8 Bahaya Junk Food Bagi Kesehatan

26 Jul 2021 by Laruan

Junk food menjadi salah satu jenis makanan yang digemari banyak orang karena praktis dan rasanya enak. Contoh junk food yang biasa kita temukan di pusat perbelanjaan adalah burger, kentang goreng, dan ayam goreng. Bahaya junk food begitu nyata karena makanan ini mengandung minyak, lemak, dan garam yang tinggi, tetapi rendah serat. 

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan tidak bisa sepenuhnya melarang orang untuk membeli fast food, melainkan hanya memberi anjuran. Berikut ini 8 dampak negatif junk food bagi kesehatan:

8 Bahaya Junk Food Bagi Kesehatan
  1. Obesitas

Junk food memiliki kadar garam, gula, dan kalori yang sangat tinggi meskipun Sobat Pintar membeli untuk porsi anak-anak. Sementara itu, kandungan seratnya sangat minim sehingga Sobat Pintar tidak cepat merasa kenyang. Alhasil, Sobat Pintar ingin terus menambah porsi makan.

Lambat laun kondisi itu akan mendatangkan obesitas. Junk food biasanya digoreng dalam minyak mendidih sehingga semakin memberikan dampak buruk bagi tubuh.

  1. Diabetes

Lemak yang terkandung dalam junk food akan meningkatkan berat badan dan kadar lemak perut. Kurangi asupan makanan tidak bergizi seperti ini, usahakan makan makanan fresh dan mengandung serat alami. Penelitian menunjukkan risiko diabetes akan meningkat dua kali lipat apabila Sobat Pintar makan junk food lebih dari 2 kali dalam seminggu.

  1. Kanker

Bahaya junk food yang terpampang jelas adalah penggunaan minyak goreng yang banyak, apalagi jika ternyata minyak tersebut sudah digunakan berulang kali. Secara lebih detail, junk food mengandung zat karsinogenik yang merupakan senyawa penumbuh kanker. 

Zat karsinogenik dapat ditemukan pada makanan yang terkontaminasi pestisida, serta mengandung bahan pengawet dan pewarna. Proses menggoreng junk food hingga berwarna kehitaman juga bisa menghasilkan zat karsinogenik.

  1. Penyakit Jantung

Cara pengolahan makanan yang digoreng dapat menghasilkan lemak trans dan oksidasi kolesterol. Kondisi ini menjadi salah satu penyebab dari penyumbatan dinding pembuluh darah. Hal ini menjadi cikal bakal beragam penyakit berbahaya, mulai dari tekanan darah tinggi (hipertensi), stroke, hingga penyakit jantung. Kurangi asupan junk food agar Sobat Pintar mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik.

  1. Jerawat

Bukan hanya di dalam tubuh, junk food juga meninggalkan efek negatif di kulit, salah satunya adalah jerawat. Minyak dan jerawat adalah dua hal yang saling bermusuhan. Junk food yang tinggi akan lemak dan karbohidrat dapat memicu munculnya jerawat di wajah.

  1. Sakit Kepala

Selain minyak dan lemak, bahaya junk food juga datang dari kandungan penyedap rasa sintetik, salah satunya adalah sodium. Penyumbatan pembuluh darah membuat organ tubuh tidak menerima asupan oksigen yang ideal, termasuk otak. Oleh karena itu, Sobat Pintar bisa terkena sakit kepala. Meski terdengar simpel, sakit kepala juga cukup mengganggu aktivitas sehari-hari. Bahkan junk food juga bisa menyebabkan penurunan daya ingat.

  1. Gigi Rusak

Sebenarnya masalah gigi rusak tidak langsung berasal dari junk food, tetapi dari minuman soda yang biasanya datang sepaket dengan fast food. Soda atau minuman berkarbonasi dapat mempercepat pertumbuhan bakteri gigi karena mengandung asam dan gula. Lapisan dentin pada gigi akan rusak dan mengakibatkan gigi berlubang secara bertahap.

  1. Penurunan Kemampuan Kognitif

Kandungan lemak jenuh pada junk food menyebabkan penyumbatan pembuluh darah. Aliran darah yang tidak lancar ke otak membuat penurunan kemampuan kognitif, termasuk kemampuan berpikir dan daya ingat. Kurangi konsumsi junk food agar tidak menimbulkan efek merugikan dalam jangka panjang.

Bahaya junk food tidak hanya berhenti pada 8 poin di atas. Makanan cepat saji juga memberikan dampak buruk pada jantung dan hati. Tanpa berolahraga secara teratur, orang yang sering mengkonsumsi junk food memiliki risiko yang sama dengan mereka yang mengonsumsi alkohol.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
mobile-closeKredit PintarDownload