Lengkap, Info Terkini Cara Cek Bantuan UMKM BNI 2021

09 Sep 2021 by Laruan

Berikut ini kami sampaikan cara cek bantuan UMKM BNI   melalui online hanya dengan NIK saja. Bantuan UMKM merupakan bantuan presiden bagi para pelaku usaha mikro di Indonesia.  Lantas bagaimana info lengkap terkait cara cek bantuan UMKM BNI?  Silakan cek pembahasan di bawah ini. 

Lengkap, Info Terkini Cara Cek Bantuan UMKM BNI 2021

Sekilas Tentang Bantuan UMKM

Bantuan UMKM merupakan lanjutan bantuan bagi para pelaku usaha mikro karena dampak pandemi covid-19. 

Beberapa saat lalu, Presiden Jokowi resmi mengumumkan akan menyalurkan bantuan produktif usaha mikro tahap kedua. Bantuan akan mulai tersalurkan secara bertahap mulai Juli, Agustus hingga September nanti.

Saat ini PT Bank Negara Indonesia, Tbk kembali menjadi salah satu bank penyalur bantuan. Para pelaku usaha mikro akan berkesempatan mendapatkan dana Bantuan UMKM sebesar Rp.1,2 juta. Melalui akun instagram Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, bantuan UMKM mencapai total anggaran Rp. 15.36 triliun untuk 1,5 juta pelaku usaha. 

Syarat Penerima Bantuan UMKM 

Berikut beberapa syarat penerima bantuan UMKM, antara lain :

  • Warga Negara Indonesia, dengan bukti memiliki e-KTP asli
  • Para pelaku usaha yang bukan anggota TNI/ Polri, pegawai BUMN/ BUMD  dan  ASN
  • Para pelaku usaha yang tidak memiliki riwayat pinjaman KUR di lembaga keuangan bank atau non bank. 
  • Mempunyai usaha mikro yang berizin usaha dan lengkap dengan dokumen penunjangnya. 
  • Melengkapi dokumen yang menunjang seperti KK, NIB, SKU
  • Para pelaku usaha mikro yang telah mengajukan permohonan bantuan UMKM secara langsung ke Dinas Koperasi dan UKM di wilayah masing-masing
  • Belum pernah mendapatkan bantuan UMKM di tahun anggaran sebelumnya. Apabila di tahun 2020 telah menerima bantuan UMKM maka tidak perlu mendaftar ulang. 
  • Pelaku usaha mempunyai lokasi usaha yang berbeda dengan alamat domisili sesuai KTP

Cara Mendaftarkan Bantuan UMKM

Setelah para pelaku usaha mikro memenuhi syarat di atas, maka lanjutnya dengan mendatangi kantor Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah di Kabupaten atau Kota setempat.  Guna melengkapi persyaratan bantuan UMKM. 

Silakan lengkapi beberapa info terkait seperti :

  • Nomor Induk Kependudukan. Siapkan pula fotokopi e-KTP
  • Nama lengkap penanggung jawab usaha
  • Alamat domisili sesuai KTP
  • Jenis bidang usaha
  • Nomor telepon aktif

Kemudian dinas akan melakukan verifikasi data sehingga mendapatkan informasi yang valid tentang calon penerima bantuan. Selanjutnya dinas akan memberikan rekomendasi kepada badan yang mengurusi koperasi serta usaha mikro di tingkat provinsi. 

Dinas koperasi dan usaha mikro akan kembali merekomendasikan nama-nama calon penerima kepada deputi penanggung jawab program bantuan UMKM.  lalu, pihak kementerian akan melakukan validasi data usulan calon penerima bantuan. 

Tidak perlu ragu, karena semua proses pendaftaran bantuan tidak berbayar alias gratis. Calon penerima bantuan UMKM yang lolos verifikasi dan validasi akan mendapatkan pesan singkat dari bank penyalur (BNI).

Cara Cek Bantuan UMKM BNI 

Apabila hingga beberapa waktu, anda tidak juga menerima pemberitahuan dari BNI. Langkah selanjutnya adalah mengecek secara langsung ke portal banpresbpum.id. 

Berikut langkah-langkah cara cek bantuan UMKM BNI yang  mudah anda praktekkan. 

  1. Silakan akses laman banpresbpum.id
  2. Kemudian masukkan 16 digit nomor induk kependudukan (NIK KTP)
  3. Klik “Cari” kemudian akan muncul pemberitahuan apakah anda termasuk ke dalam penerima bantuan UMKM atau bukan. 

Apabila anda termasuk sebagai penerima bantuan UMKM maka akan muncul keterangan. Antara lain :

  • NIK 
  • Nama penerima 
  • Nominal dana bantuan UMKM
  • Syarat-syarat dokumen yang harus anda bawa untuk saat pencairan dana. 

Jika anda bukan penerima bantuan maka muncul keterangan yang menyatakan bahwa data tidak ketemu. Dan mempersilahkan anda untuk mendaftarkan diri ke Dinas Koperasi dan UKM setempat untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. 

Cara Pencairan Bantuan UMKM BNI

Setelah memastikan bahwa anda menerima bantuan UMKM, selanjutnya adalah mencairkan dana tersebut. 

Segera datangi kantor cabang BNI dengan membawa kelengkapan dokumen, seperti :

  • e-KTP asli beserta 1 lembar fotokopi
  • Buku tabungan BNI (jika belum punya, maka petugas bank akan membantu proses pembukaan rekening baru)
  • ATM BNI dan fotokopinya
  • Form surat pernyataan tanggung jawab mutlak (SPTJM) dengan materai Rp. 10 ribu 

Begini contoh Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak

Pada hari …..tanggal … tahun ….bertempat di ….. Kami yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama :

NIK :

Alamat :

No. HP :

Bidang usaha :

Alamat usaha :

Dengan ini menyatakan bahwa:

  1. Kami adalah pelaku usaha mikro dengan aset di bawah Rp. 50 juta per tahun dan omzet di bawah Rp. 300 juta per tahun
  2. Bertanggung jawab atas penggunaan dana bantuan UMKM untuk modal dan sarana pengembangan usaha
  3. Tidak memberikan imbalan kepada siapapun
  4. Tidak sedang menerima KUR
  5. Apabila dalam kemudian hari penyataan saya merugikan negara. Maka saya bersedia menerima tuntutan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

Demikian pernyataan ini dibuat dengan penuh kesadaran dan sebenarnya. 

…………..

Materai Rp. 10.000

Adapun beberapa hal yang perlu kamu perhatikan sebelum mencairkan dana, antara lain :

  1. proses pencairan dana memakan waktu 1×24 jam setelah nasabah datang ke kantor BNI dan menyerahkan dokumen di atas yang terverifikasi.
  2. Pencairan dana melalui ATM BNI, ATM Link, ATM Bank Lain atau agen 46 di daerah masing-masing penerima bantuan. 
  3. Mematuhi protokol kesehatan 5M sesuai anjuran pemerintah

Kesalahan Pelaku Usaha Mikro Hingga Tidak Menerima Bantuan UMKM

Melansir dari kompas.com terdapat beberapa penyebab para pelaku UMKM tidak menerima bantuan,yakni:

  • Kesalahan saat mengisi identitas ketika mendaftar

Seringkali calon penerima bantuan lupa dan tidak memeriksa kembali saat mengisi formulir pendaftaran, terutama bagian NIK. 

Jika terjadi kesalahan data pada NIK, nomor telepon masih memungkinkan calon peneriman mendapatkan bantuan UMKM. 

  • Tempat usaha yang tidak sesuai dengan domisili KTP

Bagi pelaku usaha yang mempunyai alamat usaha berbeda dengan tempat tinggal di KTP, masih berkesempatan mendapatkan bantuan UMKM. 

Namun harus membuat surat keterangan usaha dari kelurahan atau desa setempat. 

  • Mengabaikan batas waktu pencairan

Bagi pelaku usaha mikro yang telah mendapatkan notifikasi melalui pesan singkat, sebaiknya segera melakukan pencairan dana. 

Jika sampai batas waktu, penerima bantuan UMKM tidak mencairkan dana tersebut maka akan terjadi pengembalian dana ke pemerintah. Biasanya batas waktunya adalah 3 bulan.  

  • Mempunyai pinjaman KUR di lembaga keuangan atau non bank

Bi checking akan melakukan verifikasi data apakah calon penerima bantuan mempunyai tanggungan pinjaman KUR atau tidak. 

Jika pelaku usaha mempunyai tanggungan KUR maka tidak berhak menerima bantuan UMKM, sekalipun memenuhi syarat lainnya. 

Demikianlah informasi terkait cara cek bantuan UMKM BNI 2021. Semoga informasi di atas dapat membantu dan bermanfaat bagi para pelaku UMKM. Jika Anda membutuhkan pinjaman dana online yang terdaftar di OJK, gunakan produk pinjaman tunai dari Kredit Pintar dengan syarat dan proses pendaftaran yang mudah dan aman.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
mobile-closeKredit PintarDownload