Mengenal Lebih Lanjut Apa Itu Pandora Paper?

07 Oct 2021 by pujisukarryadi

Sobat Pintar

Mungkin sobat pintar pernah membaca beberapa artikel di media massa yang berkaitan dengan judul ini. Ini adalah sebuah laporan yang membocorkan hampir 12 juta dokumen yang mengungkapkan kekayaan tersembunyi, penghindaran pajak dan, dalam beberapa kasus, pencucian uang oleh beberapa orang kaya dan berkuasa di dunia.

Lebih dari 600 jurnalis di 117 negara telah menelusuri file dari 14 sumber selama berbulan-bulan, menemukan cerita yang diterbitkan minggu ini. Data tersebut diperoleh oleh International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ) di Washington DC, yang telah bekerja dengan lebih dari 140 organisasi media dalam penyelidikan global terbesarnya.

Beberapa tahun sebelumnya dunia juga dihebohkan dengan sebuah laporan yang namanya Panama Papers . Apa sih itu Pandora Papers? Trus Apa bedanya Pandora Papers dengan Panama Papers?

Pandora Papers merangkum 2,95 terabyte bisnis elit dunia dari 200 negara di situs resmi ICIJ. Di surga pajak, elit membentuk perusahaan atau jaringan bisnis lain untuk memberikan properti atau menyembunyikan aset di negara lain. Praktik ini dilakukan untuk menghindari pajak.

Penyelidikan ini didasarkan pada kebocoran data rahasia dari 14 perusahaan jasa keuangan di surga pajak. Perusahaan ini menyediakan layanan bagi individu atau korporasi yang ingin membangun perusahaan cangkang atau jaringan bisnis di surga pajak.

Data yang dikumpulkan ICIJ berisi informasi dari perusahaan di surga pajak, seperti British Virgin Islands, Seychelles, Hong Kong, Belize, Panama, South Dakota, dan area rahasia lainnya.

Perusahaan menawarkan layanan anonimitas (tanpa nama/tanpa identitas) dari publik atau regulator negara bagian. Seringkali, perusahaan membantu membuka rekening di bank-bank di berbagai negara dengan peraturan keuangan yang kurang ketat. Di surga pajak tidak ada aturan pajak, meskipun hanya sedikit.

Sementara Panama Paper, kebocoran data diperoleh dari media Jerman, Süddeutsche Zeitung, yang dibagikan kepada IJIC serta mitranya The Guardian dan BBC. Dokumen itu mengungkapkan ada 143 politisi, keluarga dan rekannya yang menggunakan perusahaan offshore ( perusahaan yang bergerak dalam bidang eksplorasi dan produksi minyak mentah & gas alam ) di surga pajak.

Perusahaan seperti Google, Apple, Amazon, dan Starbucks juga disebut mempunyai anak usaha yang berlokasi di yurisdiksi surga pajak. Tujuan utamanya adalah meminimalkan beban pajak yang harus dibayar di negara asalnya maupun di negara dari penghasil (source country).

Laporan Panama Papers memang berasal dari kebocoran data dari penyedia jasa atau firma hukum, Mossack Fonseca. Perusahaan ini berbasis di Panama yang layanannya mencakup penggabungan perusahaan pajak surga seperti Kepulauan Virgin britania Raya.

Kebocoran data oleh firma itu disebut menjadi salah satu yang terbesar bahkan melebihi kebocoran saluran diplomatik AS yang dirilis WikiLeaks pada tahun 2010.

Meski demikian, menggunakan offshore tak melulu dicap sebagai penjahat, Penggunaan struktur offshore sepenuhnya legal. Ada banyak alasan yang sah untuk melakukannya.

Pelaku bisnis seperti Rusia dan Ukraina biasanya meletakan aset mereka di luar negeri untuk menghindari serangan, atau sebagai perencanaan warisan.

Namun, ada pula oknum tertentu yang memanfaatkan perusahaan offshore untuk menghindari pajak.

mobile-closeKredit PintarDownload