Seluk-Beluk Hari Perempuan Internasional

05 Mar 2021 by Andro
hari perempuan internasional

Perempuan zaman dahulu hanya dianggap sebagai pengurus dapur, tidak diberikan pendidikan, pekerjaan, dan dibatasi aktivitas sosialnya. Akan tetapi, sekarang ini perempuan telah mendapatkan pendidikan dan juga  pekerjaan. Selain itu perempuan juga mulai berbisnis dan banyak menjadi wanita karir.

Sebagai pencapaian tersebut, perempuan seluruh dunia merayakan Hari Perempuan Internasional. Mungkin banyak yang masih belum mengetahui seluk-beluk penyelenggaraan peringatan Hari Perempuan Internasional. Hari Perempuan Internasional sejatinya telah ada semenjak satu abad yang lalu, tepatnya pada tahun 1911. 

Sejarah Hari Perempuan Internasional

Perayaan Hari Perempuan Internasional pada awalnya bermula dari menguatnya isu kesenjangan antara perempuan dan laki-laki atau sering disebut dengan isu kesetaraan gender. Kesenjangan yang terjadi meliputi hak-hak kehidupan sosial, kehidupan berkeluarga hingga kehidupan kerja. Derajat perempuan dianggap berada lebih rendah di bawah laki-laki, sehingga banyak pembatasan hak yang dilakukan terhadap kaum perempuan.

Dalam upaya mendapatkan kembali hak-hak mereka tersebut, perempuan dalam hal ini melakukan aksi kampanye turun ke jalan. Aksi yang dilakukan oleh kaum perempuan dalam mewujudkan hak-haknya inilah yang akhirnya menjadi cikal bakal peringatan Hari Perempuan Internasional sebagai wujud penyampaian aspirasi mereka. 

Hari Perempuan Internasional pertama kali dirayakan pada tanggal 19 Maret 1908. Pada saat itu, kaum perempuan merasakan keresahan tentang penindasan dan kesenjangan terhadap perempuan. Akhirnya 15.000 perempuan kemudian berunjuk rasa menuntut pengurangan jam kerja, kenaikan gaji, dan hak untuk memilih.

Kejadian tersebut kemudian diusulkan sebagai Hari Perempuan Internasional oleh Clara Zetkin pada konferensi di Kopenhagen. Usulan tersebut disepakati oleh 100 perempuan dari perwakilan 17 negara.

Pada awalnya, Hari Perempuan Internasional ini hanya dirayakan oleh negara-negara di Eropa, antara lain bermula dari negara Swiss, Austria, Jerman dan Denmark. Kemudian, seiring berjalannya waktu, perayaan ini mulai diperingati oleh berbagai negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Hari Perempuan Internasional saat ini diperingati pada tanggal 08 Maret bukan 19 Maret sebagaimana saat pertama kali dirayakan. Perubahan ini terjadi di tahun 1913, yang mana peringatan dilaksanakan pada tanggal 08 Maret karena dianggap sebagai hari penting oleh perempuan Rusia. Sejak saat itu, peringatan Hari Perempuan Internasional berubah waktunya, menjadi 08 Maret hingga saat ini. 

Perayaan Hari Perempuan Internasional di Berbagai Negara

Perayaan Hari Perempuan Internasional diadakan untuk melambangkan perjuangan yang dilakukan oleh para perempuan. Oleh karena itu, banyak negara-negara dunia turut serta  memperingatinya.

Peringatan yang dilakukan di tiap negara, memiliki keunikan masing-masing. Berikut ini akan digambarkan seperti apa bentuk perayaan Hari Perempuan Internasional di berbagai negara.

1.    Inggris

Peringatan yang dilakukan di Inggris bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masalah sosial dan juga politik yang berpengaruh terhadap perempuan. Kegiatan yang dilakukan dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional di Inggris, dilakukan dalam bentuk workshop atau pertunjukkan untuk penggalangan dana, yang akhirnya akan didedikasikan untuk perjuangan hak-hak perempuan. 

2.    Italia

Negara ini memiliki cara tersendiri untuk memperingati Hari Perempuan Internasional. Cara yang digunakan di Italia yaitu dengan pemberian bunga Mimosa Kuning. Pada saat perayaan, akan banyak ditemukan pedagang yang menjual bunga tersebut di sudut-sudut kota. Bunga Mimosa Kuning dilambangkan sebagai simbol kepekaan perempuan dan juga kekuatan.

3.    Pakistan

Pakistan menggunakan sepeda sebagai simbol kebebasan perempuan. Hal ini dikarenakan pandangan kuno bahwa, bersepeda bagi perempuan merupakan suatu kegiatan yang dipandang vulgar. Oleh karena itu, peringatan yang dilakukan Pakistan adalah dengan melakukan kegiatan bersepeda bersama. 

4.    Rusia

Di Rusia peringatan Hari Perempuan Internasional biasanya akan melibatkan laki-laki. Pada peringatannya, laki-laki akan berduyun-duyun membeli bunga. Bunga yang dibeli akan diberikan kepada perempuan yang dicintai dan disayangi. Biasanya laki-laki akan memberikan tulip dan juga mawar. 

5.    China

China mengeluarkan sebuah kebijakan khusus untuk memperingati Hari Perempuan Internasional. Hari perayaan hak-hak dan perjuangan perempuan tersebut ditetapkan sebagai hari libur nasional oleh pemerintah China. Selain itu, pada hari ini, para laki-laki akan menghabiskan uang untuk memberikan hadiah kepada perempuan yang disayangi.

Hari Perempuan Internasional Pada Era Millenial

Saat ini perjuangan perempuan untuk mendapatkan hak-hak dan kesetaraan gender terus berlangsung. Masih banyak tempat yang belum sepenuhnya memberikan hak-hak perempuan dan masih melakukan diskriminasi terhadap gender.

Hal ini tertuang dalam peringatan yang terjadi pada 2019 lalu, dimana peringatan Hari Perempuan Internasional mengusung tema balance for better. Alasan lain mengapa tema tersebut diusung adalah fakta bahwa kesetaraan gender belum sepenuhnya diimplementasikan. Adapun pada tahun 2021 ini, Hari Perempuan Internasional diperingati dengan mengusung tema choose to challenge. Tema ini dikeluarkan oleh International Women’s Day.

Bagaimana Perayaan Hari Perempuan Di Indonesia

Kegiatan yang dilakukan di Indonesia dalam rangka peringatan Hari Perempuan Internasional adalah dengan melakukan long march sebagai wadah penyampaian aspirasi. Hal ini tentu berbeda dengan China yang menetapkan Hari Perempuan sebagai hari libur, atau pun seperti Pakistan dengan kegiatan bersepeda bersamanya.

Biasanya, peringatan Hari Perempuan Internasional dilakukan di Jakarta dengan melakukan long march ke depan istana. Massa long march membawa spanduk-spanduk yang berisikan aspirasi mereka. Aspirasi yang disampaikan antara lain “lawan kekerasan seksual’ “perempuan dilecehkan dan direndahkan”.

Banyak massa yang menyampaikan aspirasi bahwa hingga saat ini, perempuan masih dijadikan objek seksualitas semata, padahal perempuan sejatinya juga merupakan manusia, sama seperti laki-laki, yang memiliki hak-haknya sendiri. 

Itulah beberapa hal yang perlu diketahui mengenai Hari Perempuan Internasional. Pada saat ini, perempuan dapat dikatakan lebih bebas dalam melakukan segala hal yang mereka inginkan, termasuk mengenyam pendidikan, dan juga bekerja.

Pada saat ini, banyak dari perempuan-perempuan yang sudah lebih berpendidikan bahkan hingga ke jenjang tertinggi. Perempuan dalam hal ini sudah bisa bekerja di kantor bersamaan dengan laki-laki. Selain itu banyak juga yang memutuskan menjadi seorang wanita karir dengan bekerja dan berbisnis.

Pinjaman Dana – Kredit Pintar

Bagi kamu perempuan yang juga memiliki ambisi dan keinginan untuk lebih maju dan memanfaatkan momen kesetaraan ini, kamu bisa menjajaki jalan sebagai wanita karir. Banyak yang bisa dilakukan dalam hal ini, termasuk salah satunya adalah dengan berbisnis.

Menjadi seorang perempuan yang berbisnis juga bisa meningkatkan derajat perempuan. Hal tersebut bisa menjadi bukti bahwa perempuan juga bisa bekerja dan mencari uang dari bisnis mereka sendiri. Jadi, berbisnis bisa menjadi salah satu opsi bagi perempuan untuk mengembangkan diri mereka.

Meskipun begitu, memang upaya membangun bisnis ini tidaklah mudah, dan membutuhkan modal yang kadang tidak sedikit. Namun, kamu tidak perlu khawatir akan hal yang satu ini, karena untuk bisa mendapat modal, kamu bisa mengajukan pinjaman online untuk bisnis , yang saat ini sudah banyak tersedia. 

Pinjaman online untuk bisnis yang bisa dipilih adakah Kredit Pintar. Kredit pintar telah terpercaya dengan  meminjamkan modal kepada kejutuan orang. Jadi, kamu tidak perlu ragu lagi untuk segera memulai bisnis kamu, karena pinjaman online untuk bisnis dari Kredit Pintar siap membantu mewujudkan ambisimu!

kredit pintar
mobile-closeKredit PintarDownload