Ngabuburit: Asal-Usul Tradisi Ini di Bulan Ramadan

26 Apr 2021 by kreditpintar
ngabuburit

Istilah ngabuburit tentu sudah tak asing lagi di telinga kita sebagai masyarakat Indonesia. Tradisi yang sering dijalankan selama menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan ini rupanya memiliki sejarah dan asal-usulnya tersendiri. Kira-kira dari mana datangnya tradisi ini?

Apa Itu Ngabuburit?

Ini adalah sebuah kegiatan yang biasa orang lakukan untuk menunggu datangnya adzan maghrib sebagai penanda berbuka puasa di bulan Ramadan. Banyak hal dapat dilakukan selama jeda waktu ini. Contohnya, berjalan-jalan, bertemu teman, mencari takjil, atau menghabiskan waktu di tempat kegiatan publik. Masyarakat yang menjalankan ibadah puasa bisa mengisi waktu jeda ini dengan cara melakukan kegiatan keagamaan seperti mendengarkan ceramah atau mengaji.

Rupanya kegiatan seperti ini memiliki istilah lain di tanah Minang. Mereka menyebutnya sebagai malengah puaso, yang artinya melakukan kegiatan untuk mengalihkan rasa haus dan lapar karena puasa.

Asal-Usul

Ngabuburit merupakan istilah yang diambil dari bahasa Sunda. Menurut Kamus Bahasa Sunda yang diterbitkan Lembaga Bahasa dan Sastra Sunda (LBSS), istilah ini merupakan lakuran atau kata baru yang terbentuk dari gabungan dua kata atau lebih, yang berarti ngalantung ngadagoan burit. Kata-kata ini berarti “bersantai-santai sambil menunggu waktu sore” jika dalam Bahasa Indonesia.

Selain itu, istilah ini berasal dari kata dasar “burit” yang artinya “sore hari”. Hal ini berkaitan dengan kegiatan yang memang dilakukan pada sore hari jelang buka puasa. Oleh karenanya, banyak yang berpendapat bahwa morfologi tersebut berasal dari kata “burit” saja. Hal ini membuat ngabuburit bisa diartikan secara sederhana menjadi “menunggu waktu sore”.

Istilah di atas menjadi semakin populer di Indonesia. Oleh karenanya, banyak berbagai daerah lain yang mulai lumrah dengan istilah ini. Tak heran jika beberapa acara di saluran TV nasional mengambil istilah tersebut untuk acara yang mereka tayangkan di sore hari jelang buka puasa selama bulan Ramadan.

Tips Mengisi Kegiatan Ngabuburit

Berikut beberapa aktivitas yang kamu bisa lakukan selama ngabuburit di bulan Ramadan:

Mengaji atau Mendengarkan Ceramah

Kegiatan satu ini amat sangat direkomendasikan, karena selain hanya sekadar mengisi waktu, kamu bisa mendapatkan pahala dari aktivitas satu ini. Tetapkan tujuan untuk menamatkan Alquran di bulan Ramadan, supaya kamu semakin rajin baca Alquran selama bulan puasa ini.

Belajar Memasak Makanan untuk Berbuka

Banyak video tutorial membuat berbagai makanan kekinian berseliweran di YouTube. Hal ini seharusnya menjadi media belajar memasak paling ampuh untuk kamu yang ingin menambah skill selama menunggu waktu berbuka. Kamu bisa mencoba membuat makanan yang bisa disajikan saat berbuka, atau minuman yang bisa dinikmati sebagai takjil. Siapa tahu saat Idul Fitri nanti, kamu siap menghidangkan berbagai sajian istimewa.

Berolahraga

Kegiatan satu ini amat direkomendasikan untuk kamu yang ingin mencapai tubuh ideal di Hari Raya Idul Fitri. Selain melakukan diet selama puasa, kamu perlu melengkapinya dengan berolahraga di sore hari. Tidak perlu melakukan olahraga yang terlalu berat. Cukup isi waktu dengan workout yang hanya berlangsung beberapa menit.

Berbelanja Kebutuhan Lebaran dari Sekarang

Kamu bisa belanja kebutuhan Idul Fitri dari sekarang di jeda waktu menjelang berbuka puasa. Bisa sembako yang akan kamu bagikan atau baju baru yang akan kamu gunakan di Hari Lebaran. Terkendala biaya saat ingin berbelanja? Kredit Pintar sebagai fasilitas pinjaman online yang langsung cair siap jadi solusi. Prosesnya yang mudah dan cepat, serta Kredit Pintar yang diawasi langsung oleh OJK, membuat kamu tidak usah khawatir menikmati pinjaman dana yang langsung cair.

Jangan menunggu dekat-dekat Idul Fitri untuk berbelanja berbagai kebutuhannya. Isi waktu jeda menjelang berbuka dengan belanja dari sekarang! Gunakan fasilitas Kredit Pintar yang pinjamannya langsung cair untuk berbelanja berbagai kebutuhanmu.

kredit pintar