Mengenal Arti dari Bullish dan Bearish Dalam Pasar Saham

14 Jun 2021 by kreditpintar
Mengenal Arti dari Bullish dan Bearish Dalam Pasar Saham

Kata Bullish dan Bearish mungkin banyak didengar jika Sobat Pintar memasuki dunia dari pasar modal. Namun, apa arti dari kata yang sering muncul di pasar saham ini? 

Bullish berasal dari kata Bull yang memiliki arti “Banteng”, oleh karena itu, tidak heran jika terdapat logo banteng pada seluruh bursa efer dari negara mana pun. Selanjutnya, apa arti dari kata Bullish? 

Bullish merupakan sebuah keadaan dimana pasar saham didapati menguat atau tren sedang naik. Kenaikan tersebut sangat dipengaruhi oleh keadaan ekonomi pada sebuah negara bahkan hingga ke seluruh dunia yang sedang mengalami perkembangan atau pertumbuhan ekonomi. 

Bidang bisnis dan usaha berkembang. Maka tingkat pendapatan perkapita secara otomatis akan naik, pertumbuhan pada laba perusahaan terus meningkat serta faktor pendukung lainnya. 

Selanjutnya Sobat Pintar akan mengenal kata Bearish yang memiliki awalan dari kata “Bear”, lalu apakah arti dari kata tersebut? Bearish merupakan suatu keadaan yang di mana pasar saham didapati melemah atau tren sedang menurun. 

Penyebab bearish adalah dampak dari pertumbuhan ekonomi yang semakin melambat atau bisa juga turun sejak tahun sebelumnya. Defisit neraca, tingginya tingkat pengangguran, tumbuhnya laba perusahaan yang negatif menjadi penyebab utama terjadinya penurunan ini. 

Kedua keadaan tersebut selalu dilambangkan oleh banteng dan beruang. Di sejumlah sumber mengatakan jika mengapa menggunakan banteng? Karena banteng memiliki tanduk ke atas dan beruang tentu saja mencakar ke bawah sehingga hal tersebut tentu saja akan cocok dengan keadaan dimana hewan sedang berkelahi.

Apabila banteng menang tentunya pasar akan naik ke atas dan apabila beruang menang pastinya akan turun dengan penyebab yang berbeda-beda. Lalu, terdapat penjelasan yang berbeda-beda tentang mengenai perumpamaan ini. Dan tentu saja lambang dan istilah ini telah menjadi istilah pada pasar saham maupun pasar lainnya. 

Dua keadaan ini dapat disimpulkan jika keadaan bisa naik dan turun secara tiba-tiba, jika keadaan sedang menurun seperti yang terjadi pada beberapa waktu lalu, tentu saja membuat semua orang yang bermain saham akan kebingungan.

Untuk itu, tak heran jika beberapa orang akan melakukan pinjaman uang ke lembaga pinjaman uang yang ada di Indonesia salah satunya yaitu Kredit Pintar yang sudah terpercaya di kalangan masyarakat dengan fitur keunggulannya yaitu tenor pinjaman mulai dari 14 hari hingga 1 tahun, plafon pinjaman sampai Rp 10 juta dan pencairan dana hanya dalam hitungan menit saja. Selain itu, terdapat keunggulan lainnya seperti: 

1. Praktis dan Cepat 

Sobat Pintar bisa memperoleh kredit online dengan mudah dan cepat. Hanya meluangkan waktu selama 5 menit saja untuk mengisi formulir yang telah disediakan. 

2. Biaya Layanan dan Bunga yang Rendah 

Suku bunga tahunan untuk kredit ini hanya 11% saja. Selain itu, Sobat Pintar hanya dikenakan biaya awal saat pengajuan pinjaman sebesar 5% sampai 15%. Hal tersebut tentunya tergantung dengan total pinjaman dan tenor. Selain itu tidak ada biaya lainnya yang akan dikenakan. 

3. KTA yang Aman 

Sistem akan memproses verifikasi secara ganda supaya dana pinjaman Sobat Pintar jauh dari penipuan dan tetap aman. 

4. Proses Pembayaran yang Mudah 

Proses pembayaran cicilan dan pelunasan yang sangat mudah sebab bisa melalui transfer ATM ataupun bayar di Alfa Group (Alfamidi, Alfamart, Alfa Express dan lainnya). 

Demikianlah penjelasan mengenai fenomena unik yang terjadi dalam bursa saham.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
mobile-closeKredit PintarDownload