Tips Teman Atur Uang: Kenali Bahaya Gali Lubang Tutup Lubang dalam Pinjaman Daring

31 Aug 2026 by Kredit Pintar., Last edit: 31 Aug 2026

Dengan adanya kemudahan dan kecepatan proses pengajuan dalam pinjaman daring, terdapat risiko yang mengintai jika masyarakat tidak berhati-hati dalam menggunakan akses tersebut, salah satunya adalah perilaku gali lubang tutup lubang. Agar tidak terjebak, penting untuk menjadi teman atur uang bagi diri sendiri. Artikel ini akan membahas perilaku gali lubang tutup lubang, kenapa perilaku tersebut berbahaya, dan cara menghindarinya.

Baca juga: Cara Menagih Utang yang Efektif

Apa Itu Pinjaman Daring Beserta Manfaatnya

Pinjaman daring adalah layanan pinjaman yang dapat diajukan melalui aplikasi yang terpasang pada handphone. Pengguna aplikasi bisa mengakses pinjaman dengan mudah tanpa harus keluar rumah. Umumnya, masyarakat Indonesia menggunakan pinjaman daring untuk modal usaha, biaya renovasi, rencana pendidikan, dan sebagainya.

Apa Itu Gali Lubang Tutup Lubang?

Perilaku gali lubang tutup lubang didefinisikan sebagai kebiasaan untuk melunasi utang lama dengan mencari utang baru. Sayangnya, perilaku tersebut kerap dinilai cukup lumrah terjadi di masyarakat sehingga menjadi salah satu solusi sementara saat utang lama sudah mendekati jatuh tempo. Padahal perilaku ini berpotensi dapat terjadi berulang, sehingga menambah beban finansial.

Kenapa Perilaku Gali Lubang Tutup Lubang Sering Terjadi Tanpa Disadari?

Kurangnya perhitungan kemampuan pembayaran dan kepanikan yang terjadi akibat jatuh tempo semakin dekat merupakan penyebab terjadinya perilaku gali lubang tutup lubang. Dengan mendapatkan pinjaman baru untuk menutup pinjaman lama, peminjam akan menikmati ilusi pelunasan sesaat. Akibatnya, perilaku gali lubang tutup lubang dapat terjadi berulang kali dan mengakibatkan utang menumpuk dari waktu ke waktu.

Baca juga: Metode Manajemen Utang agar Cepat Lunas

Kenapa Gali Lubang Tutup Lubang Berbahaya?

Gali lubang tutup lubang berisiko memicu “snowball effect” berupa utang yang semakin menumpuk dari akumulasi bunga dan biaya administrasi dan cicilan yang semakin besar per bulannya. 

Bunga dan Biaya Pinjaman Daring yang Terus Menumpuk

Umumnya, setiap pinjaman daring memiliki besaran bunga dan besaran biaya layanan. Oleh karenanya, mengajukan pinjaman baru untuk menutup pembayaran pinjaman lama berarti peminjam akan memiliki bunga berlipat dan utang yang lebih besar dari yang sebelumnya. 

Beban Cicilan yang Makin Besar Setiap Bulan dan Contoh Simulasinya

Misal, peminjam mendapatkan dua pinjaman daring dengan nominal pinjaman pokok, masing-masing Rp 800.000,- dengan bunga 3% per bulan. Artinya, total pokok kedua pinjaman tersebut adalah Rp 1.600.000,-. Jika di bulan pertama tidak sanggup bayar dan memutuskan untuk ambil pinjaman baru, bunga bulan berjalan akan dijumlahkan ke pokok pinjaman baru. Simak contoh simulasi berikut ini.

BulanPokok UtangBunga (3%)Total Tagihan
1Rp 1.600.000,-Rp 48.000Rp 1.648.000
2Rp 1.648.000Rp 49.440Rp 1.697.440
3Rp 1.697.440Rp 50.900Rp 1.748.340

Berdasarkan simulasi di atas, utang yang tadinya hanya sebesar Rp 1.600.000,- bisa menumpuk hingga Rp 1.748.340 dalam 3 bulan. 

Tanda-Tanda Kamu Mulai Terjebak dalam Perilaku Gali Lubang Tutup Lubang

Penting untuk mengenali berbagai tanda-tanda seseorang terjebak dalam perilaku gali lubang tutup lubang, sebagai berikut. 

Memiliki Pinjaman Daring di Lebih dari Satu Platform

Ini adalah tanda yang umum ditemui pelaku gali lubang tutup lubang. Kemungkinan, pinjaman baru tidak hanya digunakan untuk menutup utang lama, namun juga untuk memenuhi kebutuhan harian akibat pendapatan yang tergerus untuk menutupi utang yang kian berjalan. 

Selalu Meminjam Menjelang Jatuh Tempo

Perilaku gali lubang tutup lubang juga kerap didasari oleh rasa panik yang dialami peminjam mendekati jatuh tempo, sementara tidak memiliki cukup dana untuk melakukan pembayaran pinjaman daring. Oleh karenanya, seringkali peminjam mengajukan pinjaman baru dalam kurun waktu tersebut untuk meredakan rasa panik.

Jadi Teman Atur Uang untuk Diri Sendiri: Cara Menghindari Jerat Utang

Dengan menerima dana pinjaman, peminjam juga berkomitmen untuk melakukan pembayaran sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Jika dana yang dimiliki belum cukup untuk pembayaran, berikut berbagai upaya yang bisa dilakukan. 

Cari Penghasilan Tambahan

Ketika penghasilan saat ini belum cukup untuk membayar pinjaman, ada baiknya untuk mempertimbangkan cari penghasilan tambahan. Dengan begitu, harapannya peminjam bisa melakukan pembayaran tepat waktu tanpa mengacaukan budget bulanan, sehingga kebutuhan harian juga masih bisa terpenuhi dengan baik.

Jual Barang yang Tidak Terpakai

Alih-alih mengajukan pinjaman baru, coba untuk mencari barang tak terpakai yang masih memiliki nilai jual. Tawarkan barang tersebut di berbagai platform jual beli agar bisa menjadi dana tambahan untuk membayar pinjaman. 

Hitung Kemampuan Bayar Sebelum Mengajukan Pinjaman Baru

Sebelum mendekati jatuh tempo, sebaiknya evaluasi keadaan keuangan untuk cek kemampuan bayar pinjaman. Dengan mengetahui kemampuan bayar, peminjam bisa mengalokasikan pendapatan dengan lebih baik pada masing-masing pos pengeluarannya, termasuk kewajiban pembayaran pinjaman. 

Jika Terlilit Utang, Apa yang Harus Dilakukan?

Jika terlilit utang, hal yang pertama harus dilakukan adalah membuat daftar rincian berbagai utang yang dimiliki. Pastikan daftar tersebut memuat nama pinjaman daring, bunga, tenor, dan besaran pembayaran per bulan. Setelahnya, gunakan daftar utang tersebut untuk lakukan tips berikut. 

Prioritaskan Pinjaman dengan Bunga atau Denda Tertinggi

Dengan memiliki daftar rincian utang, peminjam bisa melihat urutan besaran bunga atau denda, mulai dari yang rendah hingga tinggi. Kemudian, peminjam bisa memprioritaskan pinjaman dengan bunga atau denda tertinggi untuk menghentikan tumpukan biaya. Dengan begitu, harapannya daftar utang bisa dikelola dengan baik dan bisa segera dilunasi. 

Hentikan Kebiasaan Mengambil Pinjaman Daring Baru

Mengambil pinjaman daring baru untuk menutup utang yang sedang berjalan memang terlihat sebagai opsi yang menggiurkan. Namun, perlu diingat bahwa solusi ini kemungkinan bisa terjadi secara berulang dan mengakibatkan penumpukan utang di kemudian hari. 

Evaluasi Total Utang Secara Menyeluruh

Tak hanya berguna untuk menentukan skala prioritas pembayaran, mencatat daftar utang juga berguna untuk mengevaluasi kesehatan keuangan dan membuat perencanaan agar keuangan tetap stabil sambil menyelesaikan tanggung jawab pembayaran. Dengan begitu, peminjam bisa memiliki pertimbangan yang lebih objektif sebelum mengajukan pinjaman baru.  

Tips Menggunakan Pinjaman Daring Secara Bijak

Pinjaman daring memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses berbagai kebutuhan. Tanpa literasi keuangan yang baik, peminjam berpotensi terjebak dalam kebiasaan gali lubang. Oleh karenanya, penting untuk menggunakan pinjaman daring secara bijak dengan ikuti tips berikut. 

Pahami Syarat dan Ketentuan Sebelum Mengajukan

Umumnya aplikasi pinjaman daring menampilkan berbagai syarat dan ketentuan selama proses pengajuan berlanjut. Dengan adanya hal tersebut, diharapkan peminjam memahami berbagai hak dan kewajiban saat menerima pinjaman. Cermati berbagai syarat dan ketentuan pinjaman dan pastikan untuk menyanggupi berbagai kewajiban yang tertera di dalamnya sebelum melanjutkan proses pengajuan.  

Pinjam Sesuai Kebutuhan, Bukan Sesuai Limit Maksimal

Dengan banyaknya pilihan aplikasi pinjaman daring, tentunya mereka berlomba-lomba memberikan limit tinggi agar semakin dikenal masyarakat. Perlu dipahami, meskipun peminjam bisa mengakses limit tertinggi di aplikasi pilihan, ingat selalu untuk mengajukan pinjaman sesuai dengan kebutuhan agar kewajiban pembayaran bisa dikelola dengan baik.

Pastikan Legalitas Platform Pinjaman

Masyarakat perlu berhati-hati dengan adanya penipuan yang dilakukan oleh pinjaman daring yang beroperasi secara tidak resmi. Pastikan untuk mengajukan pinjaman daring di aplikasi yang telah berizin dan diawasi OJK, salah satunya, Kredit Pintar. Kredit Pintar adalah aplikasi pinjaman dengan limit hingga Rp 50 juta. Kredit Pintar senantiasa jadi teman atur uang untuk berbagai kebutuhanmu.

Frequently Asked Questions

Apa Bedanya Gali Lubang Tutup Lubang dengan Refinancing?

Gali kubang tutup lubang umumnya terjadi akibat kepanikan menjelang jatuh tempo, dan berisiko dilakukan tanpa strategi keuangan yang baik. Sedangkan, refinancing bisa menjadi strategi mengelola pinjaman yang baik karena memperhitungkan kemampuan finansial. 

Apa yang Harus Dilakukan Jika Tidak Sanggup Bayar Cicilan Pinjaman Daring Tepat Waktu?

Hubungi penyedia pinjaman dan beritahu kondisi keuangan jika khawatir tidak sanggup bayar cicilan pinjaman tepat waktu. Terlambat bayar pinjaman cukup berisiko dalam penurunan skor kredit. 

Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech berizin dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman daring bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya.

31 Aug 2026
mobile-close
Pinjam kilat 50 juta!Download