Berapa Lama Pencairan KUR BRI?

25 Feb 2026 by Kredit Pintar., Last edit: 25 Feb 2026

Permintaan akan Kredit Usaha Rakyat (KUR) semakin meningkat. Keinginan masyarakat untuk bisa mandiri dengan mendirikan usaha sendiri sejalan dengan keinginan pemerintah terkait percepatan ekonomi. Dengan adanya peningkatan pengajuan, tentunya saat ini masyarakat bertanya-tanya tentang berapa lama pencairan KUR BRI. Simak informasi selengkapnya di sini.

KUR BRI

Baca juga: Syarat Pinjaman KUR BRI

Meningkatnya jumlah pencairan KUR disebabkan karena semakin mudahnya pengajuan. Calon debitur hanya memerlukan ponsel pintar dan koneksi internet yang stabil, sehingga pengajuan bisa dilakukan dari mana saja.

Tahapan Pengajuan KUR BRI

Berikut ini adalah langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk mengajukan KUR BRI:

  1. Masuk ke https://kur.bri.co.id/credit?tujuan=kur
  2. Klik Ajukan ‘Kredit Sekarang’
  3. Klik Pengajuan atas Nama Perorangan.
  4. Lakukan Registrasi dengan mengisikan nama, email, dan password.
  5. Link verifikasi akun akan dikirimkan ke email yang sudah didaftarkan.
  6. Login kembali setelah melakukan verifikasi akun.
  7. Masukkan data pribadi yang dibutuhkan, yaitu NIK, alamat rumah, dan pekerjaan.
  8. Upload dokumen serta data usaha lengkap termasuk jenis usaha dan penghasilan.
  9. Cek jumlah pinjaman yang akan diambil beserta tenor dan jumlah angsurannya. Jika sudah sesuai dengan profil keuangan anda, silakan ajukan pinjaman.
  10. Setelah pinjaman diajukan, pihak BRI akan melakukan survei secara fisik untuk menentukan apakah pinjaman disetujui atau tidak. Nasabah yang mengajukan pinjaman akan mendapat panggilan dari BRI untuk datang ke kantor cabang terdekat untuk menandatangani dokumen perjanjian pinjaman.
Berapa lama pencairan KUR BRI

KUR BRI khusus diberikan kepada pelaku usaha yang masih menjalankan usahanya dalam skala kecil. Karena itu, batas kredit untuk pinjaman KUR adalah Rp50 juta. Jenis-jenis pinjaman yang melalui KUR BRI adalah Kredit Modal Kerja (KMK) dengan maksimum masa pinjaman tiga tahun dan Kredit Investasi (KI) dengan maksimum masa pinjaman lima tahun. Suku bunga yang dikenakan kepada debitur adalah 6% efektif per tahun dengan bebas biaya administrasi dan provisi.

Baca juga: Cara Mengajukan Kredit Usaha Rakyat

Tahapan Pengajuan Hingga Pencairan KUR

Pengajuan dan pencairan KUR mengalami berbagai tahapan, berikut di antaranya.

1. Verifikasi dokumen pengajuan

Saat pengajuan kredit, debitur diminta untuk mengumpulkan berbagai berkas. Nantinya, pihak bank akan memastikan keaslian berbagai dokumen tersebut dan memastikan validitasnya. JIka dokumen dianggap valid, proses pengajuan akan berlanjut. 

2. SLIK OJK

Pihak bank bisa mengakses Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) yang dibuat oleh OJK untuk mengecek riwayat kredit debitur. Nantinya, dari tim analis kredit bank terkait akan membuat perhitungan kemampuan bayar debitur melalui data tersebut. 

3. Survei agunan

Pihak bank atau pihak ketiga yang bekerjasama dengan bank terkait akan mengunjungi lokasi  properti yang terdaftar sebagai agunan. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat nilai pasar dan legalitas agunan. 

4. Persetujuan kredit dan akad

Jika dinyatakan lolos ketiga langkah di atas, maka pihak bank akan mengundang debitur untuk melakukan persetujuan dan akad kredit.

5. Pencairan KUR

Setelah penandatanganan akad, dana KUR akan dicairkan ke rekening BRI yang terdaftar sebagai debitur. Adapun prosesnya akan memakan 1 hingga 3 hari kerja setelah akad.

Berapa Lama Perkiraan Pencairan KUR BRI?

Umumnya proses pencairan KUR BRI dapat memakan waktu mulai dari 7 hingga 14 hari kerja. Rentang waktu tersebut terbilang relatif cepat dibandingkan dengan pinjaman BRI lainnya karena dokumen yang dibutuhkan juga relatif lebih sederhana. 

Baca juga: Cara Mengajukan Kredit Usaha Rakyat

Faktor yang Mempengaruhi Proses Pencairan KUR BRI

Dari berbagai proses yang disebutkan di atas, tentu saja masing-masingnya berkontribusi terhadap lamanya pencairan KUR. Berikut rinciannya.

  1. Validasi dokumen pengajuan : Jika dokumen pengajuan dinyatakan kurang atau tidak valid, proses pengajuan dapat berjalan lebih panjang. 
  2. Hasil survei agunan : Jika petugas menemukan adanya sengketa pada sertifikat agunan, atau adanya agunan yang sama di tempat lain, kemungkinan pengajuan pinjaman ditolak cukup tinggi
  3. Lokasi properti : Jarak properti dari bank terkait mempengaruhi lamanya proses appraisal dan survei agunan
  4. Skor kredit : Dengan riwayat kredit yang baik, debitur bisa mendapatkan persetujuan dengan lebih cepat. 

Baca juga: Cara Mengajukan Pinjaman di BRI Secara Online

Butuh Pinjaman Cepat? Kredit Pintar Solusinya

Terkadang, banyak kebutuhan usaha yang harus ditangani saat itu juga. Untuk memenuhi kebutuhan tak terencana tersebut, tentunya pinjaman dengan proses cepat bisa menjadi solusi yang tepat! Kredit Pintar hadir sebagai jawaban untuk berbagai kebutuhan. Dengan proses pengajuan dan pencairan cepat, debitur bisa mendapatkan limit pinjaman hingga Rp50.000.000,-. Ajukan pinjaman melalui aplikasi Kredit Pintar, mudah dan cepat. 

Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech berizin dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman daring bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya. 

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk

Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech berizin dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya.

25 Feb 2026
mobile-close
Pinjam kilat 50 juta!Download