10 Manfaat Saffron Untuk Kesehatan Tubuh

28 Jun 2021 by Laruan, Last edit: 02 Nov 2021

Bagi yang belum akrab, saffron adalah rempah yang berasal dari bunga Crocus sativus dan telah digunakan sejak zaman dahulu. Rempah ini butuh banyak tenaga untuk proses produksi dan panen, sehingga tidak heran jika harganya mencapai 500-5000 USD untuk 450 gram saffron. Namun, jangan salah, banyak manfaat saffron yang bisa Sobat Pintar dapatkan untuk kesehatan.

10 Manfaat Saffron Untuk Kesehatan Tubuh

Berikut ini 10 manfaat yang bisa Sobat Pintar dapatkan dengan mengkonsumsi saffron:

1. Kandungan Antioksidan Tinggi

Saffron memiliki beragam senyawa antioksidan yang bermanfaat dalam melawan radikal bebas. Warna merah saffron dihasilkan dari senyawa kerosin dan krosetin. Sedangkan aroma dan rasa khasnya berasal dari kandungan safranal. 

Zat kaempferol berguna dalam memperbaiki peradangan. Kandungan antioksidan dalam saffron juga dapat melindungi sel otak dan membantu diet.

2. Meringankan Gejala Depresi

Sobat Pintar pernah mendengar placebo yang sering digunakan oleh pengidap gejala depresi ringan?

Pengobatan dengan saffron diklaim lebih efektif untuk meringankan tanda-tanda depresi dibandingkan placebo. Selain warnanya yang cerah, saffron mendapat julukan sunshine spice karena dapat memperbaiki mood orang yang mengkonsumsinya. Para ahli gizi sudah menguji kandungan antidepresan ini pada tikus.

3. Potensi Melawan Kanker

Manfaat saffron tidak berhenti pada zat antioksidan, senyawa di dalamnya dipercaya mampu meredakan radikal bebas terkait dengan penyakit kronis seperti kanker. Kandungan kerosin juga mampu membuat sel kanker lebih sensitif terhadap obat kemoterapi. Daripada menjalani pengobatan yang berbahaya, lebih baik mengkonsumsi rempah saffron yang lebih alami.

4. Mengurangi Gejala Premenstrual Syndrome (PMS)

Sesuai namanya, premenstrual syndrome (PMS) didefinisikan sebagai gejala psikologis, fisik, dan emosional yang dialami wanita sebelum menstruasi. Gejala PMS begitu mengganggu karena bisa merusak konsentrasi dan mood kerja. Cukup dengan mengkonsumsi 30 mg saffron, gejala PMS akan terasa lebih ringan dari yang seharusnya.

Perlu diketahui bahwa ibu hamil tidak boleh mengonsumsi lebih dari 5 gram saffron per hari. Alih-alih memberi manfaat, konsumsi saffron yang terlalu banyak justru memberi efek samping seperti mengantuk, mual, dan muntah.

5. Meningkatkan Gairah Seksual

Saffron terbukti dapat meningkatkan gairah seks pada pria dan wanita. Namun, tetap ada batasan konsumsinya. Dosis konsumsi saffron yang aman dan tidak menimbulkan efek samping berada di kisaran 5-1000 mg/hari.

Terkait dengan efeknya terhadap gairah seksual, saffron dapat memperbaiki gejala disfungsi ereksi pada pria dan mengurangi nyeri saat berhubungan badan pada wanita.

6. Mengurangi Nafsu Makan

Rempah berwarna cerah ini juga cocok dijadikan sebagai suplemen diet. Berdasarkan penelitian, orang yang mengonsumsi saffron merasa lebih sering kenyang dan jarang ngemil.

7. Menurunkan Kadar Gula Darah

Selain kanker, manfaat saffron juga menyasar penyakit berat lain seperti diabetes. Rempah ini meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan kadar gula darah.

8. Memperbaiki Penglihatan

Apabila tidak hati-hati, orang dewasa bisa terkena penyakit degenerasi makula, yakni gangguan penglihatan akibat pertambahan usia. Saffron dinilai dapat meringankan gejala penyakit tersebut dan menajamkan kembali penglihatan orang yang mengkonsumsinya.

9. Mengobati Penyakit Alzheimer

Masih terkait dengan kandungan antioksidan, saffron dapat meningkatkan fungsi kognitif sehingga bermanfaat bagi penderita penyakit Alzheimer. Bagi yang belum mengetahui, Alzheimer sendiri merupakan penyakit otak yang dapat menurunkan daya ingat serta kemampuan berbicara dan berpikir.

10. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

Saffron dapat mencegah pembuluh darah tersumbat dan menurunkan kolesterol dalam darah. Maka dari itu, penyakit yang terkait dengan itu juga ikut tereduksi, seperti stroke dan serangan jantung.

Itulah 10 manfaat saffron yang bisa meningkatkan kesehatan Sobat Pintar. Perlu diingat bahwa konsumsi saffron yang terlalu banyak justru malah berbahaya untuk tubuh. Berdasarkan penelitian, batas maksimal dosis saffron pada manusia adalah 1,5 gram per hari. Saffron dapat diolah menjadi berbagai bahan makanan, seperti yoghurt, nasi pilaf, kue, dan lemonade.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
02 Nov 2021
mobile-close
Pinjam kilat 50 juta!Download