Portofolio Saham, Pengertian Hingga Cara Membacanya

25 Nov 2021 by Laruan, Last edit: 26 Nov 2021

Sebelum melangkah lebih jauh untuk mengenal portofolio saham, ada baiknya untuk mengetahui terlebih dahulu apa itu arti dari portofolio sendiri. 

Portofolio merupakan sebuah kumpulan aset atau hasil karya yang mendokumentasikan dari perkembangan karya itu sendiri.

Namun, dalam portofolio keuangan merupakan kumpulan aset finansial, seperti halnya saham, obligasi, reksadana, komoditas, dan sebagainya.

Ada beberapa definisi untuk portofolio saham yang pertama dilansir dari Public.com, bahwasanya Portofolio saham adalah kumpulan saham yang Anda investasikan dengan harapan menghasilkan keuntungan. Dengan menyusun portofolio beragam yang mencakup berbagai sektor, Anda dapat menjadi investor yang lebih tangguh. 

Sementara menurut Grow.in, Arti portofolio dapat didefinisikan sebagai kumpulan aset keuangan dan alat investasi yang dimiliki oleh individu, lembaga keuangan, atau perusahaan investasi. 

Maka, dapat disimpulkan bahwa Portofolio saham merupakan sebuah kumpulan aset yang dibeli dengan harapan dapat memberikan keuntungan tinggi yang dimiliki oleh seorang investor.

Portofolio saham juga dapat menunjukkan profil risiko dari setiap investor apakah investor tersebut memiliki profil risiko tinggi atau rendah hanya dari melihat portofolionya saja.

Portofolio juga bisa dipisahkan menjadi beberapa keperluan investasi lain seperti investasi jangka panjang atau investasi jangka pendek. Dan ini tergantung dari profil yang dimiliki si investor.

Lalu, apa saja yang ada dalam portofolio, dari jenis hingga cara membacanya. Simak ulasan yang telah Kredit Pintar rangkum dalam artikel dengan judul Mengenal Lebih Dekat Portofolio Saham ini.

Tipe-tipe Portofolio Saham

Tipe portofolio saham yang banyak digunakan oleh para investor saham sangat bermacam-macam, namun menurut Investopedia, berikut beberapa tipe portofolio yang isinya dapat mencerminkan strategi atau skema investasi yang berbeda yang disusun untuk kebutuhan yang berbeda-beda oleh setiap investor.

  1. Portofolio Hybrid

Jenis pendekatan portofolio hybrid dengan melakukan diversifikasi di seluruh kelas aset, dengan membangun portofolio hybrid membutuhkan beberapa posisi di saham serta obligasi, komoditas, dan sebagainya. 


Pada umumnya, jenis portofolio hybrid memerlukan beberapa porsi saham, obligasi dan investasi yang relatif tetap dan ini akan tetap menguntungkan karena secara historis, saham dan obligasi menunjukkan korelasi yang kurang sempurna satu sama lain.

  1. Investasi Portofolio

Dalam portofolio investasi, seorang investor dapat melakukan diversifikasi pada beberapa produk investasi guna mendapatkan return yang lebih optimal dan minim risiko. 

Dengan tidak menaruh modal dalam satu instrumen investasi saja, maka risiko yang didapat akan semakin rendah.

Investasi ini bersifat strategis, dengan membeli beberapa aset keuangan dengan tujuan untuk memiliki aset tersebut dalam waktu yang lama.

  1. Portofolio Agresif dan Berfokus pada Ekuitas (Growth Portfolio)

Aset yang mendasari dalam portofolio agresif pada umumnya akan menanggung risiko besar agar mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Investor agresif akan mencari perusahaan yang berada pada tahap awal pertumbuhan dan memiliki proposisi nilai yang relatif cepat meningkat.

Portofolio ini memiliki fokus untuk pertumbuhan aset investasi yang biasanya menerapkan prinsip high risk, high return.

Berfokus pada industri-industri yang sedang berkembang menjadikan jenis portofolio ini banyak dijadikan para investor untuk saham-saham lapis kedua.

  1. Portofolio Defensif dan Berfokus pada Ekuitas

Jenis ini cenderung berfokus pada kebutuhan pokok konsumen yang tahan terhadap penurunan harga. Saham defensif akan dapat dilakukan dengan baik apabila saat produk tersebut berada disaat yang buruk atau sedang memiliki harga yang rendah.

Namun, seburuk apapun ekonomi pada waktu tersebut, perusahaan akan tetap membuat produk tetap berjalan untuk dapat menutupi kebutuhan kehidupan sehari-hari.

  1. Income Portfolio

Dapat dilihat dari namanya, jenis portofolio ini lebih berfokus pada pengamanan pendapatan reguler dari investasi daripada dengan capital gain.

Pendapatan regular yang dimaksudkan yakni berupa dividen yang biasanya dibagikan oleh perusahaan pada beberapa periode tertentu. Akan tetapi, tidak semua perusahaan juga akan membagikan dividen secara rutin.

Lebih lanjut, capital gain merupakan keuntungan yang didapat dari menjual saham dengan harga yang lebih tinggi daripada harga belinya.

  1. Value Portfolio

Banyak para investor menyebut jenis ini dengan undervalued stock karena kebanyakan seorang investor membeli saham dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan saham lain di industri yang sama.

Investor akan menahan saham tersebut dengan kurun waktu yang cukup lama dengan maksud untuk dapat menemukan value yang lebih tinggi daripada disaat mereka membeli untuk pertama kalinya.

Umumnya, jenis dari value portfolio ini memiliki risiko yang lebih tinggi karena harga saham tersebut relatif fluktuatif jika dibandingkan dengan tipe portofolio yang lainnya.

Cara Membaca Portofolio Saham Sebelum Bertransaksi

Setelah mengetahui beberapa tipe dari portofolio saham, Sobat Pintar harus memahami bagaimana cara membaca Portofolio Saham yang sobat miliki di setiap aplikasi trading yang telah sobat daftarkan sebelumnya.

Disaat sudah memahami bagaimana cara membaca portofolio saham, ini akan dimaksudkan untuk menginformasikan terkait aset yang sobat miliki dan berapa jumlahnya yang sobat miliki di Rekening Dagang Investor (RDI).

Biasanya, aplikasi dari setiap sekuritas menawarkan beberapa fitur untuk dapat menampilkan saham yang sobat miliki. Berikut ini ulasan lengkapnya:

  • Cash On Hand (Modal yang Dimiliki)

Cash on Hand atau modal merupakan nominal uang yang telah jatuh tempo dan adapun lama waktu pembukuannya berkisar di T+2 atau sedang delay dua hari dari hari bursa. 

Misalkan, sobat menjual atau membeli saham pada hari Selasa, kemudian di dua hari selanjutnya di hari Kamis modal tersebut akan berubah. 

Apabila terjadi transaksi di hari Jumat, makan akan ada perubahan harga di hari Selasa. Karena bursa pada hari Sabtu dan Minggu masih memiliki jadwal libur.

  • Limit atau Buying Limit

Buying limit atau limit merupakan sebuah batasan uang yang dapat digunakan untuk membeli sebuah aset saham dan biasanya limit akan langsung terupdate secara realtime pada waktu itu juga.

Berbeda dengan cash on hand yang memiliki waktu penyelesaian, buying limit terlaksana apabila Sobat membeli saham senilai Rp.2 juta, maka akan terjadi pengurangan secara langsung dari modal yang dimiliki yakni Rp. 2 juta. 

Dan apabila sobat berniat menjual saham dengan contoh jual dengan harga Rp. 2 juta, maka akan ada penambahan modal secara langsung sesuai dengan saham yang dijual.

  • Outstanding

Membaca portofolio saham ada istilah lain yakni outstanding atau dana yang masih belum terselesaikan selama T+2, yang mana ini merupakan kebalikan dari cash on hand 2 hari. 

Apabila outstanding bernilai negatif, berarti sobat mempunyai cash, sementara jika bernilai positif artinya sobat memiliki hutang yang harus diselesaikan.

Hutang tersebut harus dibayarkan sebelum jatuh tempo T+3 atau tiga hari selanjutnya dengan cara menambahkan cash yang dimiliki, dan apabila masih belum ditambahkan maka pada T+4 akan mengalami force sell.

  • Total Asset atau Equity

Ini akan menunjukkan keseluruhan total aset, yang mana hasil dari jumlah modal pada T+2 ditambahkan dengan keseluruhan nilai saham. 

Misalkan sobat membeli saham dengan nilai Rp. 3 Juta, dan saat ini sudah mengalami kenaikan sebesar 50% maka total asset yang ada akan menjadi Rp. 4,5 Juta.

Itulah beberapa tipe hingga cara membaca aset portofolio saham yang dapat Sobat Pintar pelajari sebelum ingin menabung pada jenis investasi saham.Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi dan tips lain yang bermanfaat.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
26 Nov 2021
mobile-closeKredit PintarDownload