Cara Melunasi Utang Pinjol Agar Tidak Menimbulkan Masalah

28 Feb 2023 by Kredit Pintar., Last edit: 28 Feb 2023

Pinjaman berbasis aplikasi atau yang lebih dikenal dengan sebutan pinjaman online (pinjol) sangat berkembang di Indonesia. Banyak masyarakat beralih ke pinjol karena prosesnya yang cepat dan tidak terlalu rumit, ketika membutuhkan dana darurat. Namun, pinjaman yang tidak hati-hati dapat menimbulkan masalahnya. Karena itu, pengguna harus mengetahui cara melunasi utang pinjol agar tidak menimbulkan masalah bagi mereka sendiri di kemudian hari.

Baca juga: Cara agar data tetap aman setelah ambil pinjol

Pinjol dianggap sebagai solusi bagi pengguna yang membutuhkan darurat. Jika digunakan sebagaimana mestinya, pinjol dapat menjadi solusi bagi pengguna. Namun, tidak sedikit yang gagal mengatur keuangan sehingga tidak sanggup melunasi utang pinjol atau yang dikenal dengan istilah galbay atau gagal bayar.

Sudah sewajarnya peraturan mengenai utang piutang dipahami betul oleh pengguna. Ada kewajiban yang harus dilakukan jika sudah mendapatkan pencairan dana. Selain itu, pengguna juga diharapkan tidak mengambil pinjaman di dua platform pinjol dalam waktu yang bersamaan, untuk menghindari kesulitan bayar ketika tempo tiba.

Berikut ini adalah beberapa cara melunasi utang pinjol agar tidak menimbulkan masalah:

Tidak Melakukan Gali Lubang Tutup Lubang

Istilah gali lubang tutup lubang bisa berarti menyelesaikan satu masalah dengan membuat masalah di tempa lainnya. Istilah tersebut bisa berarti kita membayar utang dengan mengambil utang di tempat lain. Tindakan tersebut harus dihindari karena memiliki efek yang kurang baik.

Jika harus mengambil pinjaman lebih dari satu sumber pinjaman, pertimbangkan segala sesuatunya dan pastikan bisa membayar seluruh tagihannya.

Prioritaskan Utang Pinjol dengan Bunga Tinggi

Jika sudah terlanjur mengambil utang dari beberapa sumber pinjol, buatlah daftar utang pinjol yang dimiliki. Daftar tersebut dimaksudkan untuk memilih prioritas utang yang harus dibayarkan terlebih dahulu. Selain itu, pilih utang dengan bunga yang paling tinggi untuk segera dilunasi.

Dari daftar tersebut, kita juga dapat mengukur dan mengetahui berapa besar uang yang harus dimiliki untuk membayar semua utang dimiliki. Jika belum memiliki uang yang cukup, mulai dari cicilan utang yang paling besar.

Melunasi utang yang lebih besar terlebih dahulu dapat meningkatkan kepercayaan diri dan merasa ringan untuk melunasi utang yang lebih kecil.

Hemat Pengeluaran

Selain daftar utang, kita juga harus memiliki daftar keperluan. Dari daftar tersebut kita bisa mengatur mana yang lebih penting untuk didapatkan dan menunda pengeluaran yang tidak terlalu dibutuhkan.

Cara tersebut dapat membantu kita untuk mengatur pengeluaran dan menghemat untuk bisa menambah alokasi finansial untuk membayar cicilan utang.

Jual Barang Bekas

Kita bisa mulai mengumpulkan barang-barang yang sudah tidak digunakan tetapi masih berfungsi dengan baik untuk dijual. Jenis barang tersebut dikenal dengan istilah preloved.

Barang preloved masih memiliki value yang bisa kita manfaatkan untuk mendapatkan tambahan dana. Selain itu, menjual barang preloved juga bisa membuat kita merapikan rumah kita lagi dan menambah ruang penyimpanan untuk barang lainnya.

Gunakan Dana Darurat

Jika kamu memiliki tabungan dana darurat, kamu bisa menggunakannya terlebih dahulu untuk membayar cicilan pinjaman. Melunasi utang harus menjadi prioritas utama bagi kita agar bisa menghindari lilitan utang.

Setidaknya, tabungan tersebut bisa mengurangi beban kita dalam melakukan usaha pelunasan utang.

Baca juga: Bunga pinjol resmi yang berizin dan diawasi OJK

Mencari Pemasukan Tambahan

Jika kamu memiliki keahlian di bidang lain, kamu bisa menawarkan jasa untuk mengerjakan pekerjaan tersebut agar bisa mendapatkan pemasukan tambahan. Hal tersebut mungkin akan menyita waktu, tetapi kamu harus fokus untuk bisa melunasi utang.

Selain itu, kamu juga bisa sekalian membuat portofolio jika memang hasil kerjaan kamu bagus. Sehingga kamu memiliki kemampuan yang terasah dan bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan tambahan pada masa mendatang.

Jual Aset

Melunasi utang dengan menjual aset dapat menjadi opsi terakhir. Aset yang dimaksud bisa berupa kendaraan bermotor, logam mulia, atau harta lainnya seperti tanah atau rumah jika ada. Aset bisa menjadi penyelamat kita jika sudah terlanjur terlilit utang.

Jika semua utang sudah lunas, pertimbangkan kembali jika ingin mengambil utang lagi. Perhatikan kemampuan, kapasitas, dan tujuan berutang. Jika tidak terlalu penting, utang bisa ditunda. Kita juga harus lebih bijaksana dan mempertimbangkan secara seksama jika ingin berutang.

Utang bukanlah hal yang buruk, tetapi ada baiknya kita menimbang kemampuan kita terlebih dahulu. Ambilah utang jika benar-benar dalam kondisi darurat, atau memiliki kapasitas untuk melunasinya. Fokuskan utang untuk menjadi solusi dari masalah, bukan untuk menambah masalah.

Baca juga: Risiko jasa hapus data pinjol!

Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech berizin dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya.

28 Feb 2023
mobile-close
Pinjam kilat 50 juta!Download