Memasuki tahun 2026, dunia trading baik itu valuta asing (forex), emas, maupun kripto semakin diminati oleh berbagai kalangan. Bagi Sobat Pintar yang baru terjun ke dunia pasar finansial, mempelajari analisis teknikal seperti membaca grafik dan candlestick memang sangat penting. Namun, tahukah kamu bahwa pergerakan harga yang paling drastis dan menguntungkan justru sering kali dipicu oleh berita ekonomi global?

Banyak trader pemula yang kebingungan dan mengalami kerugian besar (margin call) karena tiba-tiba harga pasar melonjak tajam tanpa peringatan teknikal apa pun. Hal ini biasanya terjadi karena ada rilis data ekonomi penting dari negara-negara besar. Untuk mengantisipasi “badai” harga tersebut, kamu wajib menggunakan alat bantu kalender ekonomi. Salah satu platform yang paling legendaris dan masih menjadi andalan para profesional hingga saat ini adalah Forex Factory Calendar. Melalui artikel ini, kita akan membedah cara menggunakannya agar trading kamu makin profit.
Mengenal Apa Itu Forex Factory Calendar
Sederhananya, Forex Factory Calendar adalah sebuah halaman jadwal digital yang merangkum seluruh rilis berita, pidato tokoh penting, dan data ekonomi makro dari seluruh negara di dunia. Platform web ini bisa kamu akses secara gratis dan pembaruannya dilakukan secara real-time atau tepat waktu.
Meskipun namanya menggunakan kata “Forex” (valuta asing), kalender ini sangat krusial digunakan oleh para trader komoditas (seperti emas dan perak) hingga trader mata uang kripto (kripto). Hal ini dikarenakan ekonomi dunia di tahun 2026 masih sangat terpusat pada kebijakan Dolar Amerika Serikat (USD). Jadi, apa pun berita besar yang memengaruhi USD di kalender ini, pasti akan langsung berdampak pada hampir seluruh instrumen investasi yang dipasangkan dengan mata uang tersebut.
Baca juga: Lima Tips Dasar Melakukan Forex Trading
Memahami Arti Kode Warna pada Kalender
Saat Sobat Pintar pertama kali membuka halaman kalender ini, kamu akan melihat daftar jadwal yang sangat panjang dengan ikon folder berwarna-warni di kolom “Impact” (Dampak). Warna-warna inilah yang menjadi kunci utama bagi kamu untuk menyortir mana berita yang harus diwaspadai dan mana yang bisa diabaikan.
Warna Merah (High Impact)
Ini adalah jenis berita yang paling ditunggu sekaligus paling ditakuti oleh para trader. Ikon folder berwarna merah menandakan bahwa rilis data tersebut memiliki dampak yang sangat tinggi terhadap volatilitas pasar. Contoh berita merah yang paling populer adalah NFP (Non-Farm Payrolls), data inflasi (CPI), dan pengumuman suku bunga bank sentral (FOMC). Saat jadwal merah ini rilis, harga bisa bergerak puluhan hingga ratusan pips hanya dalam hitungan detik.
Warna Oranye (Medium Impact)
Ikon folder berwarna oranye menandakan berita dengan dampak menengah. Pergerakan harga pasar saat berita ini rilis biasanya tidak terlalu liar, namun terkadang bisa menjadi pemicu perubahan tren jangka pendek. Sobat Pintar tetap perlu waspada jika ada beberapa berita oranye yang dirilis secara bersamaan di jam yang sama, karena efek gabungannya bisa menyamai berita dampak merah.
Warna Kuning dan Abu-abu (Low Impact & Non-Economic)
Berita dengan folder kuning memiliki dampak yang sangat rendah dan jarang sekali membuat pasar bereaksi. Sementara itu, folder abu-abu biasanya menandakan hari libur bank nasional (Bank Holiday) di suatu negara. Jika bank sentral negara besar seperti Amerika Serikat atau Inggris sedang libur (abu-abu), volume transaksi di pasar biasanya akan sangat sepi dan harga cenderung bergerak lambat (sideways).
Baca juga: Tahapan Cara Trading Forex yang Perlu Diperhatikan!
Cara Membaca Data Angka Berita Ekonomi
Selain warna dampak, bagian terpenting dari Forex Factory Calendar adalah deretan angka yang ada di sebelah kanan tabel. Jika kamu perhatikan, terdapat tiga kolom angka utama yang menjadi dasar pengambilan keputusan buy atau sell oleh para pelaku pasar besar.
Kolom Previous (Data Sebelumnya)
Kolom ini menampilkan angka dari hasil rilis data pada periode bulan atau kuartal sebelumnya. Angka Previous ini menjadi patokan atau garis mula (baseline) untuk melihat apakah ekonomi suatu negara sedang mengalami pertumbuhan atau justru penurunan dibandingkan masa lalu.
Kolom Forecast (Data Prediksi)
Sebelum berita resmi dirilis, para ekonom dan analis keuangan dunia sudah membuat prediksi mengenai angka yang akan keluar. Angka prediksi ini ditulis di kolom Forecast. Pasar sering kali sudah bergerak mendahului berita (antisipasi) berdasarkan angka prediksi ini.
Kolom Actual (Data Aktual)
Ini adalah angka yang paling menentukan. Angka Actual baru akan muncul tepat pada jam rilis berita (kamu perlu menyegarkan atau refresh halaman perambanmu).
- Jika angka aktual berwarna Hijau, berarti hasilnya lebih baik dari prediksi (biasanya menguatkan nilai mata uang negara tersebut).
- Jika angka aktual berwarna Merah, berarti hasilnya lebih buruk dari prediksi (biasanya melemahkan mata uang tersebut).
- Jika berwarna Hitam, berarti hasilnya persis sama dengan angka prediksi sehingga respons pasar biasanya netral.
Baca juga: Bisnis Trading: Pengertian, Jenis, dan Cara Memulainya
Langkah Penting Mengatur Pengaturan Kalender
Banyak pemula yang salah jam saat menunggu rilis berita karena mereka lupa menyesuaikan pengaturan dasar di dalam situs web tersebut. Agar kalender ini bekerja maksimal untuk kebutuhanmu, Sobat Pintar wajib melakukan dua pengaturan krusial berikut ini.
Menyesuaikan Zona Waktu (Timezone)
Secara bawaan (default), Forex Factory menggunakan zona waktu Amerika Serikat. Kamu harus mengubahnya ke zona waktu Indonesia agar jadwalnya sesuai dengan jam di dindingmu. Caranya sangat mudah, klik pada jam yang ada di sudut kanan atas situs web, lalu pilih Time Zone “Jakarta” (GMT +7) atau sesuaikan dengan WITA/WIT. Jangan lupa untuk klik tombol Save Settings.
Menggunakan Fitur Penyaring Berita (Filter)
Membaca seluruh berita dari puluhan negara tentu akan membuat pusing. Kamu bisa mengklik tombol “Filter” yang ada di pojok kanan atas tabel kalender. Hapus centang pada folder kuning dan abu-abu jika kamu hanya ingin melihat berita berisiko tinggi. Selain itu, kamu juga bisa menghilangkan centang pada mata uang yang tidak kamu perdagangkan. Misalnya, jika kamu hanya fokus trading Emas (XAU/USD), kamu cukup mencentang berita yang berkaitan dengan USD saja.
Baca juga: Belajar Trading Forex untuk Pemula, Biar Gak Boncos
Menguasai cara membaca Forex Factory Calendar adalah keahlian fundamental yang wajib dimiliki oleh setiap pelaku pasar agar terhindar dari kerugian konyol akibat volatilitas berita. Dengan memahami kode warna, membedakan antara prediksi dan hasil aktual, serta menyesuaikan zona waktu lokal, Sobat Pintar kini bisa merencanakan posisi masuk pasar dengan jauh lebih aman. Ingatlah selalu pepatah klasik dalam trading: lebih baik mengamankan posisi sebelum berita besar rilis daripada bertaruh melawan arus pasar yang tidak pasti. Selamat berlatih dan semoga keuntungan selalu menyertai portofolio kamu di tahun 2026 ini!
Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech berizin dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman daring bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya.


