Pasar Modal Adalah Sumber Keuntungan. Yuk Kenali Peran Dan Manfaat Pasar Modal!

05 Dec 2023 by kreditpintar, Last edit: 07 Dec 2023

Dahulu, instrumen investasi yang paling banyak dikenal oleh masyarakat hanyalah investasi emas atau properti. Kini, masyarakat sudah mulai mengenal investasi di pasar modal dan bahkan sudah mulai menjadi tren pada 2023. Menurut Undang-Undang Pasar Modal Nomor 8 Tahun 1995, pasar modal adalah kegiatan yang berkaitan dengan penawaran umum dan perdagangan efek, perusahaan publik yang berkaitan dengan efek yang diterbitkan, serta organisasi dan profesi yang berkaitan dengan efek.

Singkatnya, pasar modal adalah suatu tempat dalam arti fisik yang terorganisir dimana surat-surat berharga diperdagangkan atau yang kerap kali dikenal dengan bursa efek. Jadi, pasar modal memfasilitasi berbagai sarana dan prasarana perdagangan dan segala kegiatan yang berkaitan dengan investasi. 

Apabila Anda melakukan pembelian saham, obligasi, dan reksadana di pasar modal, Anda mempunyai peluang untuk mendapatkan keuntungan pada penjualan berikutnya. Dengan memilih berinvestasi melalui pasar modal atau capital market, Anda tidak hanya memperoleh keuntungan secara materiil saja tetapi juga berperan aktif dalam memperbaiki kondisi perekonomian negara. 

Baca Juga: Ini Shareholder Adalah

Peran Pasar Modal 

Kebutuhan modal dalam dunia usaha cenderung terus meningkat setiap harinya. Hal ini dapat dilihat dari meningkatnya permintaan konsumen terhadap kegiatan produktif. Oleh karena itu, guna menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi produsen dalam memperoleh modal, pemerintah melakukan koordinasi dengan organisasi perekonomian untuk menyelenggarakan kegiatan investasi di pasar modal. 

Peran pasar modal yang paling utama adalah menciptakan peluang bagi investor, menawarkan kesempatan pada perusahaan untuk memuaskan keinginan pemegang saham dengan kebijakan dividen yang teratur dan harga saham yang terus naik, serta memberikan kesempatan kepada investor untuk menjual kembali efek yang dimiliki. 

Selain itu, pasar modal juga berperan sebagai sarana crowdfunding untuk menyalurkan dana pada kegiatan yang lebih produktif, meningkatkan efisiensi dalam pengalokasian sumber daya produksi, dan menurunkan suku bunga yang tinggi menjadi tingkat yang lebih wajar. 

Investasi yang dapat Anda lakukan agar dapat ikut serta membantu perekonomian negara adalah investasi saham, obligasi, dan reksadana. Dari ketiga jenis investasi ini, saham adalah salah satu efek yang dapat menghasilkan return yang paling tinggi. Beberapa perusahaan juga membagikan dividen hingga dua atau tiga kali setiap tahunnya. 

Setiap dividen yang dibagikan kepada pemegang saham akan dikenakan pajak oleh pemerintah. Begitu juga transaksi jual beli pada obligasi dan reksadana yang Anda lakukan juga akan dikenakan pajak. Tambahan pemasukan dari pajak inilah yang akan meningkatkan pendapatan negara untuk menunjang pembangunan dan perekonomian negara.

Fungsi Pasar Modal

Pada hakikatnya, fungsi pasar modal adalah mempertemukan dua pihak yang berkepentingan dalam kegiatan investasi, yaitu investor dan emiten. Investor berinvestasi kepada emiten untuk mendapatkan keuntungan dari perusahaan yang dikelola oleh emiten. Sementara itu, emiten mencari tambahan dana dengan cara menerbitkan efek atau surat utang untuk memperoleh lebih banyak dana atau modal dari investor.

Selain itu, pasar modal juga berfungsi untuk memperkuat beroperasinya mekanisme pasar keuangan dalam menjalankan sistem moneter, sebagai sarana open market operation oleh Bank Indonesia, sebagai alternatif investasi bagi para investor, dan sebagai sumber pembiayaan yang mudah, murah dan cepat untuk menjalankan usaha.

Fungsi yang tak kalah penting dari pasar modal adalah sebagai indikator dari perekonomian suatu negara. Meningkatnya aktivitas serta volume jual beli di pasar modal menunjukkan bahwa bisnis di berbagai perusahaan berjalan dengan baik dan keadaan perekonomian negara berada dalam kondisi stabil, begitu juga sebaliknya.

Manfaat Pasar Modal

Keberadaan pasar modal telah memberikan dampak yang signifikan bagi banyak pihak baik investor, emiten, maupun negara. Bagi investor, manfaat pasar modal adalah mendapatkan banyak keuntungan dengan resiko yang diperhitungkan melalui transparansi dan likuiditas investasi.

Kegiatan investasi dapat memberikan keuntungan yang menjanjikan jika dilakukan dengan cara yang benar dan tepat. Tentunya, Anda harus pandai-pandai dalam memilih instrumen investasi agar tidak mendapatkan kerugian yang tidak diinginkan.

Baca Juga : Pahami Dulu 5 Indikator Analisis Fundamental

Selanjutnya, manfaat pasar modal bagi emiten yaitu memperoleh modal tambahan untuk perputaran roda produksi. Emiten yang mampu menarik investor dalam jumlah besar umumnya dinilai memiliki kualitas yang baik. Hal ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk berinvestasi sehingga memungkinkan terjadinya perputaran modal serta mendorong lingkungan terbuka bagi dunia usaha. 

Selain itu, pasar modal juga bermanfaat untuk menyebarkan keterbukaan dan profesionalisme dalam menciptakan lingkungan bisnis yang sehat, penyebaran kepemilikan pada perusahaan, memperluas cakupan kerjasama baik perusahan dalam negeri maupun luar negeri, dan mendapatkan keuntungan dari jual beli surat berharga dari investor. Dengan adanya pasar modal, dunia usaha akan semakin berkembang dan mendorong pertumbuhan lapangan kerja sehingga berpengaruh baik pada kemajuan perekonomian negara.

Melalui pasar modal, negara juga dapat menjual surat utang atau obligasi untuk mendapatkan tambahan kas negara dan meningkatkan pemungutan pajak. Dana yang didapatkan negara melalui pasar modal akan digunakan untuk mendanai proyek pembangunan infrastruktur negara atau program sosial yang berpeluang meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pasar Modal Syariah

Ada dua jenis pasar modal di Indonesia, yaitu pasar modal konvensional dan pasar modal syariah. Pasar modal konvensional adalah wadah bagi perusahaan pembiayaan, pemerintah, dan organisasi lain untuk melakukan kegiatan investasi, sedangkan pasar modal syariah adalah penyelenggaraan pasar modal yang ditentukan dalam Undang-Undang pasar modal namun tidak bertentangan dengan prinsip syariah dimana segala kegiatan investasi harus bersumber dari Al-Quran dan Hadis. 

Berdasarkan hal tersebut, operasional pasar modal syariah dikembangkan berdasarkan fiqh muamalah sehingga  hanya mencakup kegiatan bisnis yang halal serta menjunjung tinggi keadilan dan kesetaraan dalam distribusi keuntungan. Konsep inilah yang menjadi prinsip pasar modal syariah di Indonesia. 

Baca Juga : Kenali Apa Itu Aktiva Lancar : Pengertian, Manfaat, dan Contohnya

Produk dan mekanisme bisnis dalam pasar modal syariah juga harus sesuai dengan aturan dalam hukum Islam. Beberapa instrumen keuangan yang ditawarkan di pasar modal syariah antara lain saham syariah, obligasi syariah, dan dana investasi syariah. 

Singkatnya, pasar modal konvensional dan pasar modal syariah memiliki prinsip yang berbeda namun tata cara dalam berinvestasinya tetap sama. Bagi Anda yang ingin berinvestasi melalui pasar modal syariah, Anda dapat menggunakan aplikasi terjamin yang berada dalam pengawasan oleh Otoritas Jasa Keuangan atau OJK, seperti IPOT, Bareksa, Bibit, dan Ajaib.

Demikianlah beberapa peran penting pasar modal bagi investor, emiten, dan perekonomian Negara. Pasar modal adalah salah satu kegiatan yang signifikan dalam menentukan pertumbuhan perekonomian pada suatu negara. Oleh karena itu, sebagai warga negara yang baik, sudah selayaknya kita turut serta aktif dalam melakukan kegiatan berinvestasi baik di pasar modal konvensional maupun di pasar modal syariah.

Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
07 Dec 2023
mobile-close
Pinjam kilat 50 juta!Download