Contoh Laporan Magang Bagi Mahasiswa

12 Jan 2022 by Laruan, Last edit: 17 Jan 2022

Magang adalah kegiatan yang biasanya wajib dilakukan untuk memenuhi mata kuliah. Mahasiswa yang bingung membuat laporan magang, bisa menjadikan contoh laporan magang sebagai referensi. Laporan magang dilakukan sebagai laporan akhir bagi mahasiswa yang telah menyelesaikan program magang selama waktu yang telah dilakukan.

Teknologi Modern, Pemasaran

Setiap mahasiswa perlu melakukan magang. Tujuan magang adalah untuk memberikan pengalaman bagi mahasiswa tentang dunia kerja. Mahasiswa akan dibekali ilmu-ilmu yang selama ini dipelajari untuk menempuh dunia kerja nantinya. 

Apa yang Dipelajari Saat Magang?

Magang menjadi kegiatan penting dalam perkuliahan. Ada banyak hal yang bisa dipelajari saat magang. Apa saja?.

1. Keterampilan

Berbeda dengan perkuliahan, magang menjadi tempat para mahasiswa atau pelajar mengasah keterampilannya. Jika di kampus mahasiswa mempelajari berbagai mata kuliah, pada program magang, mahasiswa tidak perlu mempelajari segala jenis pekerjaan. Misalnya, Anda memilih magang pada bagian keuangan, maka keterampilan atau keahlian di bidang keterampilan yang akan Anda dapatkan.

Apa yang ada di tempat magang akan menunjang keterampilan Anda. Anda bisa mengetahui keterampilan baru, atau mengasah keterampilan yang sudah Anda miliki. Tentunya, keterampilan ini dapat menjadi bekal saat nantinya Anda akan masuk ke dunia kerja.

2. Bersosialisasi

Saat menjalankan magang, Anda akan bertemu dengan banyak orang dari berbagai latar belakang berbeda. Anda butuh menyesuaikan diri dengan cara bersosialisasi dengan lingkungan di tempat magang. Anda juga akan bertemu dengan para karyawan yang akan menjadi mitra saat bekerja nantinya.

Sosialisasi akan mengajarkan Anda bagaimana memahami situasi dan kondisi. Anda akan diterima di lingkungan baru jika bisa menyesuaikan diri dan terbuka dengan keadaan apapun. Anda juga bisa mengetahui bagaimana cara menghadapi orang lain yang sudah bekerja, karena akan ada perbedaan antara bersosialiasi dengan teman kuliah dengan mitra kerja.

3. Melatih Kreativitas

Mungkin hal ini tidak banyak disadari oleh para mahasiswa atau pelajar yang sedang magang. Saat magang, Anda akan banyak membutuhkan kreativitas dalam memecahkan masalah atau menyelesaikan sebuah pekerjaan. Pekerjaan yang Anda lakukan saat magang akan melatih bagaimana kreativitas dan pola pikir.

Pasti akan ada banyak hal baru yang sebelumnya belum diketahui di dunia perkuliahan, di program magang ini hal baru akan diketahui yang dapat melatih kreativitas. Kreativitas akan selalu dibutuhkan dimanapun Anda berada, jadi adanya magang ini akan memiliki dampak panjang.

4. Networking

Bertemu dengan orang baru di lingkungan kerja, bisa dimanfaatkan untuk memperluas networking. Networking yang luas akan bermanfaat untuk nantinya Anda mencari kerja. Jika kinerja Anda bagus, maka akan ada kesempatan Anda diberikan pekerjaan di tempat magang.

Tak hanya itu, jika nanti Anda membuka bisnis, siapa tahu rekan kerja di tempat magang bisa membantu Anda dalam berbisnis. Memiliki networking yang baik dengan sesama rekan di tempat kerja, akan memberikan Anda feedback yang baik juga.

5. Pengalaman untuk CV

Ada kampus yang tidak mewajibkan program magang bagi mahasiswanya, namun jika dilihat dari manfaat magang, akan sangat disayangkan jika tidak ada magang. Saat seseorang masuk dunia kerja, CV atau dokumen yang berisi identitas diri serta pengalaman dalam bekerja dan berorganisasi, akan diperhitungkan saat melamar kerja.

Magang dapat dicantumkan dalam CV. Anda dapat menceritakan apa saja yang Anda lakukan selama magang, periode magang, dan posisi apa yang Anda miliki saat magang. CV yang berisikan pengalaman magang akan menarik pemberi kerja untuk meloloskan Anda dalam proses rekrutmen kerja.

Cara Memilih Tempat Magang

Sebagai mahasiswa memilih tempat magang biasanya sudah diatur oleh kampus. Kampus biasanya sudah memiliki mitra dengan perusahaan-perusahaan tertentu untuk dijadikan tempat magang. Namun, jika Anda sudah memiliki tempat magang tersendiri, Anda dapat mengajukannya dan meminta persetujuan kampus.

Tempat magang yang Anda pilih sebaiknya merupakan perusahaan yang sudah diakui dan jelas kredibilitasnya. Jika tempat magang yang Anda pilih tidak baik, maka akan menyulitkan Anda dalam mengurus laporan magang nantinya. Tempat magang yang baik akan memudahkan Anda dalam mengisi tiap bagian dalam laporan magang yang akan diberikan ke kampus.

Contoh Laporan Magang

Setelah mahasiswa atau pelajar menyelesaikan magang, maka perlu membuat laporan magang. Laporan magang akan berisi apa saja yang telah dilakukan selama masa magang. Laporan magang perlu memuat beberapa hal yang biasanya diwakili oleh bagian-bagian.

Bagian tersebut terdiri dari pendahuluan, gambaran umum tempat magang, teori, kegiatan dan pembahasan, serta penutup. Setiap bagian perlu disesuaikan dengan apa yang Anda kerjakan di tempat magang setiap harinya. Laporan magang yang baik adalah laporan yang lengkap dan sesuai dengan ketentuan, contoh laporan magang perlu menjelaskan:

1. Pendahuluan

Bagian ini akan berisi latar belakang mengapa Anda melakukan magang dan mengapa memilih tempat magang yang Anda pilih. Selain itu, di dalam pendahuluan Anda perlu menuliskan tujuan dan manfaat apa yang akan didapatkan setelah selesai magang. Di dalam pendahuluan, Anda perlu menuliskan secara jelas setiap langkah dan bagaimana proses kerja di tempat magang.

Baca juga: Daftar universitas online terbaik

2. Gambaran Umum Tempat Magang

Pada bagian ini, Anda perlu menuliskan mengenai profil tempat Anda magang. Profil tempat magang bisa berisi lokasi kantor, sektor bisnis yang dijalankan perusahaan, divisi-divisi, struktur perusahaan, hingga pembagian pekerjaan di setiap divisi. Gambaran umum perusahaan penting ada dalam laporan magang untuk memberitahukan apa saja yang dilakukan dan bagaimana gambaran perusahaan secara umum. 

3. Teori

Pada bagian berisi tentang teori apa saja yang digunakan oleh mahasiswa dalam menyusun isi dari laporan magang. Selain harus disesuaikan dengan pekerjaan yang dilakukan, laporan magang juga harus sesuai dengan teori-teori yang diajarkan di kampus. Teori ini nantinya akan mendukung praktik apa yang dikerjakan selama magang.

4. Kegiatan dan Pembahasan

Hal penting dalam laporan magang lainnya adalah tentang kegiatan dan pembahasan. Bagian ini akan berisi tentang kegiatan apa yang dilakukan setiap harinya secara mendetail. Kegiatan tersebut akan menjadi pembahasan inti tentang isi dari laporan magang. 

5. Penutup

Laporan magang di akhiri dengan penutup. Penutup akan berisi kesimpulan dari kegiatan magang yang telah dilakukan. Kesimpulan harus mencakup segala sesuatu yang telah dikerjakan dan tentu saja harus menyertakan data-data yang valid dan kredibel. Saran juga dituliskan pada bagian penutup yang berisi saran pada perusahaan atau tempat magang. 

Contoh Laporan Magang

BAB I : Pendahuluan

-Latar Belakang

alasan memilih magang di perusahaan X

-Tujuan 

tujuan magang di perusahaan X

-Manfaat

manfaat magang di perusahaan X

BAB II : Teori

BAB III : Kegiatan dan Pembahasan

-Jadwal Kegiatan

Jadwal harian yang dikerjakan di perusahaan 

-Posisi Divisi Magang

Menjelaskan posisi di divisi yang ada di perusahaan X

-Deskripsi Pekerjaan

Menjelaskan pekerjaan apa yang dilakukan selama magang di perusahaan X

BAB IV : Penutup 

Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya. 

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
17 Jan 2022
Pinjam kilat 20 juta!Download