk letter T. Kandungan daging ini memiliki kemiripan dengan porterhouse yang memiliki beberapa kandungan campuran dari bagian rib-eye. Yang membedakannya, untuk potongan T-bone ini tidak memiliki campuran tenderloin sama sekali.

Buat kalian yang senang dengan lemak, kami tidak akan merekomendasikan potongan T-Bone ini kepada kalian. Karena T-Bone memiliki kandungan lemak yang lebih rendah daripada rib-eye.

Karakteristik T-Bone

  1. Memiliki serat daging lembut dan juicy.
  2. Memiliki lemak lebih rendah
  3. Porterhouse

Selanjutnya ada Porterhouse yang merupakan potongan short loin yang memiliki tekstur daging yang empuk, tentunya sangat cocok untuk kalian panggang.

Namun, untuk memanggang bagian daging ini, kalian harus pastikan daging yang sudah kalian beku-kan dalam freezer ini sudah mencair secara merata. Kemudian, kalian bisa panggang dengan temperature 54 celcius selama 10 hingga 13 menit.

Karakteristik Porterhouse

  1. Memiliki tekstur daging lembut dan banyak lemak
  2. Juicy dan tebal
  3. New York Strip

Selanjutnya ada New York Strip yang juga diambil dari short loin tanpa tulang. Pada dasarnya, daging ini memang memiliki rasa yang sangat lezat. Jadi, dengan hanya menaburkan garam dan lada hitam saja, kalian tetap bisa menikmati rasa dari daging ini.

Karakteristik New York Strip:

  1. Lembut
  2. Rasa yang lezat dan juicy
  3. Top Sirloin

Terakhir, ada Top Sirloin yang menjadi alternatif daging untuk kalian yang memiliki dana terbatas. Harga dari daging ini jauh lebih murah daripada rib-eye atau tenderloin.

Bicara tentang tekstur dan rasa, potongan daging yang memiliki sedikit lemak dan tidak bertulang ini tetap memiliki rasa yang lezat. Makannya, daging ini cocok sebagai salah satu menu terbaik barbecue.

Karakteristik Top Sirloin:

  1. Daging yang empuk dan lembut
  2. Lemak rendah

Semoga setelah membaca artikel mengenai tingkat kematangan steak dan jenis-jenis daging barbecue ini kalian bisa menciptakan makanan yang lebih lezat saat acara barbecue selanjutnya.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
15 Oct 2021
mobile-closeKredit PintarDownload