Memaknai Pergerakan Wanita pada Hari Wanita Internasional

03 Mar 2021 by Andro
hari wanita internasional

Perayaan hari wanita internasional atau international women day yang diperingati setiap tanggal 8 Maret menandai munculnya peran wanita dalam tatanan dunia. Sebelumnya kaum hawa kerap kali dipandang sebelah mata dan diperlakukan semena-mena.

Pada awalnya hari wanita internasional dipicu oleh penindasan dan ketidakadilan terhadap kaum hawa. Saat diadakan Konferensi Buruh Perempuan tahun 1910, Clara Zetkin lalu mencetuskan untuk mengadakan hari wanitaseluruh dunia setahun sekali di setiap negara. Usulan ini disambut baik oleh semua pihak. Pada 19 Maret 1911 Austria, Jerman, Swiss, dan Denmark menjadi negara pertama yang merayakan hari wanita seluruh dunia.

Dengan perjuangan panjang, akhirnya PBB mengakui hari wanita internasional pada tanggal 8 Maret 1975. Sekarang setiap tanggal 8 Maret, kelompok dan organisasi wanita turun ke jalan menyuarakan permasalahan yang dihadapi para wanita di negaranya.

Lahirnya Wanita-wanita Karir.

Setelah pergerakan kesetaraan gender dicetuskan, para wanita kini semakin menunjukkan kiprahnya di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, politik, pemerintahan, seni hingga berbisnis. Saat ini banyak wanita karir yang merintis usahanya sendiri. Mereka jeli melihat segmen pasar dan mengambil kesempatan emas.

Salah satunya Lusia Efriani. Ia memberdayakan para pekerja seks komersial dan anak-anak jalanan di tempatnya berasal. Sedangkan Diajeng Lestari memilih keluar dari pekerjaannya setelah melihat kesempatan besar bisnis fashion muslim di Indonesia. Kini HijUp menjadi salah satu e-commerce muslim yang sukses.

Sukses tidak hanya milik mereka. Anda sebagai ibu rumah tangga maupun perempuan remaja juga dapat menuai kesuksesan, dimulai dari usaha bisnis untuk wanita. Tidak perlu takut untuk memulai karena banyak kesempatan dan pelajaran yang anda ambil sepanjang meniti karir.

1.   Membuat kerajinan dan oleh-oleh.

Usaha bisnis untuk wanita dapat dimulai dari rumah, salah satunya usaha pembuatan kerajinan dan oleh-oleh khas daerah. Bagi ibu rumah tangga, membuat kerajinan dapat menjadi usaha sampingan yang bisa dikerjakan di rumah. Para ibu dapat diajarkan membuat kerajinan rotan, aksesoris anak, tas makrame, buket bunga wisuda, dan lainnya.

2.   Membuka kursus memasak dan kecantikan.

Bila lingkungan anda kurang mendukung untuk memasarkan hasil kerajinan, anda juga dapat membuka les memasak dan kecantikan untuk ibu-ibu. Berikan pengalaman anda membuat kue-kue hantaran pernikahan atau keterampilan berhias. Bisnis untuk wanita ini, secara tidak langsung membantu usaha pemberdayaan wanita terutama ibu-ibu rumah tangga.

3.   Membuka penitipan anak.

Para orangtua yang bekerja seringkali kebingungan untuk meninggalkan anak ketika mereka bekerja. Anak yang masih belia rentan untuk ditinggalkan sendirian di rumah. Disinilah muncul peluang bisnis untuk wanita.

Anda dapat membuka penitipan anak di dekat kawasan perkantoran. Sementara para orangtua bekerja, anak dititipkan di tempat penitipan dan dijemput saat pulang kantor. Sediakan fasilitas yang bagus serta kegiatan-kegiatan produktif yang mendukung tumbuh kembang anak.

4.   Membuka toko online.

Akhir-akhir ini usaha toko online digandrungi banyak orang. Prosesnya mudah dan cepat sehingga menghemat waktu dan biaya. Maka tak heran jika usaha online disenangi banyak wanita.

hari wanita internasional

Bahkan kini hadir pinjaman online untuk bisnis, salah satu penyedianya yaitu Kredit Pintar. Aplikasi pinjam online ini dinaungi oleh perusahaan fintech, PT Kredit Indonesia.

Untuk modal usaha awal, anda dapat mengajukan pinjaman online untuk bisnis di aplikasi Kredit Pintar. Selain memberi pinjaman modal, Kredit Pintar juga melayani pinjaman online untuk bisnis seperti menambah alat operasional, membuka cabang, ataupun meningkatkan fasilitas bisnis anda.

mobile-closeKredit PintarDownload