Apa itu SWIFT code? SWIFT code adalah kode identifikasi bank atau institusi keuangan yang digunakan untuk membantu mengarahkan pesan transaksi lintas negara. Kode ini juga disebut BIC dan biasanya terdiri dari 8 atau 11 karakter.

SWIFT tidak selalu berarti dana bergerak langsung melalui satu jalur. Bank dapat memakai bank koresponden, dan biaya maupun waktu proses bergantung pada mata uang, negara, serta kebijakan penyedia. Sobat Pintar perlu memastikan kode, nama penerima, rekening, dan alamat bank sebelum mengirim agar transaksi tidak tertunda.
Apa Fungsi SWIFT Code dalam Transfer Internasional?
Dalam transfer internasional, SWIFT code membantu sistem mengenali institusi tujuan dengan format yang seragam. Fungsinya dapat dipahami melalui tiga tahap berikut.

1. Mengidentifikasi Bank Tujuan
Nama bank dapat mirip atau memiliki cabang di beberapa negara. SWIFT code memberi identitas yang lebih spesifik agar instruksi menuju institusi yang benar. Meski begitu, kode bukan pengganti nomor rekening dan nama penerima. Semua data tetap perlu diisi sesuai petunjuk bank.
2. Membawa Instruksi Pembayaran
Jaringan SWIFT digunakan untuk mengirim pesan pembayaran antarbank secara terstandar. Pesan tersebut berisi informasi yang dibutuhkan institusi untuk memproses transaksi. Dana dapat melewati bank perantara jika pengirim dan penerima tidak mempunyai hubungan langsung.
3. Membantu Pelacakan dan Pemeriksaan
Data yang konsisten memudahkan bank memeriksa status instruksi dan memenuhi kewajiban kepatuhan. Jika transfer terlambat, bukti transaksi, tanggal, nilai, mata uang, dan referensi pembayaran akan membantu layanan pelanggan menelusuri prosesnya.
Baca juga: Cara Mengirim Uang ke Luar Negeri
Bagaimana Cara Membaca SWIFT Code?
Setelah memahami fungsinya, susunan kode dapat dibaca dari kiri ke kanan. Empat bagian berikut menjelaskan arti umum setiap kelompok karakter.

Empat Karakter Pertama untuk Bank
Empat huruf pertama mengidentifikasi institusi. Pada CENAIDJA, misalnya, CENA merujuk pada BCA. Pada BMRIIDJA, BMRI merujuk pada Bank Mandiri. Jangan menebak bagian ini dari singkatan sehari-hari karena kode resmi dapat berbeda.
Dua Karakter Berikutnya untuk Negara
Karakter kelima dan keenam menunjukkan kode negara. Kode ID pada bank Indonesia menandakan Indonesia. Jika kode negara tidak sesuai dengan lokasi bank penerima, hentikan pengisian dan periksa kembali sumber informasi.
Dua Karakter untuk Lokasi
Karakter ketujuh dan kedelapan mengidentifikasi lokasi. Kode delapan karakter biasanya menunjuk kantor utama. Detail teknisnya tidak perlu dihafal, tetapi pola ini membantu kamu mendeteksi salah ketik atau kode yang tidak lengkap.
Tiga Karakter Opsional untuk Cabang
Karakter kesembilan sampai kesebelas dapat menandai cabang tertentu. XXX sering dipakai untuk kantor utama. Jika penerima memberikan kode 11 karakter, gunakan persis seperti yang dikonfirmasi oleh bank atau tercantum pada kanal resminya.
Contoh SWIFT Code Bank di Indonesia
Struktur tadi lebih mudah dipahami melalui contoh. Tabel berikut memuat beberapa kode kantor utama yang tercantum pada kanal resmi bank, tetapi kamu tetap perlu mengecek ulang sebelum bertransaksi.
| Bank | SWIFT Code | Keterangan |
| BCA | CENAIDJA | Kode utama yang dicantumkan untuk inward remittance |
| Bank Mandiri | BMRIIDJA | Kode kantor utama Bank Mandiri |
| CIMB Niaga | BNIAIDJA | Kode SWIFT yang tercantum dalam profil perusahaan |
Cara Memastikan Kode yang Benar
Minta penerima mengonfirmasi kode dari aplikasi, rekening koran, atau layanan resmi bank. Kamu juga dapat mengecek halaman remittance atau menghubungi nomor layanan pelanggan yang tercantum di situs bank. Hindari mengambil kode hanya dari unggahan media sosial.
Data Lain yang Biasanya Dibutuhkan
Selain SWIFT code, pengirim biasanya perlu menyiapkan nama penerima sesuai rekening, nomor rekening atau IBAN bila berlaku, nama serta alamat bank, mata uang, nilai transfer, dan tujuan transaksi. Persyaratan dapat berbeda menurut negara dan penyedia.
Biaya yang Perlu Diperiksa
Tanyakan biaya pengiriman, biaya bank koresponden, biaya penerima, kurs, dan perkiraan nilai bersih. Pilihan pembebanan biaya dapat menentukan siapa yang menanggung potongan. Bandingkan total rupiah yang dibayar dan jumlah yang diterima, bukan hanya biaya awal.
Baca juga: Mengenal JISDOR dan Kegunaannya
FAQ Seputar SWIFT Code
Fungsi, struktur, dan contohnya sudah dibahas. Berikut jawaban singkat untuk pertanyaan yang sering muncul sebelum melakukan transfer internasional.
Apakah SWIFT code sama dengan kode transfer antarbank?
Tidak. Kode transfer domestik digunakan dalam sistem lokal, sedangkan SWIFT code mengidentifikasi institusi dalam komunikasi transaksi internasional.
Apakah semua cabang memiliki kode berbeda?
Tidak selalu. Sebagian transaksi memakai kode kantor utama, sedangkan bank tertentu menggunakan tiga karakter tambahan untuk cabang. Konfirmasikan kepada bank penerima.
Apa yang terjadi jika SWIFT code salah?
Transaksi dapat ditolak, tertunda, atau perlu ditelusuri. Segera hubungi bank pengirim dengan membawa bukti dan referensi transaksi jika menemukan kesalahan.
SWIFT code membantu bank mengenali tujuan dalam transaksi lintas negara, tetapi ketepatan transfer tetap bergantung pada seluruh data. Periksa kode melalui kanal resmi, cocokkan identitas penerima, dan pahami biaya sebelum mengonfirmasi pembayaran.
Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech berizin dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman daring bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya.


