Payment Gateway Adalah: Manfaat, dan Cara Kerja

25 Apr 2022 by Ary Wibowo, Last edit: 21 Sep 2022

Payment gateway adalah salah satu bidang yang sedang berkembang pesat di dunia fintech. Pasalnya, saat ini semakin banyak orang yang bertransaksi menggunakan internet, seperti berbelanja di e-commerce, menggunakan jasa freelance dari internet, pembayaran dalam cryptocurrency, dan berbagai penggunaan aplikasi untuk transaksi online.

Payment gateway adalah gerbang pembayaran antara konsumen dan penjual. (dok. Pexels/energepic.com)

Supaya lebih kebayang, kita bisa mengambil contoh saat berbelanja di e-commerce. Setelah memilih barang dan ada yang cocok, kamu akan membeli langsung dan masuk ke proses pembayaran.

Nah, di proses pembayaran, kamu akan disuguhkan berbagai pilihan pembayaran. Misalnya, kamu ambil opsi untuk transfer melalui m-banking. Selanjutnya, kamu akan diberikan kode untuk proses transaksi. Kalau sudah sesuai, tinggal transfer, dan beres deh. Tagihanmu menjadi lunas.

Mudah bukan? Nah, kemudahan dalam transaksi pembayaran merupakan salah satu manfaat dari adanya payment gateway.

Baca juga : Ini Lho, Perbedaan Marketplace dan e-Commerce

Apa Itu Payment Gateway?

Sesuai dengan namanya, payment adalah pembayaran, dan gateway adalah gerbang. Kalau diartikan secara keseluruhan, payment gateway adalah gerbang pembayaran.

Maksudnya bagaimana? Balik lagi ke proses pembayaran yang telah kamu lakukan di e-commerce saat berbelanja, yuk! Sebagai konsumen, kamu akan melalui proses pembayaran oleh sistem, sebelum uang tersebut ditransfer ke penjual.

Nah, sistem itulah yang dinamakan payment gateway. Simpelnya, payment gateway adalah alat pembayaran dalam suatu transaksi di berbagai layanan aplikasi dengan fungsi mengotorisasi berbagai proses pembayaran. Baik melalui perbankan, m-banking, maupun kartu kredit.

Payment Gateway di Indonesia

Payment gateway merupakan istilah asing, kalau di Bahasa Indonesia adalah GPN (gerbang pembayaran nasional). GPN telah diresmikan oleh Bank Indonesia sejak 4 Desember 2017 dalam Peraturan BI No. 19/8/PBI/2017 dan Peraturan Anggota Dewan Gubernur No.19/10/PADG/2017.

Singkatnya, sistem GPN di Indonesia berdasarkan aturan yaitu untuk mengatur sistem pembayaran di Indonesia dan mengintegrasikannya dengan berbagai instrumen pembayaran secara nasional dan membuat lokal pembayaran perbankan di Indonesia.

Sampai sini sudah jelas kan ya kalau payment gateway di Indonesia itu didukung penuh oleh pemerintah. Tentu saja akan lebih aman jika sistem pembayaran menggunakan teknologi ini.

Manfaat Menggunakan Payment Gateway

Payment gateway diperlukan bagi semua bisnis yang ingin menerima sistem pembayaran secara online dan kartu kredit/debit. Teknologi ini nantinya akan mengedarkan informasi keuangan untuk mengotorisasi pembayaran dan memindahkan uang dari konsumen ke penjual.

Sehingga, banyak manfaat yang akan diperoleh oleh pebisnis dan konsumen. Berikut manfaatnya.

  1. Transaksi menjadi lebih mudah dilakukan.
  2. Transaksi pembayaran tidak membutuhkan waktu lama.
  3. Ada opsi pembayaran yang bervariasi, sehingga konsumen tidak perlu transfer di bank atau ATM secara langsung, melainkan bisa menggunakan berbagai pilihan seperti m-banking.
  4. Transaksi antara konsumen dan penjual lebih aman dan terjamin, karena menggunakan enkripsi data.
  5. Tidak ada limit transaksi, namun sistem akan tetap melakukan pengecekan terkait saldo akun konsumen.

Cara Kerja Payment Gateway

Payment gateway adalah komponen kunci dari sistem pembayaran secara elektronik yang menghubungkan antara konsumen dengan penjual. Namun, cara sistem ini bekerja adalah mengirimkan informasi pelanggan kepada bank yang mengakuisisi penjual.

Payment gateway sering ditemukan saat kita sedang berbelanja online. (dok. Pexels/Negative Space)

Bagaimana detail cara kerja payment gateway? Berikut uraiannya.

1. Konsumen Melakukan Transaksi Pembayaran

Setelah memilih barang apa yang ingin kamu beli di e-commerce, maka langkah selanjutnya adalah checkout barang tersebut atau buy now. Ketika memasuki halaman checkout produk, maka kamu akan disuguhkan payment gateway.

2. Mengirimkan Informasi Payment Gateway ke Proses Pembayaran

Payment gateway selanjutnya akan mengambil tindakan. Pertama, sistem akan mengecek informasi perbankan konsumen untuk memastikan pembayaran tersebut tersedia.

Selain itu, pada tahap ini juga sistem akan memastikan bahwa transaksi yang dilakukan konsumen tidak melebihi limit kredit atau saldo akun konsumen.

3. Informasi Diterima oleh Perbankan

Setelah pengecekan informasi, selanjutnya informasi tersebut diterima oleh perbankan. Selanjutnya, konsumen bisa melanjutkan transaksinya.

4. Pemberian Kode Khusus

Sistem akan memberikan kode khusus kepada konsumen sebagai langkah terakhir dari transaksi tersebut. Kode ini sifatnya mirip dengan OTP, tapi hanya diketahui oleh konsumen dan sistem.

5. Transaksi Berhasil Dilakukan

Setelah kode cocok, maka sistem akan memberikan informasi kepada pihak bank untuk mentransfer uang dari akun konsumen kepada akun penjual. Kalau berhasil, maka konsumen akan mendapatkan informasi bahwa transaksi telah berhasil. Dengan begitu, status pembayaran konsumen juga akan berubah menjadi lunas.

Meskipun proses di atas terlihat banyak dan memakan waktu. Namun, kenyataannya sangat singkat, hanya beberapa detik tiap prosesnya.

Baca juga: Panduan Lengkap Belanja di Shopee

Apakah Payment Gateway Bisa Digunakan Oleh Toko Fisik?

Payment gateway bisa digunakan untuk toko fisik. (dok. Pexels/Mart Production)

Oh iya, penggunaan payment gateway ini tidak hanya untuk transaksi online saja. Melainkan juga bisa pada transaksi fisik seperti toko ritel.

Untuk toko fisik, payment gateway terdiri dari POS (point of sale) yang digunakan untuk menerima berbagai informasi kartu kredit dan debit menggunakan kartu maupun smartphone.

Misalnya, saat berbelanja di supermarket, tentu ada fasilitas untuk menggunakan debit atau non-tunai. Nah, sistem pembayaran dalam POS diintegrasikan dengan payment gateway untuk memudahkan kasir dan konsumen dalam proses transaksi.

Itu dia penjelasan mengenai salah satu perkembangan dalam bidang fintech. Dari sini, kamu sudah mengetahui bahwa payment gateway adalah gerbang pembayaran antara konsumen dan penjual.

Baca juga: Bahaya Kecanduan Belanja Online

Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
21 Sep 2022
mobile-close
Pinjam kilat 20 juta!Download