Daftar Beasiswa S2 Dalam Negeri yang Wajib Dicoba

30 Aug 2021 by Laruan

Sudah menjadi rahasia umum kalau melanjutkan kuliah pascasarjana membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Bahkan biaya yang harus dikeluarkan setiap semesternya bisa berkali-kali lipat daripada biaya pendidikan sarjana. Belum lagi biaya-biaya tambahan lain yang juga tidak sedikit. Salah satu cara untuk tetap bisa mencicipi pendidikan pascasarjana adalah dengan mengikuti program beasiswa S2 dalam negeri. 

Daftar Beasiswa S2 Dalam Negeri yang Wajib Dicoba

Biaya Apa Saja yang Perlu Dipersiapkan untuk Pendidikan Pascasarjana?

Sebelum kita membahas tentang beasiswa S2 dalam negeri, lebih baik kita ketahui dulu biaya-biaya apa saja yang diperlukan untuk melanjutkan pendidikan pascasarjana. 

Pertama adalah biaya pengembangan pendidikan. Mungkin di setiap universitas memiliki nama yang berbeda, tapi sederhananya kita biasa mengenal biaya ini sebagai biaya masuk, biaya pembangunan atau biaya sumbangan yang dibayarkan sekali saat pertama kali masuk universitas. Besaran biaya ini juga berbeda di setiap universitas, dan biasanya cukup mahal dengan kisaran antara 10jt hingga puluhan juta. Baik universitas negeri maupun swasta sama-sama memberlakukan biaya pengembangan pendidikan. 

Kedua adalah biaya yang wajib kita bayarkan setiap semester. Biaya operasional pendidikan atau uang semester ini juga memiliki kisaran yang berbeda di setiap universitas, mulai dari jutaan hingga puluhan juta dalam satu semesternya. 

Terakhir adalah biaya penelitian tesis. Selain menjadi persyaratan untuk memperoleh gelar pascasarjana, rangkaian penelitian tesis juga tidak membutuhkan biaya yang sedikit. 

Selain biaya-biaya yang disebutkan di atas, di beberapa universitas terutama universitas swasta juga memberlakukan beberapa biaya tambahan mulai dari biaya ujian, biaya praktikum, dan lain-lain. 

Melihat biaya-biaya di atas, melanjutkan pendidikan pascasarjana sepertinya sangat terbatas untuk kalangan yang mampu saja. Tapi sekarang semakin banyak beasiswa S2 dalam negeri yang memberikan kesempatan kepada siapa saja agar dapat melanjutkan pendidikannya. Beasiswa-beasiswa tersebut diberikan oleh lembaga pemerintah maupun swasta, dan terbuka bagi seluruh calon mahasiswa se-Indonesia. 

Beberapa Pilihan Beasiswa S2 Dalam Negeri

  1. Beasiswa LPDP

Nama LPDP sudah sangat populer di kalangan mahasiswa, terutama yang memiliki obsesi tinggi melanjutkan pendidikan ke pascasarjana. LPDP menyediakan beasiswa S2 dalam negeri maupun luar negeri yang membiayai pendidikan kita 100%. Bukan hanya biaya pendidikan, biaya tempat tinggal, biaya hidup dan biaya buku pun sudah ditanggung oleh pihak LPDP.

Mungkin masih sedikit yang tahu, LPDP merupakan singkatan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan, yang berada di bawah Kementerian Keuangan Indonesia. Program beasiswa ini sudah diselenggarakan sejak tahun 2013, dan setiap tahunnya selalu membuka kuota bagi calon mahasiswa pascasarjana baru. 

  1. Beasiswa Bidik Misi

Beasiswa yang satu ini sudah sangat terkenal bagi kalangan mahasiswa sarjana, namun masih sedikit yang mengetahui kalau bidik misi juga memberikan kesempatan beasiswa untuk mahasiswa pascasarjana.

Sama dengan beasiswa sarjana, bidik misi menyasar penerima beasiswa S2 dalam negeri yang berada dalam kategori kurang mampu dan memiliki potensi akademik. Namun untuk pascasarjana ditambahkan persyaratan khusus, yaitu juga penerima beasiswa bidik misi pada saat menempuh pendidikan sarjana. 

Beasiswa yang diselenggarakan oleh Ristekdikti ini juga membiayai keseluruhan mulai dari biaya pendidikan hingga biaya hidup selama kuliah. 

  1. Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga menyediakan beasiswa S2 dalam negeri bagi siapa saja yang memiliki prestasi di bidang tertentu. Berbeda dengan beasiswa LPDP dan Bidikmisi yang pendaftarannya dilakukan sebelum kuliah, beasiswa unggulan mensyaratkan calon penerimanya harus sudah terdaftar di salah satu perguruan tinggi di Indonesia. 

  1. Beasiswa PMDSU

Beasiswa Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) merupakan beasiswa dari Kemenristekdikti. Beasiswa ini bertujuan mempersiapkan lulusan sarjana unggulan untuk menjadi dosen. 

Program beasiswa khusus ini adalah akselerasi program magister dan doktor yang diselesaikan selama empat tahun dan dibiayai penuh mulai dari biaya pendidikan hingga biaya hidup. 

  1. Beasiswa dari Universitas

Beasiswa yang satu ini juga harus dicoba, karena hampir semua universitas yang menyelenggarakan program pascasarjana menyediakan beasiswa S2 dalam negeri. 

Besaran beasiswa dan biaya yang ditanggungkan akan berbeda-beda di setiap universitas. Biasanya universitas akan menklasifikasikan hasil seleksi dengan besaran beasiswa yang akan diberikan, mulai dari potongan biaya pendidikan, hingga membiayai 100%. Kampus-kampus terkenal seperti UGM, UI, ITB, dan lain-lain menyediakan beasiswa dengan persyaratan yang berbeda-beda. 

  1. Beasiswa dari Lembaga-Lembaga Swasta dan Non-Pemerintah

Beasiswa yang satu ini menjadi salah satu yang banyak dikejar oleh para pemburu beasiswa, karena biasanya menjanjikan peluang kerja dan kerja sama langsung dari lembaga yang menyediakan beasiswa.

Sebut saja beasiswa Tanoto Foundation, beasiswa Bank Indonesia, beasiswa Pertamina, dan lain-lain menawarkan program beasiswa S2 dalam negeri dengan program-program yang menarik. Mulai dari program pengembangan diri, pelatihan kepemimpinan, dan perjanjian kerja langsung di perusahaan tersebut bisa menjadi daya tarik tersendiri. 

Tips Memperoleh Beasiswa S2 Dalam Negeri

Setiap beasiswa S2 dalam negeri yang dijelaskan di atas memiliki persyaratan yang berbeda. Secara umum berikut adalah hal-hal yang harus dipersiapkan sebelum mendaftar beasiswa pascasarjana.

  1. Rencanakan program studi sejak awal

Biasanya beasiswa pascasarjana mengharuskan penerimanya mengambil program studi yang linier atau sama dengan program studi sarjananya. Lebih baik untuk merencanakan program studi dari awal sejak menempuh pendidikan sarjana. Selain itu sesuaikan program beasiswa dengan program studi yang kamu incar, terutama beasiswa dari lembaga-lembaga swasta yang mensyaratkan beasiswa untuk program studi tertentu. 

  1. Persiapkan TOEFL atau IELTS

Walaupun beasiswa S2 dalam negeri, kebanyakan program beasiswa juga mensyaratkan kemampuan berbahasa inggris dengan bukti sertifikat TOEFL atau sertifikat IELTS. Kamu bisa meningkatkan kemampuan bahasa inggris selama menempuh pendidikan sarjana untuk mempersiapkan diri sebelum mendaftar beasiswa pascasarjana. 

  1. Tingkatkan prestasi selama sarjana

Seperti yang kita tahu, seluruh beasiswa S2 dalam negeri menyasar calon penerima yang berprestasi maupun unggul dalam satu bidang. Untuk lolos beasiswa biasanya akan melewati dua tahapan seleksi, yaitu seleksi berkas dan seleksi tes. Tahapan awal seleksi berkas akan menyeleksi perolehan nilai atau prestasi akademik. 

  1. Persiapkan berkas dan persyaratan sejak awal

Ini adalah hal yang sering dianggap sepele, namun sangat mempengaruhi kelulusan beasiswa. Selain surat menyurat, beberapa program beasiswa juga meminta persyaratan tulisan berupa essay maupun proposal penelitian. Lebih baik untuk mempelajari persyaratan apa saja yang diperlukan pada setiap beasiswa, sehingga saat waktunya mendaftar semua berkas dan persyaratan yang diperlukan sudah tersedia. 

Terdapat solusi lain untuk melanjutkan pendidikan pascasarjana, yaitu melalui P2P lending yang menyediakan pinjaman online untuk biaya pendidikan. Seperti yang ditawarkan oleh kredit pintar, limit pinjaman yang diberikan tentunya cukup untuk menutupi biaya pendidikan pascasarjana. Tidak memberatkan, karena sistem pelunasan pinjaman dapat dibayar secara cicilan setiap bulannya, dengan tenor yang dapat disesuaikan dengan kemampuan. 

Itu tadi beberapa peluang beasiswa S2 dalam negeri dan hal-hal yang perlu kamu persiapkan. Jadi apakah kamu sudah siap untuk memperoleh beasiswa?

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
mobile-closeKredit PintarDownload