Bunga Deposito BNI Ternyata Segini!

21 Dec 2021 by Laruan, Last edit: 11 Mar 2022

Banyak orang yang sudah mulai melek finansial dengan memutuskan untuk membuka deposito di bank. Salah satu deposito bank yang dilirik oleh banyak orang adalah deposito BNI karena bunga yang ditawarkannya. Sebelum memutuskan untuk membuka deposito, sebaiknya Anda menyimak berikut ini!

Seputar Deposito BNI Dan Bunga Yang Ditawarkan

PT Bank Negara Indonesia Tbk. atau BNI adalah salah satu bank terbesar di Indonesia yang menyediakan produk deposito.

Deposito BNI terbagi menjadi beberapa tenor atau jangka waktu penyimpanan. Yaitu 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, dan 24 bulan yang bisa Anda pilih sesuai dengan kebutuhan Anda.

BNI juga sudah menyediakan fitur Automatic Roll Over atau ARO dan juga Non ARO untuk memperpanjang deposito secara otomatis ketika sudah masuk ke masa jatuh tempo.

Per tanggal 21 Oktober 2021 yang lalu, BNI mengumumkan koreksi terhadap suku bunga deposito mereka yaitu sebesar 10-25 basis poin dari ketentuan sebelumnya.

Besarnya suku bunga deposito BNI dikelompokkan berdasarkan tenornya yaitu 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, dan 24 bulan dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Tenor 1 bulan: 2,50%
  • Tenor 3 bulan: 2,60%
  • Tenor 6 bulan: 2,75%
  • Tenor 12 bulan: 2,75%
  • Tenor 24 bulan: 2,75%

Anda sudah bisa membuat deposito di BNI dengan menyetor setoran awal mulai dari nominal kurang dari Rp 100 juta sampai lebih dari Rp 100 miliar.

Suku Bunga Deposito BNI Valas

Selain deposito Rupiah, BNI juga menyediakan pembukaan deposito untuk mata uang asing atau valas. 

Bunga deposito BNI valas ditetapkan sebesar 0,20% per tanggal 21 Oktober 2021 untuk semua jenis tenor, yaitu  tenor 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, dan 24 bulan. Sedangkan untuk nominal uang yang bisa didepositokan mulai dari kurang dari USD 100.000 hingga mulai dari USD 100.000 ke atas.

Mata uang yang bisa digunakan untuk deposito BNI valas yaitu USD, JPY, SGD, HKD, EUR, GBP, dan AUD.

Simulasi Perhitungan Bunga Deposito BNI

Setelah Anda mengetahui jenis deposito mana yang akan digunakan dan juga nominal setoran dan tenor yang Anda pilih, maka selanjutnya Anda harus menghitung estimasi bunga deposito BNI yang akan Anda peroleh setiap bulannya.

Besarnya bunga deposito BNI yang akan Anda peroleh dapat dihitung dengan menggunakan rumus perkalian antara dana deposito dengan besarnya suku bunga deposito BNI, 30 hari, dan pajak bunga deposito lalu dibagi dengan 365 hari.

Sebagai contohnya, Anda menaruh uang sebesar Rp 50 juta di deposito BNI dengan tenor 6 bulan. Maka perhitungan bunga deposito BNI yang akan Anda peroleh setiap bulannya yaitu:

(Rp 50 juta x 2,75% x 30 hari x 80%) : 365 hari

Rp 90.410,959

Jadi, dari perhitungan tersebut bunga deposito BNI yang Anda peroleh setiap bulannya selama 6 bulan adalah sebesar Rp 90.410,959 dan sudah termasuk dipotong pajak bunga deposito yaitu 20% dan bisa Anda cairkan setelah masa jatuh tempo atau setelah 6 bulan.

Baca juga: 3 Produk Reksadana Prospektif untuk tahun 2022

Persyaratan Membuka Deposito di BNI

Sama seperti deposito di bank lainnya, BNI juga menentukan persyaratan yang harus dipatuhi oleh nasabah yang akan membuka deposito. Beberapa persyaratan tersebut meliputi:

  • Formulir aplikasi pembukaan rekening
  • Identitas diri: KTP/SIM/Paspor
  • Penyetoran awal minimum

Setoran Awal Deposito BNI

BNI menetapkan jumlah minimum setoran awal untuk deposito yaitu sebesar Rp 10 juta untuk deposito dalam mata uang lokal atau Rupiah. 

Deposito BNI valas memiliki persyaratan minimum setoran awal sebesar berikut ini:

  • JPY 150.000
  • USD 1.000
  • SGD 2.000
  • HKD 8.000
  • EUR 1.000
  • AUD 2.000
  • GBP 1.500

Baca juga: Apa Itu Giro? Ini 5 Perbedaan Giro dan Tabungan

Kelebihan Deposito BNI

Selain bunga, deposito BNI juga memberikan sejumlah manfaat bagi para nasabah.

Bunga Deposito BNI Sebagai Jaminan Kredit

Manfaat pertama dari memiliki deposito BNI yaitu bunga Anda gunakan untuk jaminan kredit yang cocok bagi Anda yang sedang membutuhkan dana kredit untuk pelunasan hutang Anda. Tentunya, jaminan kredit ini bisa Anda manfaatkan setelah jatuh tempo deposito Anda ya.

Sudah Dijamin Oleh LPS

Keuntungan dari memiliki deposito BNI adalah uang yang Anda taruh sudah dijamin keamanannya. Karena, deposito BNI sendiri telah diawasi secara langsung oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang merupakan lembaga intermediasi perbankan yang berperan dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional.

Baca juga: 7 Aset Kripto yang Prospektif Dibeli pada 2022

Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
11 Mar 2022
Pinjam kilat 20 juta!Download