Tips Memulai Bisnis Rumah Makan, Modal Kurang 10 Juta

02 Mar 2021 by Andro
bisnis rumah makan

Bisnis rumah makan. Bicara soal kuliner populer Indonesia, tentu masakan Padang adalah salah satu hal yang disebutkan. Masakan padang memang sangat digemari oleh masyarakat Indonesia dan dunia internasional.

Menurut laporan CNN, Rendang merupakan salah satu makanan khas Padang dan bahkan telah berkali-kali terpilih sebagai makanan terlezat di dunia. Inilah kenapa jika Anda tertarik untuk membuka bisnis makanan, maka makanan khas bisa menjadi pilihan dalam bisnis makanan.

Namun, tak bisa dipungkiri banyak bisnis rumah makan di Indonesia yang menyuplai makanan khas Padang. Lantas, bagaimana caranya agar bisnis makanan khas Padang yang ingin Anda bangun bisa bertahan dan sukses? Beberapa hal untuk memulai bisnis rumah makan kami ulas dibawah ini.

Tips Memulai Bisnis Rumah Makan

1. Riset Kecil-kecilan

Sebelum memulai bisnis, pemilik harus melakukan survei atau riset tentang bisnis yang akan digeluti. Hanya sedikit penelitian yang diperlukan untuk memperoleh informasi dalam jumlah besar tentang area bisnis yang akan dikembangkan.

Misalnya, Anda perlu mencari informasi tentang makanan mana yang memiliki potensi penjualan tinggi, peluang keuntungan, dan kondisi lingkungan tempat toko tersebut berada.

Seperti yang kita ketahui bersama, saat ini sangat mudah menemukan warung makan dimana saja, terutama di jalan TOL. Inilah yang membuat Anda mengamati operasi bisnis.

2. Menentukan Lokasi

Lokasi memainkan peran penting dalam keberhasilan atau kegagalan sebuah bisnis. Dengan lokasi yang tepat, toko tersebut tidak akan banyak dikunjungi wisatawan. Putuskan di mana Anda dapat melakukan langkah pertama.

Ketahui lokasi potensial toko Anda, apakah bisa digunakan, atau malah sebaliknya. Jika perlu, analisis bagaimana penduduk setempat membeli makanan sehingga Anda bisa memahami warung mana yang cocok untuk dioperasikan.

3. Mengetahui Target Pelanggan

Lokasi memainkan peran penting dalam keberhasilan atau kegagalan sebuah bisnis. Dengan lokasi yang tepat, toko tersebut tidak akan banyak dikunjungi wisatawan. Putuskan di mana Anda dapat melakukan langkah pertama.

Ketahui lokasi potensial toko Anda, apakah bisa digunakan, atau malah sebaliknya. Jika perlu, analisis bagaimana penduduk setempat membeli makanan sehingga Anda bisa memahami warung mana yang cocok untuk dioperasikan.

4. Jenis Makanan 

Dengan memahami target pasar Anda, Anda dapat dengan mudah menentukan harga. Dari harga tersebut, Anda bisa menentukan masakan yang akan dijual. Selain itu, jika Anda menjual makanan dengan harga tertentu, pastikan harga konsumen mencantumkan semua bahan dalam satu porsi makanan tersebut. Dengan cara ini, Anda tidak akan menderita kerugian apapun.

5. Pemilihan Bahan Baku

Berbicara tentang jenis makanan tidak terlepas dari bahan bakunya. Jika Anda sudah mengetahui jenis masakannya, mohon perhatikan bahan-bahan masakannya.

Tentunya, semakin bagus kualitas bahan bakunya, semakin enak makanan tersebut. Anda dapat membeli bahan-bahan pilihan dan membuat hidangan yang lezat.

6. Pemasaran

Memang banyak bisnis rumah makan yang kini menggunakan media sosial sebagai sarana promosi. Karena itu, jika Anda menganggarkan untuk hal ini, tidak ada salahnya. Bukan tanpa alasan, promosi bisa mendatangkan banyak pelanggan ke toko Anda. Melalui promosi yang tepat, keuntungan terbesar bisa didapat.

Setiap usaha apapun tentu memerlukan modal. Kredit Pintar dengan PT Kredit Pintar Indonesia terdaftar dan di awasi OJK, melayani UKM pinjaman online dengan cicilan ringan.

Alasan Pinjaman Online Cicilan Lebih Baik dari Gesek Tunai

kredit pintar

Padahal, di masa-masa sulit saat ini, pinjaman online cicilan menjadi salah satu cara untuk menghilangkan wabah Covid yang sedang mewabah. Namun hal ini sangat berbahaya, dan tentunya akan merugikan bank dan pemegang kartu kredit.

Nah, kami akan memberi tahu Anda mengapa beberapa pakar keuangan merekomendasikan untuk tidak menggunakan kartu tunai saat wabah covid-19. Berikut penjelasannya.

Sulit untuk mengajukan kartu kredit baru

Umumnya, jika Anda memiliki riwayat kredit yang sering melakukan transaksi retail atau digunakan untuk transaksi kartu tunai, riwayat kredit tersebut akan masuk dalam daftar catatan OJK.

Nah, bank biasanya menggunakan data ini untuk mengevaluasi aktivitas penggunaan kartu kredit pada calon nasabah. Jika Anda sering berdagang di toko retail yang “nakal”, pengajuan kartu kredit baru Anda, dapat ditolak.

Dapat menyebabkan kredit macet

Alasan utama mengapa transaksi kartu tunai tidak direkomendasikan adalah karena dapat menyebabkan kredit macet. Alasannya, pembayaran cicilan tidak bisa dibayarkan. Sebagian besar pelanggan yang menggunakan uang tunai untuk menggesek kartu mereka biasanya membelanjakan uang mereka hingga batas maksimum.

Akibatnya, mereka kesulitan membayar tagihan bulanan karena situasi ekonomi yang juga sedang bergolak. Bagi yang sudah tidak punya penghasilan lagi, pembayaran cicilan akan menjadi beban yang sangat berat dan tagihan bisa dibayar sekecil-kecilnya. Pembayaran yang terlambat semakin mengganggu nasabah karena menyebabkan lonjakan bunga pinjaman.

Terseret Hukum

Ada dasar hukum yang bisa membuat pengguna transaksi gesek tunai bermasalah, karena BI secara gamblang mencontohkan, bahkan transaksi gesek tunai pun ilegal. Selain itu, transaksi kartu tunai kemungkinan besar akan digunakan oleh banyak pelaku money sebagai aktivitas pencucian uang.

Karena pelaku money dalam kegiatan pencucian uang dapat mentransfer uang tunai kepada nasabah yang menggunakan kartu tunai tanpa disadari, kegiatan kartu tunai pada akhirnya akan membawa mereka pada tindak pidana pencucian uang, meskipun dana yang mereka bayarkan hanya digunakan untuk kebutuhan rumah tangga.

Menjadi Lebih Konsumtif

Selama pandemi ini, kami menyarankan Anda untuk tidak berbelanja berlebihan. Namun, kebiasaan transaksi gesek tunai ini dapat mendorong nasabah untuk membelanjakan lebih banyak, meski situasi keuangannya sedang bergolak.

Ingat, semua kartu kredit bukanlah rekening tabungan. Kartu kredit bisa menggantikan transaksi non tunai yang masih harus kita bayar. Semakin banyak utang, semakin banyak pula utang yang harus dibayarkan ke bank dengan cara mencicil.

Menghindari dan mencari solusi pendapatan lain adalah jalan keluar terbaik. Gunakan kartu kredit untuk merotasi bisnis Anda yang sulit, tidak hanya menghabiskannya untuk gairah.

Merugikan Bank

Selain merugikan nasabah, kegiatan gesek tunai juga dapat merugikan bank, karena kegiatan gesek tunai memutus pendapatan bank yang seharusnya diperoleh dari transaksi tarik tunai. Sebagai penyedia layanan kartu kredit bank, jelas bahwa Anda harus memperoleh keuntungan untuk membalikkan situasi bisnis.

Inilah alasan mengapa tidak disarankan menggunakan kartu kredit saat Covid-19, sebaiknya gunakan pinjaman online dengan cicilan bulanan di Kredit Pintar. Lebih baik memperketat biaya Anda daripada mendapatkan dana tunai secara ilegal untuk memenuhi kebutuhan Anda.

mobile-closeKredit PintarDownload