8 Cara Mengatur Perencanaan Keuangan Keluarga Muda

16 Mar 2023 by kreditpintar, Last edit: 21 Mar 2023

Pasangan muda yang baru menikah tentu akan dihadapkan dengan berbagai hal yang membutuhkan perencanaan bersama. Salah satunya adalah dalam hal perencanaan keuangan. Perencanaan keuangan keluarga muda harus dilakukan sedini mungkin guna menghindari permasalahan finansial kedepannya. 

D:\FREELANCE NULIS\_KREDIT PINTAR\_8\PIC\7\(1) Perencanaan keuangan keluarga muda.jpg

Hal ini juga penting dilakukan untuk mendorong kehidupan yang lebih sejahtera. Untuk bisa mencapai perencanaan keuangan yang baik, ada beberapa cara yang mesti dilakukan. Cara-cara mengatur perencanaan keuangan keluarga muda ini bisa Anda lakukan sebagaimana penjelasan berikut. 

Baca juga: New Normal Dalam Mengelola Keuangan

Menentukan Skala Prioritas Keuangan

Sebagai pasangan yang baru menikah, membicarakan masalah skala prioritas keuangan memang harus didahulukan. Apalagi setelah hidup bersama, pendapatan akan digunakan untuk hidup bersama pula. Namun, di sisi lain, pengeluaran pun juga pastinya akan semakin bertambah. 

Jadi, sebagai langkah pertama perencanaan keluarga muda, cobalah untuk mendiskusikan mengenai skala prioritas keuangan. Dalam hal ini, Anda perlu memberikan fokus utama pada tempat tinggal, kebutuhan anak terutama dalam hal pendidikan, dan tabungan atau investasi. 

Pastikan jika Anda dan pasangan memiliki suara yang sama dalam perencanaan prioritas ini. Tetapi, jika masih ada sedikit perbedaan pendapat, sebaiknya dicari jalan tengahnya supaya tidak terjadi perselisihan dan masalah keuangan di masa mendatang. 

Membuat Anggaran Bulanan Bersama

Jika sudah menentukan skala prioritas bersama, penting bagi keluarga muda untuk mengatur anggaran bulanan. Ini bertujuan supaya pengeluaran tidak melebihi dari pendapatan yang ada. Disamping itu, ada banyak manfaat yang bisa dirasakan oleh keluarga muda ketika melakukan anggaran keuangan bulanan. 

D:\FREELANCE NULIS\_KREDIT PINTAR\_8\PIC\7\(2) Perencanaan keuangan keluarga muda.jpg

Pertama, dengan menulis anggaran apa saja yang diperlukan dalam satu bulan, Anda akan mengetahui mana kebutuhan yang membutuhkan banyak dana. Kedua, dengan membuat anggaran juga membantu Anda menilai tingkat penghematan yang harus dilakukan. Ketiga, anggaran bulanan akan membantu pengelolaan arus kas menjadi lebih baik. 

Setiap bulan boleh jadi jenis dan jumlah pengeluaran berbeda-beda dan ketika sudah terbiasa dengan membuat anggaran, Anda akan jadi lebih terbiasa dengan pengaturan pengeluaran yang tidak sama. Manfaat-manfaat seperti inilah yang menjadikan pembuatan anggaran bulanan menjadi perencanaan keuangan keluarga muda yang wajib untuk diterapkan. 

Mencatat Pengeluaran Setiap Bulan

Meskipun Anda sudah membuat perencanaan anggaran bulanan di awal bulan, Anda juga disarankan untuk mencatat pengeluaran setiap bulan. Ini karena biasanya akan ada pengeluaran yang terjadi di luar anggaran yang telah dibuat. Jika tidak dicatat, nantinya Anda akan bertanya-tanya sendiri mengapa jumlah anggaran dan pengeluaran tidak sesuai. 

Baca juga: 11 Tips Pintar agar Anggaran Rumah Tangga Hemat!

Dengan mencatat pengeluaran setiap bulannya, Anda juga jadi lebih tahu jenis pengeluaran apa saja yang ternyata lebih banyak daripada anggaran yang sudah dibuat. Selain itu, komunikasi Anda dengan pasangan mengenai pengeluaran akan jadi lebih transparan karena semua jenis pengeluaran telah tercatat dengan baik. Jadi, selain membuat anggaran, mencatat pengeluaran bulanan juga menjadi perencanaan keuangan keluarga muda yang harus Anda terapkan bersama pasangan. 

Perencanaan Tabungan, Investasi, dan Dana Darurat

Perencanaan keuangan keluarga muda yang tidak kalah penting dilakukan adalah perencanaan tabungan, investasi, dan dana darurat. Ketiga hal ini sering kali dianjurkan oleh pakar keuangan untuk menjadi prioritas dalam perencanaan keuangan keluarga muda. Pasalnya, ketiga hal ini akan sangat membantu ketika kita mengalami keadaan darurat maupun untuk perencanaan keuangan masa depan. 

Dana darurat sangat dibutuhkan untuk mengantisipasi terjadinya kejadian di luar kendali. Seperti halnya kecelakaan, kehilangan pekerjaan, perbaikan rumah, dan lain sebagainya. Investasi dan tabungan pun menjadi hal yang penting dilakukan untuk berjaga-jaga terhadap pengeluaran tertentu di masa depan. 

Menyisihkan uang untuk dana darurat, investasi, dan tabungan tidaklah harus dalam jumlah besar. Berapa pun gaji Anda, cobalah untuk menyisihkan 5-10% dari gaji Anda untuk hal ini. Namun, jika dirasa masih sulit untuk dilakukan, Anda bisa menggunakan THR maupun bonus tahunan untuk menutup ketiga kebutuhan tersebut. 

Membuat Kesepakatan Pembagian Pengeluaran

Saat Anda sudah hidup bersama pasangan, tentunya Anda harus membuat kesepakatan pembagian pengeluaran. Namun, kesepakatan ini juga bisa Anda lakukan sebelum maupun menjelang pernikahan. Hal ini sangat krusial dalam perencanaan keuangan keluarga muda karena berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan. 

D:\FREELANCE NULIS\_KREDIT PINTAR\_8\PIC\7\(3) Perencanaan keuangan keluarga muda.jpg

Kesepakatan juga harus dibuat untuk menghindari perselisihan yang mungkin saja terjadi karena salah satu pihak merasa pihak lain lepas tanggung jawab. Cara mengatur pembagian ini bisa Anda lakukan dengan merinci semua pengeluaran pokok dan bagi sesuai besaran pendapatan yang diterima. Contohnya, suami akan membayar cicilan kendaraan, investasi, dan tabungan. Sementara itu, istri akan membayar untuk kebutuhan konsumtif seperti tagihan listrik, PDAM, dan lainnya. 

Baca juga: Cara Menghitung Penghasilan Tidak Kena Pajak, Mudah!

Menghindari Hutang untuk Keperluan Tidak Penting

Hutang adalah sesuatu yang harus Anda hindari dalam hal perencanaan keuangan keluarga muda. Apalagi jika hutang tersebut dilakukan untuk kebutuhan yang sebenarnya tidak begitu penting. Anda nantinya akan menjadi konsumtif dan membuat pengeluaran semakin tidak terkondisikan. 

Namun, ketika Anda terpaksa untuk melakukan hutang, jangan sampai Anda terlambat dalam melakukan pembayaran. Anda tentunya akan semakin terbebani dengan denda yang diberikan dan pengeluaran pun akan semakin membengkak. 

Melakukan Evaluasi Rutin

Meskipun telah melakukan berbagai perencanaan keuangan, ada kalanya Anda dan pasangan mengalami perbedaan pendapat terkait pengelolaan keuangan. Inilah pentingnya untuk melakukan evaluasi rutin untuk meminimalkan konflik. Evaluasi rutin ini juga membantu Anda dan pasangan untuk menilai mana saja pengeluaran yang kurang efektif, bagaimana cara menghemat dengan baik, maupun hal-hal lainnya yang penting untuk dibahas. 

D:\FREELANCE NULIS\_KREDIT PINTAR\_8\PIC\7\(4) Perencanaan keuangan keluarga muda.jpg

Tentunya evaluasi rutin ini bukan berarti harus dilakukan secara formal, Anda dapat melakukannya dengan santai dan nyaman bersama pasangan. Perbedaan pendapat mungkin saja akan terjadi, namun Anda dan pasangan harus menyadari jika menyatukan dua isi kepala yang berbeda memang tidaklah mudah. 

Oleh karenanya, evaluasi seperti ini sangat dibutuhkan untuk kesejahteraan pasangan. Jika memungkinkan, lakukan evaluasi rutin seperti ini setiap bulan supaya perencanaan keuangan keluarga muda Anda tetap teratur. 

Bersama-Sama Berkomitmen dengan Perencanaan Keuangan

Cara terakhir yang harus Anda lakukan dalam perencanaan keuangan keluarga muda Anda adalah berkomitmen bersama. Segala perencanaan yang dibuat tidak akan berjalan dengan baik jika hanya salah satu pasangan yang menjalankannya. Oleh karena itu, dibutuhkan komitmen bersama supaya perencanaan keuangan dapat terlaksana dengan baik. 

Membangun perencanaan keuangan memang tidaklah mudah. Namun, jika sejak awal ada komitmen bersama pasangan terkait perencanaan keuangan, semua perencanaan bisa dipastikan akan berjalan dengan baik. Anda dan pasangan pun dapat meraih tujuan keuangan bersama dengan lebih mudah. 

Baca juga: Tips Nabung Reksa Dana dan Ragam Manfaatnya!

Sekian 8 cara mengatur perencanaan keuangan keluarga muda yang bisa Anda terapkan dengan pasangan. Kunci terpenting dari perencanaan ini adalah Anda dan pasangan sama-sama mau bekerja sama sehingga bisa tercapai tujuan keuangan yang sejahtera.

Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya.

21 Mar 2023
mobile-close
Pinjam kilat 50 juta!Download