Pengertian dan Cara Membuat Portofolio Lamaran Kerja yang Menarik

07 Jan 2022 by Laruan, Last edit: 10 Jan 2022

Jika seseorang akan hendak melamar pekerjaan, ada beberapa poin terpenting yang harus terdapat pada curriculum vitae yakni, dengan portofolio lamaran kerja yang menarik dan memiliki isi yang bernilai dari portofolio tersebut. Terkadang pada portofolio tersebut berisi beberapa karya yang pernah dibuat secara rapi dalam satu tempat.

Misalnya, jika orang tersebut merupakan seorang fotografer, maka isi dalam portofolio tersebut akan berisi hasil jepretan gambar terbaiknya dalam satu wadah, terkadang menaruhnya pada sebuah website pribadi.

Namun, apabila orang tersebut membuat portofolio berada di dunia lingkup desain grafis, maka portofolio akan berisikan beberapa kumpulan hasil karya desain dan akan dituangkan pada beberapa situs web seperti halnya Canva, Shutterstock, Envato, dan lain sebagainya.

Portofolio lamaran kerja memiliki perbedaan dengan curriculum vitae. Pada umumnya, saat ingin melamar pekerjaan portofolio dan curriculum vitae sangat wajib disertakan sebelum ingin mengajukan surat lamaran kerja.

Secara garis besar, portofolio lamaran kerja merupakan sebuah berkas atau lampiran yang disematkan pada surat lamaran kerja ataupun curriculum vitae yang berisikan beberapa informasi pengembangan diri secara bertahap dan beberapa hasil karya yang pernah dibuat.

Baca Juga : Ketahui Kontrak Kerja Untuk Hak dan Kewajibanmu

Perbedaan Mendasar Curriculum Vitae Dan Portofolio

Portofolio sangat berbeda jauh dengan curriculum vitae meskipun sama-sama akan diberikan kepada pemberi kerja lantaran pada lampiran portofolio akan menjadi pertimbangan yang cukup besar bagi perekrut untuk dapat menerima calon pekerja atau tidak.

Pemberi kerja akan menilai sebagian besar pada lampiran ini lantaran isi yang dijelaskan pada portofolio lamaran kerja akan sangat kompleks dan terperinci mengenai apa saja yang pernah dihasilkan dari pengalaman calon pekerja tersebut.

Sementara untuk curriculum vitae hanya terdapat beberapa informasi mengenai data pribadi yang mendasar yang terkadang berisikan nama lengkap, tempat tanggal lahir, riwayat identitas pendidikan, pengalaman kerja, pengalaman berorganisasi dan riwayat pekerjaan, dan kemampuan dasar yang dimiliki setiap calon pekerja.

Fungsi Utama Portofolio Lamaran Kerja yang Sangat Penting Guna Memperlancar Proses Rekrutmen

Dengan mengetahui perbedaan antara curriculum vitae dan portofolio, maka calon pekerja akan dengan mudah dalam menyimpulkan bahwa portofolio lamaran kerja sangat penting dan tidak dibuat secara asal dan cepat.

Seseorang harus membuat portofolio lamaran kerja serapi mungkin dan relate dengan kemampuan masing-masing orang lantaran pada lampiran ini akan menjadi satu wadah yang berisi kumpulan karya yang pernah dibuat.

Secara umum, fungsi dari portofolio lamaran kerja akan menunjukkan beberapa informasi lengkap tentang keahlian kompeten setiap individu dalam suatu bidang tertentu dengan membuktikan beberapa pencapaian yang pernah diraih dan juga dapat menjadi bahan untuk koreksi diri agar terus termotivasi agar tetap menciptakan sesuatu hingga mencapai hasil terbaik.

Melihat dari fungsi yang sangat kompleks tersebut, dapat disimpulkan bahwa dalam menyusun portofolio lamaran kerja harus benar-benar dibuat secara sistematis, runut, relate dengan kemampuan dan yang pasti tetap menarik.

Hal yang Sangat Wajib Dicantumkan pada Portofolio Lamaran Kerja Agar Semakin Menarik

Karena fungsi dari portofolio lamaran kerja sangat besar, penting dari seorang calon pekerja membuat portofolio mencantumkan beberapa hal yang sudah Kredit Pintar rangkum dari beberapa sumber berikut ini:

  1. Daftar Isi

Jika dirasa memang diperlukan, maka cantumkan daftar isi guna memudahkan untuk menavigasi pembaca portofolio lamaran kerja agar membaca secara runtut dan teratur.

  1. Melampirkan Data Diri

Seperti penjelasan diatas, data diri terkadang berada dalam curriculum vitae. Namun tak ada salahnya jika memberikan beberapa data diri singkat seperti alamat surat elektronik (email), nomor telepon, akun social media, dan beberapa tambahan seperti riwayat pendidikan dan pengalaman kerja.

Baca Juga : Info Daftar Gaji TNI AD dan Tunjangan yang Diterima

Berikan Informasi Mengenai Keterampilan

Perusahaan akan menilai seorang calon pekerja dari keterampilan apa yang dirinya miliki, dengan melihat beberapa kemampuan dan kecakapan akan suatu hal maka pemberi kerja akan memberi nilai plus

Beberapa keterampilan yang sering menjadi tolak ukur penilaian seperti pemahaman tentang teknologi mengingat banyak perusahaan sekarang tak ingin pekerjanya harus ketinggalan jaman dan gagap akan teknologi terbaru.

Sobat Pintar jika ingin mencobanya, bisa dengan memberikan penjelasan tentang keterampilan yang dimiliki. Contohnya jika sobat memiliki keahlian Desain Grafis, maka tidak ada salahnya untuk memberikan beberapa hasil karya desain yang paling terbaik.

Menyertakan Hasil Karya

Seperti contoh di atas mengenai keterampilan seseorang, hal terpenting dalam portofolio lamaran kerja harus menyertakan hasil karya yang pernah dikerjakan dalam bentuk apapun itu.

Banyak orang menyertakan hasil karya dengan mencantumkan beberapa karya video, gambar, tulisan-tulisan pada wadah yang sesuai. Jika ingin terlihat lebih profesional, kumpulkan semua karya dalam satu wadah seperti membuat website portofolio pribadi.

  1. Beri Beberapa Testimoni

Jika sebelumnya Sobat Pintar bekerja sebagai freelancer, maka ini akan sangat penting. Dari beberapa hasil karya yang pernah dibuat akan semakin kuat dan menjanjikan bahwa kemampuan tersebut dapat dihargai dengan tinggi.

Bagaimana tidak, testimoni tersebut sudah menunjukkan bahwa hasil karya pernah diinginkan oleh orang lain dan mendapat apresiasi yang pasti akan menjadi nilai lebih di mata perusahaan dan akan membuat pemberi kerja semakin percaya jika hendak menggunakan jasa sobat semua.

  1. Memiliki Target Plan Jangka Panjang Maupun Pendek

Visi misi seseorang akan jelas menjadi salah satu penilaian penting bagi pemberi kerja. Dengan menilai visi misi untuk masa depan yang menjanjikan dan berkualitas dapat membuat perusahan benar-benar terpikat. Setidaknya cantumkan filosofi diri yang berisikan tujuan dalam jangka pendek dan panjang.

Baca Juga : Mengenal Adanya Surat Kontrak Kerja Beserta Fungsinya

Bagaimana Jika Masih Fresh Graduate dan Belum Memiliki Pengalaman Kerja dan Tak Memiliki Portofolio Profesional

Masalah ini sangat banyak menjadi perbincangan lantaran fresh graduate masih belum memiliki portofolio profesional. Namun tetap janganlah berkecil hati, masalah ini masih bisa diatasi.

Pasalnya, jika Sobat Pintar baru saja lulus dan pernah mengenyam bangku perkuliahan, maka dapat mencantumkan beberapa karya saat kuliah praktik.

Selain itu, dapat dicantumkan beberapa pengalaman kerja selama magang saat menjalani masa perkuliahan dan menambahkan beberapa informasi seperti organisasi yang pernah diikuti.

Akan tetapi, pada umumnya sebuah perusahaan akan tetap memahami dan memaklumi jika seorang fresh graduate tak memiliki portofolio secara profesional

Lalu, bagaimana jika seorang fresh graduate tersebut hanya mengenyam pendidikan sampai tingkat sekolah menengah atas sederajat? Apakah cara diatas dapat dilakukan? Tentu saja bisa. Apapun itu asalkan sesuai dengan apa yang pernah dikerjakan dan menghasilkan sebuah karya, maka Sobat Pintar dapat memasukkan dalam portofolio guna memperkuat penilaian pada surat lamaran kerja.

Itulah beberapa informasi mengenai bagaimana cara membuat portofolio lamaran kerja dapat diterima dengan baik dan menjadi pertimbangan yang kuat sebuah perusahaan akan menggunakan jasa Sobat pintar.

Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
10 Jan 2022
mobile-closeKredit PintarDownload