Brand Positioning: Strategi Marketing terbaik untuk Branding

24 Sep 2021 by Laruan

Brand positioning adalah salah satu strategi pemasaran yang bertujuan untuk mengenalkan perusahaan lebih dekat kepada konsumen. Caranya adalah dengan menempatkan nama perusahaan atau produk dengan baik di kepala konsumen sehingga mereka selalu mengingatnya. Bisa dikatakan bahwa perusahaan harus bisa membuat konsumen jatuh cinta terhadap produknya karena kesan unik yang ada pada produk tersebut. 

Brand Positioning: Strategi Marketing terbaik untuk Branding

Strategi ini dinilai sangat ampuh untuk meningkatkan penjualan. Meskipun terbilang cukup rumit untuk dilakukan karena begitu banyaknya pesaing. Pendekatan brand positioning harus dilakukan dengan cerdas dan matang agar menemui keberhasilan. Untuk melakukannya, perusahaan harus mengetahui keunikan dari brandnya, hal yang menjadi pembeda bagi perusahaan lainnya.

Mengapa brand positioning penting bagi perusahaan?

Citra brand yang baik di tengah masyarakat akan memberikan keuntungan bagi perusahaan. Selain dapat meningkatkan keuntungan hingga 30%, strategi pemasaran ini mampu meningkatkan keunggulan produk di dalam jangkaun pasar yang lebih luas jika dibandingkan dengan pesaingnya. 

Meskipun strategi ini merupakan sebuah proses untuk menguatkan ikatan antara konsumen dengan brand produk. Namun, prosesnya tidak hanya melakukan penyusunan tagline dan logo yang unik. Banyak strategi yang diperlukan untuk menjadikan perusahaan berbeda dengan perusahaan pesaing lainnya. 

Beberapa sumber menyebutkan bahwa brand positioning sangat penting untuk mengetahui tentang sejauh mana brand dianggap berbeda, menguntungkan, terpercaya, dan kredibel di dalam benak konsumen sehingga timbul keinginan untuk selalu membelinya. Dengan demikian, strategi ini dapat meningkatkan brand loyalty dan brand equity berbasis konsumen.

Lalu bagaimana cara melakukan brand positioning?

Jika Anda seorang pemilik perusahaan atau marketer perusahaan maka Anda harus segera mempelajari strategi bisnis ini. Brand positioning adalah cara yang tepat untuk meningkatkan daya beli konsumen terhadap produk Anda. Strategi ini akan membuat pelanggan selalu mengaitkan sesuatu terhadap merek Anda, karena menganggap Anda berbeda dan unik. 

Berikut ini adalah cara atau langkah-langkah melakukan brand positioning:

  • Temukan bagaimana brand Anda menempatkan diri di pasar atau di kepala konsumen saat ini.
  • Temukan pesaing-pesaing Anda terutama yang paling berkaitan dengan produk Anda. 
  • Mempelajari bagaimana para kompetitor tersebut menempatkan brand mereka di pasar.
  • Membandingkan posisi brand Anda dengan pesaing. Hal ini bertujuan untuk mengidentifikasi keunikan brand Anda dan menemukan celah pada brand pesaing.
  • Mengembangkan ide untuk menempatkan posisi yang berbeda dan bernilai.
  • Membuat brand positioning statement. 
  • Menguji brand positioning statement yang telah dirancang. 

Apa itu positioning statement?

 Positioning statement tidak sama dengan slogan atau tagline. Jangan pernah menukar kedua istilah ini atau menyamaratakannya. Karena memang keduanya berbeda. Positioning statement hanya diperuntukkan di internal perusahaan. Fungsinya adalah untuk pedoman pengambilan keputusan dan operasional perusahaan. Positioning statement adalah rujukan bagi perusahaan untuk mengambil suatu tindakan penting yang dapat mempengaruhi persepsi dan pikiran pelanggan terhadap brand perusahaan. 

Positioning statement adalah sebuah alat bagi perusahaan untuk memfokuskan ide dan strategi pemasaran, kampanye iklan serta promosi. Jika dibuat dengan baik dan benar, statement ini akan menjadi alat yang cerdas dalam setiap keputusan penting yang dibuat oleh perusahaan terkait penempatan brand di benak konsumen dan memenangkan persaingan. 

Jika positioning statement merupakan pernyataan internal, maka slogan adalah pernyataan eksternal. Namun pernyataan eksternal tersebut dapat dijadikan ide untuk membuat sebuah slogan. 

Cara membuat positioning statement

Pertama, menentukan target konsumen. Disini Anda akan membuat sebuah ringkasan tentang gambaran sikap dan demografi konsumen yang menjadi target pasar Anda. Apa yang menarik bagi mereka yang bisa ditonjolkan dari brand Anda.

Kedua, mendefinisikan pasar. Pada tahap ini Anda harus memahami pesaing Anda dengan baik. Kategori produk apa saja yang bisa menjadi pesainh brand Anda serta dalam konteks apa saja brand Anda relevan dengan target konsumen. Semakin banyak konteksnya, maka akan semakin besar keunggulan brand tersebut.

Ketiga, meyakinkan pelanggan (brand promise). Apa manfaat yang brand Anda tawarkan kepada pelanggan serta bagaimana hal tersebut bisa menarik bagi mereka serta meyakinkan.

Keempat, berikan alasan kenapa mereka harus percaya dengan Anda. Berikan bukti-bukti yang perusahaan Anda miliki untuk meyakinkan mereka. 

Tips melakukan brand positioning

Terdapat beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk mendapatkan perhatian dan persepsi yang baik dari konsumen sehingga mereka selalu ingin membeli produk tersebut. 

  1. Paparkan manfaat produk dengan jelas

Jangan anggap remeh tips yang satu ini. Percayalah meskipun semua barang dengan kategori yang sama memiliki berbagai macam merk mereka cenderung memiliki fungsi yang sama. Misalnya, ketika pergi ke minimarket untuk membeli deterjen. Semua deterjen memiliki fungsi yang hampir sama yaitu membersihkan pakaian. Sedangkan di minimarket tersebut terdapat banyak pilihan deterjen dengan berbagai merk. Lalu, bisa dipastikan pelanggan akan memilih secara acak. 

Untuk mendapatkan perhatian lebih dari pelanggan. Penting untuk menonjolkan satu manfaat yang berbeda dari brand lainnya secara jelas. Misalnya, deterjen tersebut tidak hanya membersihkan pakaian tetapi juga lembut ditangan, wangi dan ramah lingkungan. Kalau sudah begini kemungkinan besar pelanggan akan mencari produk Anda di deretan paling tersembunyi sekalipun. Hal ini, tentu akan meningkatkan penjualan produk Anda.

  1. Memperbaharui semua atribut produk

Menggunakan atribut yang sama untuk sebuah produk salama bertahun-tahun nampak nya tidak baik bagi keberlangsungan bisnis Anda. Konsumen akan merasa bosan, dan beralih pada pilihan lain yang lebih menarik. Cobalah untuk mengganti atribut tersebut untuk momen tertentu atau pada pergantian tahun. Misalnya, untuk atribut kemasan, Anda bisa mendesain ulang kemasan ketika pergantian tahun dengan tema tahun baru.

  1. Terus memperbaiki citra produk

Meningkatkan citra produk bisa dilakukan dengan cara pengiklanan. Strategi iklan pun memiliki banyak pilihan. Misalnya, menunjuk brand ambassador, menyewa influencer atau selebriti dan lain sebagainya. 

Namun, ketika melakukan pemasaran atau pengiklanan Anda perlu cermat dalam memilih. Jika salah, citra produk Anda justru akan rusak. Misalnya, produk Anda adalah skin care. Maka, pilihlah selebriti yang memiliki kulit bersih, putih dan sehat. Hal ini bertujuan untuk mempengaruhi pikiran konsumen, bahwa untuk mendapatkan wajah yang bersih, putih dan sehat seperi selebriti tersebut mereka harus menggunakan produk skin care yang dimilikinya. 

  1. Harga

Tips selanjutnya adalah mempermainkan harga. Meskipun kualitas selalu berbanding lurus dengan harga. Tidak menutup kemungkinan bagi kita melakukan hal yang berbeda. Yaitu membuat harga yang terjangkau dengan kualitas produk yang istimewa. Siapa konsumen yang tidak akan tertarik untuk membeli? 

Strategi ini dinilai yang paling efektif untuk dilakukan terutama di Indonesia. Dimana masyarakatnya menyukai barang-barang bagus tetapi dengan harga miring. Namun, jangan terlalu memaksa jika itu dapat merugikan perusahaan Anda.
Demikianlah strategi brand positioning yang dapat dilakukan jika ingin memulai usaha. Dapatkan juga modal pinjaman dari kredit pintar jika Anda merasa kekurangn modal untuk memulai usaha ini. 

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
24 Sep 2021
mobile-closeKredit PintarDownload